MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 17 Mei 2021 20:55
Harga Cabai Rawit Meroket

Pedagang Makanan Kena Imbas

NAIK SIGNIFIKAN: Harga cabai rawit dan keriting di Pasar SAD mengalami kenaikan hingga 400 persen dari harga normalnya.

TELUK BAYUR – Harga berbagai jenis cabai terus mengalami kenaikan di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD). Bahkan untuk cabai rawit harga sudah mencapai Rp 220 ribu per kilogram (kg).

Salah seorang pedagang Riska mengatakan, normalnya harga cabai rawit berkisar Rp 55 ribu per kilogram. Namun, saat ini harganya telah mencapai Rp 220 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada cabai keriting, yang sebelumnya sekitar RP 50 ribu per kilogram, menjadi Rp 110 per kilogram.

Ia menjelaskan, kenaikan tersebut mulai terjadi sejak awal Ramadan hingga saat ini. Ditenggarai pasokan dari luar daerah yang menipis dan tak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Berau.

"Karena memang sulit menemukan lombok untuk dijual kembali, apalagi yang dari Sulawesi," jelasnya.

Selain cabai, Riska menyebut, kenaikan juga terjadi pada harga bawang merah. Di mana sebelumnya berkisar di angka Rp 40 ribu, kini menjadi Rp 45 ribu per kilogram.

"Saat musim penghujan, memang harga bawang maupun hasil pertanian lainnya sering mengalami kenaikan," katanya.

Menurutnya, pengaruh cuaca turut ikut andil membuat harga bahan pokok mengalami kenaikan. Karena membuat hasil petani lokal terganggu, sehingga berdampak akan menurunnya pasokan petani.

Sementara itu, tingginya harga cabai rawit membuat pedagang makanan mengeluh. Salah satunya disampaikan Turmin, yang terpaksa mengurangi porsi belanja cabainya.

"Baru kali ini harga cabai melambung tinggi begitu. Bisa-bisa rugi kalau beli jumlahnya sama dengan kemarin-kemarin," ungkapnya.

"Makanya sekarang saya beli 1 kilogram per hari yang biasanya 2 kilogram. Saya juga terpaksa kurangi porsi cabai untuk setiap porsi nasi goreng yang kami jual," pungkasnya (*/uga/arp)


BACA JUGA

Jumat, 26 November 2021 19:52

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Natal

TANJUNG REDEB - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau,…

Senin, 22 November 2021 19:31

Budidaya Ikan Belum Bisa Bangkit

TANJUNG REDEB – Meskipun kasus Covid-19 mulai melandai di Bumi…

Rabu, 17 November 2021 18:22

Bukan Waktunya Sekadar Jadi Penonton

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau seriusi pengaktifan kembali Perusahaan…

Minggu, 14 November 2021 19:44

Pemkab Berburu Investor

TANJUNG REDEB - Dinas Perkebunan Berau mewacanakan untuk mendorong adanya…

Selasa, 09 November 2021 19:40

Minta Digelar Pelatihan

BIDUKBIDUK – Besarnya potensi pengolahan nata de coco di Kecamatan…

Selasa, 09 November 2021 19:36

Harga Minyak Goreng Meroket

TANJUNG REDEB - Saat ini harga minyak goreng di pasaran…

Rabu, 13 Oktober 2021 18:59

Situasi Kritis..?? Cadangan Beras di Kabupaten Ini Tersisa 4.750 Ton

TANJUNG REDEB – Hingga Agustus 2021, cadangan beras di Bumi…

Senin, 04 Oktober 2021 21:31

Produksi Beras Naik, Jagung Turun

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau menargetkan…

Rabu, 29 September 2021 19:16

Lirik Pemuda untuk Tingkatkan Pertanian

TANJUNG REDEB – Budi daya pertanian di Berau, masih kurang…

Rabu, 29 September 2021 19:10

Ekspor Ikan Masih Terhambat Pandemi

TANJUNG REDEB - Berau memiliki potensi perikanan yang besar, bahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers