MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 30 Juli 2021 19:56
3 Hektare Lahan Terbakar, BMKG Ingatkan Puncak Musim Kemarau
BERJIBAKU: Petugas Damkar BPBD Berau saat berupaya memadamkan karhutla yang terjadi di Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, kemarin (29/7).

TANJUNG REDEB – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Kampung Labanan Makmur dan Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur sekira pukul 14.00 Wita, Kamis (29/7).

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Berau, Azkar menyebut, empat unit truk serta satu unit mobil pemadam kebakaran dari perusahaan sawit diturunkan untuk memadamkan karhutla tersebut.

“Areanya cukup luas. Dua lokasi ini kurang lebih 3 Hektar (Ha) yang terbakar,” ujarnya.

Kondisi lahan yang merupakan gambut membuat api dengan cepat membesar. Pihaknya bersama dengan personil TNI Polri pun melakukan cara pemotongan penyiraman, agar api tidak menyebar kemana-mana.

“Kami khawatirkan akan muncul kembali titik api,” ucapnya. Azkar melanjutkan, butuh waktu dua jam lebih untuk memadamkan si jago merah di lahan tersebut.

Pihaknya pun mengimbau warga setempat agar mengurangi aktifitas pembukaan lahan dengan cara dibakar. Pasalnya, saat ini tengah memasuki musim kemarau.

“Angin cukup kencang. Kami tidak bisa pastikan apa penyebab kebakaran. Dugaan sementara karena cuaca panas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Kimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, Tekad Sumardi mengatakan, Berau akan memasuki puncak musim kemarau pada Agustus hingga September. Hal ini membuat suhu mencapai 35 derajat celcius. “Bukan tidak mungkin, seluruh lahan berpotensi terbakar,” tuturnya.

Ia melanjutkan, puncak musim kemarau ini akan berpengaruh pada kekeringan lahan. Sumber air yang terserap, membuat tanaman menjadi kering. Sehingga menyebabkan hutan dan lahan sangat sensitif untuk terbakar.

“Untuk Berau, ada lima titik api yang terpantau. Yakni di Biatan, Gunung Tabur, Segah dua lokasi dan Teluk Bayur,” katanya.

Karena itu, ia mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan. Agar tidak terjadi karhutla yang berpotensi meluas. (hmd/arp)

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 19:49

Diungsikan di Rumah Singgah

TANJUNG REDEB – Dinas Sosial (Dinsos) Berau menampung korban kebakaran…

Sabtu, 18 September 2021 19:47

Bupati Tak Mau Buru-Buru

TANJUNG REDEB – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) masih menjadi pembahasan…

Jumat, 17 September 2021 20:17

Empat Multiyears Rampung Tahun Ini

TANJUNG REDEB - Beberapa proyek multiyears Kabupaten Berau dipastikan rampung…

Jumat, 17 September 2021 20:15

Usulkan Pembangunan Sentra Pertanian

TANJUNG REDEB – Pertanian dan ketahanan pangan di Bumi Batiwakkal…

Kamis, 16 September 2021 20:16

Wabup Ikuti Pembekalan dari Kemendagri

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Gamalis, ikuti pembekalan bagi…

Kamis, 16 September 2021 20:15

Lakukan Antisipasi lewat Simulasi

TANJUNG REDEB - Pasca kejadian kebakaran Lapas Tangerang yang menewaskan…

Kamis, 16 September 2021 20:15

6 Rumah dan 1 Bangsalan Jadi Arang

TANJUNG REDEB - Matahari baru mulai memperlihatkan sinarnya pukul 05.30…

Rabu, 15 September 2021 17:46

300 Knalpot Racing Dipenyet

TANJUNG REDEB – Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono, musnahkan 300…

Rabu, 15 September 2021 17:45

Lakukan Pembalakan Liar di Hutan Segah, Polisi Amankan Dua Tersangka

TANJUNG REDEB – Pembalakan hutan atau illegal logging masih ditemukan…

Rabu, 15 September 2021 17:41

Dicekoki Hand Sanitizer, Lima Remaja Tewas, Satu Diantaranya Wanita

TANJUNG REDEB – Dicekoki hand sanitizer, lima anak meninggal dunia.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers