MANAGED BY:
SENIN
15 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PARLEMENTARIA

Kamis, 29 Juli 2021 20:03
Efektivitas PPKM Belum Terlihat

Kasus Covid-19 Masih Tinggi

Syarifatul Syadiah

TANJUNG REDEB – Kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Berau masih relatif tinggi. Jumlah pasien yang dirawat hingga menjalani isolasi mandiri (isman) pun masih mencapai seribu pasien lebih.

Pemerintah pusat hingga kabupaten juga terus berupaya menekan penyebaran virus Corona, dengan menegakkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Meski begitu, Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah melihat penerapan PPKM di Berau masih belum terlalu efektif. Hal itu terlihat dari jumlah kasus yang masih tinggi.

“Efektivitas PPKM menurut saya belum terlihat. Meski kita akui juga penyebaran varian baru Corona ini lebih cepat penyebarannya,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/7).

Ia meminta, agar satuan tugas (satgas) kabupaten hingga di tingkat RT semakin masif dalam melakukan penegakan supaya masyarakat semakin patuh untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Dirinya menyarankan, agar tempat-tempat ramai rutin dilakukan razia seperti pasar. “Kan di sana padat masyarakat yang datang. Jadi dirazia orang-orang yang tak patuhi prokes,” ujarnya.

“Masyarakat juga saya harap sadar dan patuh untuk mematuhi prokes. Jangan pas ada petugas saja baru pakai masker. Setelah itu dilepas,” sambung politisi Golkar ini.

Dia juga meminta agar vaksinasi terhadap masyarakat terus ditingkatkan, seiring dengan tingginya antusias masyarakat untuk divaksin.

Terlebih ia mengungkapkan, baru beberapa persen dari total jumlah masyarakat Berau yang telah mendapatkan vaksinasi. Sehingga belum mencapai target pemerintah agar tercapainya herd immunity di tengah masyarakat.

Syarifatul juga menyarankan agar disisipkan dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan untuk penyediaan vaksin. Seperti dilakukan pihak perusahaan swasta terhadap karyawannya.

“Dengan catatan agar masyarakat yang rentan terpapar itu yang diprioritaskan. Jadi tidak semuanya,” ucapnya.

Begitu juga dengan refocusing anggaran, ia meminta pemerintah jangan sungkan untuk melakukannya. Pasalnya, di tengah badai Covid-19 ini, kesehatan masyarakat merupakan yang utama.

“Kita perlu bersinergi dan bekerja sama untuk melindungi masyarakat,” pungkasnya. (mar/adv/sam)


BACA JUGA

Kamis, 11 Agustus 2022 20:17

Soal Ini, Ketua DPRD Kembali Ingatkan Pemkab Berau

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau Madri Pani kembali menekankan…

Jumat, 22 Juli 2022 20:47

Serap Aspirasi Masyarakat

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah…

Rabu, 13 Juli 2022 21:13

Harus Lebih Efisien dan Efektif

TANJUNG REDEB - Jajaran legislatif ingatkan Pemerintah Kabupaten Berau akan…

Rabu, 13 Juli 2022 21:12

Pemkab Berau Diminta Fokus Bekerja

TANJUNG REDEB - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menggelar…

Kamis, 07 Juli 2022 20:42

Hukum adalah Panglima Tertinggi di Indonesia

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, kembali melanjutkan  sosialisasi peraturan daerah…

Rabu, 22 Juni 2022 20:21

Sinkronkran Program dan Usulan Masyarakat

TANJUNG REDEB - Komisi III DPRD Berau gelar rapat kerja…

Rabu, 22 Juni 2022 20:20

Pemkab Diminta Seriusi Pembangunan RS

TANJUNG REDEB - Jajaran legislatif cukup kecewa dengan kinerja Pemerintah…

Selasa, 21 Juni 2022 20:26

Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban APBD Berau TA 2021, Paling Lambat Rampung Satu Bulan

TANJUNG REDEB - DPRD Berau terima Rancanangan Peraturan Daerah tentang…

Selasa, 14 Juni 2022 15:51

DPRD Godok Raperda

TANJUNG REDEB - DPRD Berau menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan…

Rabu, 19 Januari 2022 19:48

17 Raperda Masuk Propemperda 2022

TANJUNG REDEB – DewanPerwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau dan Pemerintah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers