MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 28 Juni 2021 19:57
Golkar Lapor Polisi

Buntut Aksi Demonstrasi Penolakan PAW Ketua DPRD Kaltim

Ilustrasi

TANJUNG REDEB – Sekretaris DPD Golkar Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin, mengaku telah melaporkan masyarakat Berau yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Berau Bersatu (AMBB) ke Polres Berau.

Dikatakannya, laporan yang disebabkan aksi demonstrasi massa di kantor DPD Golkar Berau terkait penolakan Pergantian Antarwaktu (PAW) Ketua DPRD Kaltim, karena adanya perusakan yang dilakukan massa.

Pria yang kerap disapa Ayub tersebut mengatakan, pihaknya tidak pernah melarang masyarakat menyampaikan aspirasi kepada Golkar. Namun harus dengan cara yang benar.

"Kami pahami jika ada gejolak di masyarakat, tandanya Golkar cukup mewarnai masyarakat. Tapi jika ingin menyampaikan aspirasi, harus dengan cara yang benar," katanya melalui sambungan telepon kemarin (27/6).

Menurutnya, Golkar merupakan partai yang mengutamakan kebebasan berpendapat. Namun disayangkannya, dalam aksi beberapa waktu lalu, terdapat empat tindakan yang dianggap merusak citra Golkar. “Itu yang kami laporkan, bukan aksi demonstrasinya,” terangnya.

Dirincikannya, tindakan yang dianggap merusak citra Golkar yang berujung pelaporan ke polisi, adalah adanya video yang memperolok partai berlambang beringin tersebut. Kemudian adanya aksi pencoretan logo partai, perusakan barang milik Golkar, serta masuk ke halaman kantor Golkar Berau tanpa izin hingga melakukan pemortalan.

"Ini jelas sudah melanggar hukum," katanya.

Dijelaskan Ayub, Golkar tidak mungkin bereaksi jika massa yang melakukan demonstrasi secara baik dan benar. "Golkar mengutamakan hukum, karena menurut kami, hukum merupakan panglima tertinggi," paparnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Feri Putra Samodra menuturkan, dirinya belum menerima berkas pelaporan dari Golkar.

"Belum ada terima, nanti saya cek dulu," singkatnya.

Diketahui, pengajuan pergantian antarwaktu (PAW) Ketua DPRD Kaltim dari Makmur HAPK ke Hasanuddin Mas’ud yang dilakukan Partai Golkar, berbuntut panjang. Selain banyak kalangan yang menyayangkan, juga memicu aksi penolakan dari sejumlah pihak.

Seperti masyarakat yang tergabung dalam AMBB dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Berau. Dua organisasi ini menggelar aksi penolakan pergantian antarwaktu yang dilakukan Partai Golkar terhadap Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK. Aksi ini digelar Jumat (25/6) sekira pukul 10.00 Wita, di halaman kantor DPD Golkar Berau, Tanjung Redeb.

Dalam aksi ini, masyarakat mem-portal pintu masuk kantor DPD Golkar Berau dan menurunkan sejumlah spanduk bergambar Ketua DPD Golkar Kaltim Rudi Mas’ud.

Menurut Ajad Sudrajat, Ketua AMBB, masyarakat saat ini bersatu menolak pergantian antarwaktu terhadap Makmur HAPK dari kursi Ketua DPRD Kaltim. “Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK memiliki perolehan suara lebih dari 38 ribu pada pemilihan legislatif lalu. Sangat aneh jika di-PAW dari kursi pimpinan DPRD Kaltim. Apalagi tidak ada melakukan kesalahan,” jelasnya.

Ia melanjutkan, selain aksi unjuk rasa, AMBB juga mengumpulkan tanda tangan dari masyarakat sebagai bentuk penolakan terhadap PAW tersebut. Tanda tangan itu nantinya ditujukan kepada DPD Golkar Kaltim dan DPP. “Perlu diketahui, massa yang mendukung Ayahanda Makmur cukup banyak dan tersebar di beberapa wilayah,” tegasnya.

Menurut Ajad, aksi ini murni karena rasa kecewa masyarakat terhadap DPD I dan DPP Golkar yang mengeluarkan surat PAW tersebut. Terlebih masyarakat menilai kinerja Makmur sangat bagus dan tidak ada kesalahan yang dilakukan.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPD Golkar Berau, Nasrul mengatakan, DPD Golkar Berau mengucapkan terima kasih atas aksi solidaritas yang dilakukan oleh masyarakat Berau yang menolak adanya PAW Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK. “Kami tidak bisa menyatakan sikap secara langsung atas keluarnya surat PAW yang ditujukan kepada Ayahanda Makmur. Tapi aspirasi telah kami tampung dan akan kami bahas dalam rapat pleno nanti,” ujarnya.

Nasrul yang juga menjabat sebagai Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Berau ini mengatakan, rapat pleno akan digelar pada Senin (28/6). Ia mengatakan, Golkar memiliki putusan yang bersifat semua aspirasi pengurus akan didengar. “Tuntutan ini akan dibawa ke agenda rapat koordinasi dan akan disampaikan oleh ketua dan sekretaris. Akan ada komunikasi politik langsung kepada ketua DPD I Golkar,” pungkasnya. (hmd/udi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 19:45

Wisatawan Luar Wajib PCR

TANJUNG REDEB - Sejumlah objek wisata di Kabupaten Berau perlahan…

Sabtu, 18 September 2021 19:44

Pelaku Mengaku Pesan dari Tarakan

TANJUNG REDEB - Jajaran Polres Berau, Jumat (17/9) meringkus dua…

Sabtu, 18 September 2021 19:42

Pelayanan Online Ditutup Sementara

TANJUNG REDEB - Pelayanan online di Dinas Kependudukan dan Catatan…

Jumat, 17 September 2021 20:10

MA Tolak Kasasi Terdakwa dan PU

TANJUNG REDEB - Upaya hukum kasasi mantan Kepala Kampung Gurimbang,…

Jumat, 17 September 2021 20:06

Pemkab Bakal Tutup RSD Cobid-19

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau berencana menutup Rumah Sakit…

Jumat, 17 September 2021 20:05

Pemutakhiran Data Pemilih untuk Pemilu 2024

TANJUNG REDEB — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau melaksanakan…

Kamis, 16 September 2021 20:13

Dua Kadis Tak Masuk Radar Mutasi

TANJUNG REDEB - Mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Kamis, 16 September 2021 20:10

Vaksinasi Mulai Sasar Pelajar

TANJUNG REDEB - Serbuan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Polres Berau,…

Kamis, 16 September 2021 20:08

Pengunduran Tak Sesuai Fakta

TANJUNG REDEB - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Perumda Batiwakkal, Wendy…

Rabu, 15 September 2021 17:33

Terlambat Dianggap Gugur

TANJUNG REDEB - Pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers