MANAGED BY:
JUMAT
30 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 18 Juni 2021 20:00
Warga Ngotot Tolak Pabrik Sawit

Manajemen PT BAA Akui masih Proses Pengurusan Izin

PENOLAKAN PABRIK SAWIT: Pemkab Berau melakukan melakukan mediasi antara PT Berau Agro Asia (BAA) dengan warga Kampung Gunung Sari, terkait penolakan pendirian pabrik kelapa sawit, Kamis (17/6).

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Pemkab Berau melakukan mediasi antara PT Berau Agro Asia (BAA) dengan warga Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, Kamis (17/6). Mediasi ini merupakan tindak lanjut dari penolakan pendirian pabrik kelapa sawit oleh warga Kampung Gunung Sari.

Dalam mediasi itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Sujadi menjelaskan, sebelum ada penolakan dari warga, pihaknya telah meminta pihak perusahaan melengkapi semua persyaratan dokumen perizinan. Pihaknya bahkan telah memberikan sanksi kepada PT BAA, berupa sanksi administrasi dan melarang aktivitas apapun selama izin belum keluar.

“Rencana pabrik pengolahan kelapa sawit itu akan dibangun di atas lahan milik PT BAA seluas 29,4 hektare. Dengan luas lahan itu, tentu membutuhkan UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan - Upaya Pemantauan Lingkungan), serta izin lainnya. Saat ini memang sedang dalam proses,” jelas Sujadi.

Meski demikian, pihak warga yang hadir merasa tidak sependapat dengan apa yang disampaikan dalam pertemuan itu. Ketua Adat, Katui, yang mewakili warga, mengungkapkan pihaknya akan tetap menolak berdirinya perusahaan. Pasalnya sudah banyak persoalan yang terjadi di masyarakat. “Bahkan kami disangka ada kongkalikong dengan perusahaan. Kenapa bisa perusahaan beroperasi sementara belum lengkap perizinannya,” ungkap Katui.

Sementara itu, Rizal selaku koordinator lapangan, menilai mediasi ini bertele-tele. Sebab sejak awal pihak perusahaan sudah melakukan pelanggaran dan tidak ada itikad baik. Apalagi perwakilan perusahaan yang hadir tidak bisa mengambil keputusan. “Apabila memang tidak bisa mengambil keputusan lebih baik kami balik,” tegasnya.

Sementara perwakilan Manajemen PT BAA, Aspiannoor, mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa menyepakati tuntutan warga sebagaimana yang sempat disampaikan sebelumnya. Sebab pihaknya juga belum mendapatkan izin.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 30 Juli 2021 19:48

Putusan Lebih Ringan, JPU Ajukan Kasasi

TANJUNG REDEB – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Berau…

Jumat, 30 Juli 2021 19:44

Antisipasi Kelangkaan Obat

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau berencana mengadakan obat…

Jumat, 30 Juli 2021 19:42

Perketat Pengawasan Jalur Masuk Berau

TANJUNG REDEB - Kasus Covid-19 di Bumi Batiwakkal -sebuatan Kabupaten…

Jumat, 30 Juli 2021 19:39

Satgas Mediasi Keluarga Pasien

TANJUNG REDEB – Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Berau,…

Kamis, 29 Juli 2021 20:02

Terima Jasa Produksi sebelum Menjabat

TANJUNG REDEB - Panitia Khusus (Pansus) Perumda Batiwakkal kembali menggelar…

Kamis, 29 Juli 2021 19:59

Dewan Sarankan Dirikan Tempat Isolasi Terpusat

TANJUNG REDEB - Tren angka kematian pasien terkonfirmasi Covid-19 di…

Rabu, 28 Juli 2021 21:24

Perhatikan Satgas RT dan Kelurahan

TANJUNG REDEB – Tim satuan tugas (Satgas) Covid-19 kabupaten hingga…

Rabu, 28 Juli 2021 21:22

Hotel Menolak Jadi Tempat Isolasi

TANJUNG REDEB – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau masih…

Selasa, 27 Juli 2021 19:50

Paparkan 4 Misi Pembangunan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melaksanakan Musyawarah Rencana…

Selasa, 27 Juli 2021 19:49

Sayangkan Bupati Tinggalkan Musyawarah

PELAKSANAAN musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers