MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 22 Juni 2021 19:54
Dua Kesultanan Pertanyakan PAW Makmur

Mewakili Pemuda, KNPI Berau Kecewa

MEWAKILI PEMUDA BERAU: DPD KNPI Berau menggelar konferensi pers terkait rencana PAW (penggantian antarwaktu) Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, kemarin (21/6).

TANJUNG REDEB – Kabarpencopotan Makmur HAPK sebagai Ketua DPRD Kaltim periode 2019-2024 menuai reaksi keras dari berbagai kalangan. Termasuk Sultan Gunung Tabur Adji Bahrul Hadie, Pemangku Kesultanan Sambaliung Datu Amir, serta Ketua DPD KNPI Berau, Hardiansyah.

Dikatakan Datu Amir, dirinya memang belum mengetahui apa penyebab seorang Makmur bisa di-PAW (penggantian antarwaktu) dari kursi ketua DPRD. Yang ia tahu, sebagai pemimpin, Makmur merupakan sosok bersahaja, bersih dan bisa menjadi panutan. “Permasalahannya apa mau diadakan PAW itu, kita harus pelajari dulu,” tegas Datu Amir, pada Berau Post, kemarin (21/6).

Menurut Datu Amir, Makmur merupakan salah satu putra terbaik Bumi Batiwakkal –sebutan Kabupaten Berau- dan Kalimantan Timur. Sehingga secara tegas ia tidak setuju dengan adanya PAW tersebut. “Saya rasa berat kalau sampai PAW terjadi,” imbuhnya.

Sementara itu, Sultan Gunung Tabur, Adji Bahrul Hadie mengatakan, jika memang ada calon yang mau duduk di kursi pimpinan, tidak perlu ada saling sikut dan melengserkan. Ia menganggap hal ini kurang sempurna. Jika memang ingin menyingkirkan Makmur, lanjut Adji Bahrul Hadie, lebih baik berkata jujur. “Kan penggantinya itu Hasanuddin Mas’ud. Ya harus bersabar dulu,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, Makmur merupakan mantan Bupati Berau dua periode dan merupakan politikus senior di Kaltim. Sangat lucu menurutnya jika harus menggunakan PAW untuk mengganti seorang Makmur. “Tidak usah melengserkan, tunggulah selesai 2024. Jadi saya katakan, saya tidak setuju adanya PAW,” tegasnya.

Ketua DPD KNPI Berau, Hardiansyah, juga turut menyampaikan kekecewaannya terkait kabar penggantian Makmur dari kursi Ketua DPRD Kaltim. Mewakili unsur pemuda, ia sangat menyayangkan beredarnya surat PAW yang ditujukan kepada politikus Golkar itu. Dia menilai ada ketimpangan yang dilakukan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar dengan beredarnya surat PAW tersebut. Sesuai dengan PKPU Nomor 6 Tahun 2019, ada beberapa alasan atau dasar hukum ketika akan dilakukan PAW anggota DPRD.

“Inikan belum ada penjelasan dari pihak terkait apa dasarnya sehingga Pak Makmur di-PAW dari kursi ketua DPRD,” katanya.

Dia menilai, Makmur merupakan tokoh Berau yang berkontribusi besar membangun daerah. Selain itu dengan waktu 30 tahun lebih berkarier di Golkar, Makmur tentu sangat matang dalam hal politik.

“Jangan sampai wakil Berau yang memimpin DPRD Kaltim dilengserkan kedua kalinya oleh partainya sendiri,” ujarnya. “Pak Makmur merupakan mantan Ketua KNPI. Sehingga kami bereaksi dengan adanya kabar PAW ini. Jujur kami sangat kecewa. Kami harap permasalahan ini tidak terjadi,” lanjutnya.

Dikatakannya, kejadian ini jangan sampai menjadi pelemahan bagi tokoh yang memiliki kompetensi di level provinsi. “Ini sebenarnya bukan ranah kami. Tapi ini tanggapan kami dari masyarakat Berau,” katanya.

Sebelumnya, isu pencopotan Makmur HAPK sebagai ketua DPRD Kaltim periode 2019-2024 akhirnya terjawab. Politikus senior Golkar itu akan digantikan Hasanuddin Mas’ud yang kini menjabat ketua Komisi III DRPD Kaltim. Hasanuddin adalah saudara kandung dari Rudi Mas’ud yang saat ini menjabat sebagai ketua DPD Golkar Kaltim dan anggota DPR RI.

Sekretaris DPD Golkar Kaltim Husni Fahruddin mengatakan, pihaknya baru menerima salinan surat penggantian antarwaktu (PAW) secara resmi pada Minggu (20/6). Sebelumnya, surat tersebut beredar luas melalui media sosial. Isinya, persetujuan Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewijk F Paulus terkait PAW pimpinan DPRD Kaltim sisa masa jabatan 2019-2024. Surat itu, ditandatangani di Jakarta pada 16 Juni 2021. Ditujukan kepada ketua DPD Golkar Kaltim dan memerintahkan agar segera menindaklanjuti proses PAW.

“Surat barusan (Minggu/20/6) kami terima, isinya sama dengan yang beredar. Intinya akan kami akan lakukan rapat-rapat internal untuk menindaklanjuti surat DPD tersebut," katanya.

Pria yang akrab disapa Ayub itu melanjutkan, surat tersebut merupakan bagian dari evaluasi dan strategi Partai Golkar agar bisa lebih produktif lagi. Jajaran partai pun menurutnya siap untuk menjalankan keputusan ini. “Tentunya setiap surat atau keputusan pimpinan partai sudah melalui pertimbangan serta tujuan yang baik. Maka kita sebagai kader harus siap mengikutinya,” katanya.

Dalam waktu dekat, DPP akan melakukan konsolidasi internal dengan Makmur HAPK dan Hasanuddin Mas’ud. “Termasuk dengan kawan-kawan pengurus Golkar lain,” ungkapnya.

 Dikonfirmasi terpisah, Makmur HAPK enggan berkomentar banyak. Itu dikarenakan masih belum menerima surat resmi terkait usulan penggantian dirinya sebagai ketua DPRD Kaltim yang dijabatnya sejak 3 Oktober 2019.  “Karena, biasanya yang ditunjuk dan yang menggantikan harus ada suratnya,” katanya Minggu (20/6).

Jika surat itu benar, mantan bupati Berau ini menuturkan, usulan PAW itu merupakan hak partai. Akan tetapi, dia menegaskan setiap kader partai juga memiliki hak yang sama. Untuk meminta penjelasan yang mendasari adanya usulan penggantian tersebut. “Kan ada etika dalam partai. Apalagi saya enggak pernah ditelepon dan diberitahu, mengenai usulan penggantian ini. Makanya kalau ada yang salah silakan disampaikan kepada saya,” ucap Makmur.

Dia melanjutkan, jika PAW berhubungan dengan kinerjanya selama hampir dua tahun menjabat ketua DPRD Kaltim, maka DPD Golkar Kaltim harus menjelaskannya. Karena selama ini, Makmur merasa sudah menjalankan perintah partai dengan baik. Apalagi keputusan untuk mengganti dirinya sebagai ketua DPRD Kaltim terkesan terburu-buru. Oleh karenanya, Makmur menyatakan akan segera menemui pimpinan Golkar Kaltim untuk mempertanyakan dasar PAW tersebut.

“Didengar atau tidak, itu urusan beliau. Tapi tentunya, partai tidak boleh semena-mena. Dan harus menghargai kadernya. Walaupun fokusnya saya tahu. Saya bukan orang bodoh. Ya silakan, wartawan yang menganalisisnya. Kalau saya yang analisis, bukan saat ini,” tutur Makmur yang bergabung dengan Partai Golkar sejak tahun 1985 melalui Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Berau.

Dia menyatakan, bahwa dirinya tidak pernah meminta untuk ditunjuk menjadi ketua DPRD Kaltim. Apalagi menurutnya selama ini, dirinya selalu loyal kepada partai dan tidak memiliki kesalahan fatal yang berpotensi untuk menerima PAW.

“Tapi saya enggak tahu. Yang bisa menilai diri kita ‘kan orang lain. Kalau mungkin saya pernah mencemarkan nama partai, ya sampaikan saja. Saya juga harus sportif menerima. Makanya, harus ada alasannya. Tapi sementara saya tidak berkomentar banyak dulu,” sebutnya. (hmd/har)


BACA JUGA

Kamis, 21 Oktober 2021 19:51

Waspadai Klaster Pariwisata

TANJUNG REDEB – Wisatawan asing sempat tidak diperbolehkan masuk saat…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:48

Camat Dicecar soal Verifikasi

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau terus mendalami dugaan…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:43

Camat Gunung Tabur Kecewa

TANJUNG REDEB – Camat Gunung Tabur Anang Saprani, mengaku kecewa…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:59

Di Kabupaten Berau, 106.267 Jiwa Sudah Divaksin

TANJUNG REDEB – Sebanyak 106.267 atau 57 persen masyarakat Bumi…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:57

Masyarakat Antusias karena Banyak yang Belum Paham

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, tak henti-hentinya menyosialisasikan Peraturan Daerah…

Rabu, 20 Oktober 2021 16:09

Bidik Dugaan Tipikor ADK Giring-Giring

TANJUNG REDEB – Camat Bidukbiduk dan Kepala Kampung Giring-Giring, memenuhi…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:40

Ahli Waris Tak Penuhi Undangan Disdik, Kasus Sekolah Disegel Tak Selesai

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau menggelar pertemuan membahas mengenai penyegelan…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:39

JPU Kembalikan Berkas ke Penyidik

TANJUNG REDEB - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari)…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:38

Kelay Kembali Zona Kuning

TANJUNG REDEB – Setelah sempat berada di zona hijau, Kecamatan…

Senin, 18 Oktober 2021 20:01

Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

TANJUNG REDEB – Rencana pembangunan rumah sakit (RS) tipe B…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers