MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 27 Juli 2021 19:49
Sayangkan Bupati Tinggalkan Musyawarah

RPJMD untuk Menerjemahkan Visi dan Misi Kepala Daerah

Makmur HAPK

PELAKSANAAN musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Berau 2021-2026, dinilai sudah cukup baik.

Dikatakan Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, sinkronisasi rencana pembangunan dengan provinsi dan pusat, sudah tergambar dari RPJMD yang disusun untuk menerjemahkan visi dan misi bupati dan wakil bupati Berau tersebut. Akan tetapi, Makmur sangat menyayangkan, mengapa bupati Berau tidak mengikuti pelaksanaan RPJMD hingga selesai. “Saya diundang, saya ikut sampai selesai,” katanya kepada Berau Post, kemarin (26/7).

Dikatakan Makmur, bupati Berau memang mengikuti pelaksanaan musrenbang RPJMD tersebut sejak awal. Namun ditinggalkan di tengah-tengah pelaksanaan musyawarah. “Padahal ini sangat penting bagi kepala daerah sendiri. Karena visi-misi kepala daerah yang dituangkan. Tentu akan ada masukan dari berbagai pihak yang bisa menjadi perhatian. Malah terima kasih harusnya, jadi bukan sekadar hadir saja,” terangnya.

Selain itu, pelaksanaan RPJMD juga dihadiri berbagai stakeholder. Baik di tingkat kabupaten hingga provinsi. Mereka, lanjut Makmur, turut hadir karena menghargai dan ingin berkontribusi dalam penyusunan RPJMD Berau 2021-2026. Baik yang mengikuti musyawarah secara langsung maupun yang hadir secara virtual. “Dari situ ada kesempatan kepala daerah mendengarkan masukan-masukan yang membangun, sehingga apa yang nanti dituangkan dalam program pembangunan, diwujudkan dengan kebersamaan. Sayang kepala daerahnya malah meninggalkan tempat,” jelas Makmur.

Makmur pun mengaku sempat bertanya kepada wakil bupati Berau Gamalis, mengapa bupati meninggalkan musyawarah. “Untung saja Ketua DPRD-nya (Berau) sabar,” terangnya.

Menurut Makmur, musyawarah RPJMD memang sangat penting bagi kepala daerah. Sehingga pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kesiapan kepala daerah. “Cari waktu yang bupati tidak terganggu dengan kegiatan lain. Jadi tinggal disesuaikan dengan kesiapan bupati sebenarnya. Karena kalau seperti ini, kurang elok dilihat,” pungkas Makmur. (*/adf/har)

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 19:45

Wisatawan Luar Wajib PCR

TANJUNG REDEB - Sejumlah objek wisata di Kabupaten Berau perlahan…

Sabtu, 18 September 2021 19:44

Pelaku Mengaku Pesan dari Tarakan

TANJUNG REDEB - Jajaran Polres Berau, Jumat (17/9) meringkus dua…

Sabtu, 18 September 2021 19:42

Pelayanan Online Ditutup Sementara

TANJUNG REDEB - Pelayanan online di Dinas Kependudukan dan Catatan…

Jumat, 17 September 2021 20:10

MA Tolak Kasasi Terdakwa dan PU

TANJUNG REDEB - Upaya hukum kasasi mantan Kepala Kampung Gurimbang,…

Jumat, 17 September 2021 20:06

Pemkab Bakal Tutup RSD Cobid-19

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau berencana menutup Rumah Sakit…

Jumat, 17 September 2021 20:05

Pemutakhiran Data Pemilih untuk Pemilu 2024

TANJUNG REDEB — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau melaksanakan…

Kamis, 16 September 2021 20:13

Dua Kadis Tak Masuk Radar Mutasi

TANJUNG REDEB - Mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Kamis, 16 September 2021 20:10

Vaksinasi Mulai Sasar Pelajar

TANJUNG REDEB - Serbuan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Polres Berau,…

Kamis, 16 September 2021 20:08

Pengunduran Tak Sesuai Fakta

TANJUNG REDEB - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Perumda Batiwakkal, Wendy…

Rabu, 15 September 2021 17:33

Terlambat Dianggap Gugur

TANJUNG REDEB - Pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers