MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 28 Juli 2021 21:22
Hotel Menolak Jadi Tempat Isolasi

Solusinya Manfaatkan GOR untuk Pasien Gejala Ringan

TANJUNG REDEB – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau masih terus bertambah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Berau per 27 Juli 2021, terjadi tambahan 156 kasus terkonfirmasi. Sehingga total kasus terkonfirmasi Covid-19 mencapai 7.823, dan masih menjalani perawatan 1.384 kasus.

Menanggapi lonjakan kasus Cobid-19 ini, Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan pemkab tengah mempersiapkan tambahan ruangan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai. Saat ini, di Kabupaten Berau terdapat dua rumah sakit yang menampung pasien Covid-19. Yakni RSUD dr Abdul Rivai, dan Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 di eks Hotel Cantika Swara. 

Menurut Gamalis, tambahan satu ruangan itu untuk menampung pasien yang terus bertambah. Sebab ruang isolasi di dua rumah sakit tersebut sudah terisi penuh. “Jadi untuk menampung semua pasien baru ada tambahan kamar darurat di RSD.  Di RSUD, kita siapkan satu ruangan tambahan, yakni Ruang Anggrek.

Selain itu, langkah lain yang diambil agar pasien Covid-19 bisa tertampung, yakni pasien yang dirawat di RSD yang kondisinya mulai membaik bisa melakukan isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan tim medis. “Jika kondisi pasien di RSD sudah mulai membaik, bisa isolasi mandiri,” ucapnya.

Dikatakannya, selain penambahan ruangan di RSUD, Pemkab Berau juga sudah berkoordinasi dengan seluruh pengelola hotel yang ada di Berau untuk dijadikan tempat isolasi pasien dengan gejala ringan. Tapi pengajuan itu ditolak oleh pihak hotel. 

Karena itu, salah satu solusi terbaik untuk menampung pasien Covid-19 dengan gejala ringan yakni GOR Pemuda dengan fasilitas seadanya. “Kami sudah mendatangi seluruh hotel, tapi tidak ada yang bersedia. Kita tidak ada tempat isolasi jika kasus naik terus. Mau tidak mau menggunakan GOR dengan fasilitas seadanya,” tuturnya.

Di sisi lain, lanjut Gamalis, meski telah diberlakukan PPKM, namun kasus Covid-19 masih terus naik. Sebab Dinas Kesehatan terus melakukan tracing bagi kontak erat pasien terkonfirmasi. Dan yang masih menjadi penyebaran terbesar adalah klaster keluarga dan pelaku perjalanan. “Kita berharap ini bisa menurun, agar PPKM tidak diperpanjang. Apabila PPKM diperpanjang, ini menyusahkan dan mengganggu seluruh aktivitas,” pungkasnya. (hmd/har) 


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 19:45

Wisatawan Luar Wajib PCR

TANJUNG REDEB - Sejumlah objek wisata di Kabupaten Berau perlahan…

Sabtu, 18 September 2021 19:44

Pelaku Mengaku Pesan dari Tarakan

TANJUNG REDEB - Jajaran Polres Berau, Jumat (17/9) meringkus dua…

Sabtu, 18 September 2021 19:42

Pelayanan Online Ditutup Sementara

TANJUNG REDEB - Pelayanan online di Dinas Kependudukan dan Catatan…

Jumat, 17 September 2021 20:10

MA Tolak Kasasi Terdakwa dan PU

TANJUNG REDEB - Upaya hukum kasasi mantan Kepala Kampung Gurimbang,…

Jumat, 17 September 2021 20:06

Pemkab Bakal Tutup RSD Cobid-19

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau berencana menutup Rumah Sakit…

Jumat, 17 September 2021 20:05

Pemutakhiran Data Pemilih untuk Pemilu 2024

TANJUNG REDEB — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau melaksanakan…

Kamis, 16 September 2021 20:13

Dua Kadis Tak Masuk Radar Mutasi

TANJUNG REDEB - Mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Kamis, 16 September 2021 20:10

Vaksinasi Mulai Sasar Pelajar

TANJUNG REDEB - Serbuan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Polres Berau,…

Kamis, 16 September 2021 20:08

Pengunduran Tak Sesuai Fakta

TANJUNG REDEB - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Perumda Batiwakkal, Wendy…

Rabu, 15 September 2021 17:33

Terlambat Dianggap Gugur

TANJUNG REDEB - Pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers