MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PARLEMENTARIA

Kamis, 29 Juli 2021 20:03
Efektivitas PPKM Belum Terlihat

Kasus Covid-19 Masih Tinggi

Syarifatul Syadiah

TANJUNG REDEB – Kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Berau masih relatif tinggi. Jumlah pasien yang dirawat hingga menjalani isolasi mandiri (isman) pun masih mencapai seribu pasien lebih.

Pemerintah pusat hingga kabupaten juga terus berupaya menekan penyebaran virus Corona, dengan menegakkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Meski begitu, Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah melihat penerapan PPKM di Berau masih belum terlalu efektif. Hal itu terlihat dari jumlah kasus yang masih tinggi.

“Efektivitas PPKM menurut saya belum terlihat. Meski kita akui juga penyebaran varian baru Corona ini lebih cepat penyebarannya,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/7).

Ia meminta, agar satuan tugas (satgas) kabupaten hingga di tingkat RT semakin masif dalam melakukan penegakan supaya masyarakat semakin patuh untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Dirinya menyarankan, agar tempat-tempat ramai rutin dilakukan razia seperti pasar. “Kan di sana padat masyarakat yang datang. Jadi dirazia orang-orang yang tak patuhi prokes,” ujarnya.

“Masyarakat juga saya harap sadar dan patuh untuk mematuhi prokes. Jangan pas ada petugas saja baru pakai masker. Setelah itu dilepas,” sambung politisi Golkar ini.

Dia juga meminta agar vaksinasi terhadap masyarakat terus ditingkatkan, seiring dengan tingginya antusias masyarakat untuk divaksin.

Terlebih ia mengungkapkan, baru beberapa persen dari total jumlah masyarakat Berau yang telah mendapatkan vaksinasi. Sehingga belum mencapai target pemerintah agar tercapainya herd immunity di tengah masyarakat.

Syarifatul juga menyarankan agar disisipkan dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan untuk penyediaan vaksin. Seperti dilakukan pihak perusahaan swasta terhadap karyawannya.

“Dengan catatan agar masyarakat yang rentan terpapar itu yang diprioritaskan. Jadi tidak semuanya,” ucapnya.

Begitu juga dengan refocusing anggaran, ia meminta pemerintah jangan sungkan untuk melakukannya. Pasalnya, di tengah badai Covid-19 ini, kesehatan masyarakat merupakan yang utama.

“Kita perlu bersinergi dan bekerja sama untuk melindungi masyarakat,” pungkasnya. (mar/adv/sam)


BACA JUGA

Rabu, 25 Agustus 2021 19:35

Arini dan Ferry Dapat Penghargaan dari Mensos

Dalam peringatan Hari Kemerdekaan ke-76 RI, 17 Agustus lalu, Menteri…

Rabu, 25 Agustus 2021 19:33

DPRD Minta Program Sigap Dihentikan

TANJUNG REDEB – Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif…

Jumat, 06 Agustus 2021 19:44

Komisi III Kecewa

TANJUNG REDEB – Rombongan Komisi III DPRD Berau melakukan inspeksi…

Jumat, 06 Agustus 2021 19:43

Tenaga Kesehatan Kewalahan

TELUK BAYUR – Komisi I DPRD Berau menggelar kunjungan kerja…

Jumat, 06 Agustus 2021 19:43

Dorong Pemkab Lobi Pusat

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menggelar…

Kamis, 29 Juli 2021 20:07

Lobi Pemerintah Pusat

TANJUNG REDEB – Area blank spot di Kabupaten Berau masih…

Kamis, 29 Juli 2021 20:06

DPRD Berau Apresiasi Pemkab

TANJUNG REDEB – DPRD Berau menggelar Rapat Paripurna tentang Penyampaian…

Kamis, 29 Juli 2021 20:05

Jangan Sungkan Pakai APBD

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani meminta pemerintah…

Kamis, 29 Juli 2021 20:04

Bangkitkan Sektor Peternakan

TANJUNG REDEB – Menurunnya produktivitas sektor peternakan di Berau selama…

Kamis, 29 Juli 2021 20:03

Efektivitas PPKM Belum Terlihat

TANJUNG REDEB – Kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Berau masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers