MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 28 Juli 2021 21:24
Perhatikan Satgas RT dan Kelurahan
TEMPELI STIKER: Petugas Satgas Kelurahan Bugis saat menempeli stiker di kediaman pasien isolasi mandiri, beberapa waktu lalu.

TANJUNG REDEB – Tim satuan tugas (Satgas) Covid-19 kabupaten hingga tingkat RT diminta saling bahu membahu dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Berau. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, menanggapi masih meningkatnya kasus Covid-19 di Bumi Batiwakkal.

Menurutnya, saat ini semua elemen harus saling membantu menekan kasus Covid-19 di Kaltim, khususnya di Kabupaten Berau. “Saling membantu semua, karena ini adalah masalah kita,” ujarnya kepada Berau Post, belum lama ini.

Dikatakannya, saat ini yang memang harus berperan penting mencegah penyebaran Covid-19 adalah tim satgas mulai level RT dan kelurahan. Sebab, satgas kelurahan itulah yang sangat dekat dengan masyarakat serta mengetahui kondisi warga. “Para RT itulah yang sangat dekat dengan masyarakat. Jadi mereka (masyarakat, Red) tidak sungkan untuk berkoordinasi dan bertanya perihal Covid-19,” ujarnya.

Mantan bupati dua periode itu juga menjelaskan, karena saat ini masyarakat banyak yang sedang melakukan Isolasi mandiri (Isman), ma Satags Covid-19 juga perlu melakukan pengawasan. Sebab isolasi mandiri itu sangat rentang penularannya jika tidak selalu diawasi. “Pasien isolasi itu harus selalu diawasi. Karena dikhawatirkan mereka nanti akan menyebarkan virus yang ada di tubuhnya itu,” tegasnya.

Dirinya juga meminta Pemkab Berau agar bisa memperhatikan para tim satgas dalam segi anggaran. “Bantu juga anggarannya, jangan dipersulit. Karena mereka juga bekerja. Kalau dilihat, para lurah dan RT sudah sangat aktif turun ke lapangan untuk mengatasi masyarakat yang isman,” tambahnya.

Serta dia juga berpesan agar masyarakat mengikuti peraturan satgas. “Tidak henti-hentinya saya selalu mengingatkan masyarakat agar paham akan protokol kesehatan. Karena ini adalah wabah yang memang rentan penularannya,” tandas Makmur. (aky/har) 


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 19:45

Wisatawan Luar Wajib PCR

TANJUNG REDEB - Sejumlah objek wisata di Kabupaten Berau perlahan…

Sabtu, 18 September 2021 19:44

Pelaku Mengaku Pesan dari Tarakan

TANJUNG REDEB - Jajaran Polres Berau, Jumat (17/9) meringkus dua…

Sabtu, 18 September 2021 19:42

Pelayanan Online Ditutup Sementara

TANJUNG REDEB - Pelayanan online di Dinas Kependudukan dan Catatan…

Jumat, 17 September 2021 20:10

MA Tolak Kasasi Terdakwa dan PU

TANJUNG REDEB - Upaya hukum kasasi mantan Kepala Kampung Gurimbang,…

Jumat, 17 September 2021 20:06

Pemkab Bakal Tutup RSD Cobid-19

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau berencana menutup Rumah Sakit…

Jumat, 17 September 2021 20:05

Pemutakhiran Data Pemilih untuk Pemilu 2024

TANJUNG REDEB — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau melaksanakan…

Kamis, 16 September 2021 20:13

Dua Kadis Tak Masuk Radar Mutasi

TANJUNG REDEB - Mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Kamis, 16 September 2021 20:10

Vaksinasi Mulai Sasar Pelajar

TANJUNG REDEB - Serbuan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Polres Berau,…

Kamis, 16 September 2021 20:08

Pengunduran Tak Sesuai Fakta

TANJUNG REDEB - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Perumda Batiwakkal, Wendy…

Rabu, 15 September 2021 17:33

Terlambat Dianggap Gugur

TANJUNG REDEB - Pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers