MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 06 September 2021 19:49
Vaksinasi Pelajar Tunggu Pendistribusian
Ilustrasi

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di Berau direncanakan pada Kamis (9/9) nanti. Namun Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau Iswahyudi, belum bisa memastikan apakah pelaksanaannya bisa dilakukan tepat waktu atau harus diundur.

Sebab, lanjut dia, pelaksanaan vaksinasi kepada pelajar masih menunggu pendistribusian jatah vaksin oleh Badan Intelijen Negara (BIN) ke Kabupaten Berau. Mengenai jumlah dosisnya pun belum bisa diketahui pihaknya. "Belum pasti," singkatnya ditemui baru-baru ini.

Selain jatah vaksin dari BIN, pihaknya juga akan mendapat distribusi vaksin dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Yang disebutnya memang diperuntukkan bagi pelajar. "Jadi akan sangat membantu jika jatah vaksin dari BIN maupun PP Muhammadiyah dengan segmentasi khusus untuk anak sekolah sudah tiba di Berau," jelasnya.

Sebelumnya Wakil Bupati Berau Gamalis menerangkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memang mulai bersiap melaksanakan program vaksinasi Covid-19 bagi pelajar berusia 12-17 tahun. Rencananya jatah vaksin dari BIN itu akan menyasar 1.500 pelajar SMP dan SMA se-Kabupaten Berau.

"Tapi mudah-mudahan jatah vaksin dari TNI/Polri yang akan masuk nanti bisa meng-cover vaksinasi untuk pelajar kita nanti. Dari BIN 1.500 ditambah 750 dosis," beber Gamalis.

"Artinya kita akan coba bagi rata dari jatah vaksin yang akan masuk nanti untuk kabupaten Berau. Penting vaksin untuk pelajar bisa ter-cover," sambungnya.

Dikutip dari jawapos.com, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, menegaskan bahwa vaksinasi Covid-19 terhadap pelajar bukan prakondisi untuk pembukaan sekolah.

Menurut Nadiem yang menjadi kriteria pembukaan sekolah adalah tingkat level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerah tersebut. “Vaksinasi bukan kriteria untuk pembukaan sekolah. Kondisi untuk membuka sekolah ada di PPKM level 1, 2, dan 3. Itu saja,” ujarnya.

Nadiem menuturkan, tidak mungkin siswa terus menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) sampai semuanya mendapat vaksin Covid-19. Sebab, pencapaian target vaksinasi akan memerlukan waktu hingga 2,5 tahun. Sementara, saat ini sudah banyak siswa yang tertinggal dalam proses belajar. ”Kita tidak punya opsi, kita harus sekolah dalam kondisi virus ini,” katanya.

Namun, bukan berarti vaksinasi tidak penting. Sebab, vaksinasi guru menjadi syarat wajib bila sekolah ingin memulai PTM terbatas. Sekolah wajib memberikan opsi tatap muka kepada pelajar bila seluruh guru dan tenaga kependidikan sudah divaksin. Tentu dibarengi dengan pemenuhan prasyarat pembukaan sekolah lainnya yang ada dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri.

Lalu bagaimana mengenai pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Berau? Untuk saat ini Pemkab Berau masih akan menunggu data zona sekolah yang boleh melakukan PTM. Dinas Pendidikan (Disdik) pun diminta untuk mendata dan melaporkan zona mana saja yang sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Setelah menerima data, pemkab akan melakukan persiapan dan memastikan sekolah siap untuk melaksanakan PTM. Dan nanti ada zona yang diprioritaskan melaksanakan PTM, dalam artian tingkat penyebaran rendah atau tidak terjadi penyebaran di lokasi tersebut.

Diakui Kepala Dinas Pendidikan Berau, Murjani, pihaknya sudah melakukan rapat dengan para kepala bidang membahas persiapan pembelajaran tatap muka (PTM). Namun, data saat ini seluruh kecamatan di Berau belum ada berstatus zona hijau. Tapi, ada beberapa kampung yang sudah zona hijau.

"Kami petakan saja dulu, desa mana yang hijau. Kami akan melihat dalam dua minggu ke depan," kata Murjani, Selasa (31/8) lalu.

Hasil dari pemetaan tersebut, menurut Murjani, akan dilaporkan ke bupati dan dibuatkan edaran. Diakuinya saat ini semua sekolah sudah siap untuk melaksanakan PTM. Namun, sejak pertengahan Juni lalu, kasus Covid-19 meningkat dan Kabupaten Berau masuk dalam daftar daerah yang menerapkan PPKM level 4, pelaksanaan PTM yang rencananya dimulai Juli terpaksa diundur lagi.

"Dari pusat sekarang Berau masuk level 3. Jadi akan dilihat kembali situasinya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada perubahan," katanya.

Ia melanjutkan, dalam waktu dua pekan ke depan, paling tidak ada kecamatan yang masuk zona hijau. "Bukan lagi kampung yang zona hijau," ujarnya. "Nanti kita batasi PTM-nya 30 persen, kalau nasional kan 50 persen," paparnya.

Sementara terkait masalah vaksin pelajar, Murjani menerangkan, pihaknya sudah mengajukan ke Dinas Kesehatan untuk pelajar tingkat SMP dulu yang mendapat vaksin, sesuai dengan anjuran yakni umur 12-17 tahun. "Kami usulkan siswa SMP dulu yang divaksin. Seluruhnya. Tapi kami lihat juga kuota Dinkes nanti," imbuhnya. (mar/udi)


BACA JUGA

Kamis, 21 Oktober 2021 19:51

Waspadai Klaster Pariwisata

TANJUNG REDEB – Wisatawan asing sempat tidak diperbolehkan masuk saat…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:48

Camat Dicecar soal Verifikasi

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau terus mendalami dugaan…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:43

Camat Gunung Tabur Kecewa

TANJUNG REDEB – Camat Gunung Tabur Anang Saprani, mengaku kecewa…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:59

Di Kabupaten Berau, 106.267 Jiwa Sudah Divaksin

TANJUNG REDEB – Sebanyak 106.267 atau 57 persen masyarakat Bumi…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:57

Masyarakat Antusias karena Banyak yang Belum Paham

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, tak henti-hentinya menyosialisasikan Peraturan Daerah…

Rabu, 20 Oktober 2021 16:09

Bidik Dugaan Tipikor ADK Giring-Giring

TANJUNG REDEB – Camat Bidukbiduk dan Kepala Kampung Giring-Giring, memenuhi…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:40

Ahli Waris Tak Penuhi Undangan Disdik, Kasus Sekolah Disegel Tak Selesai

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau menggelar pertemuan membahas mengenai penyegelan…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:39

JPU Kembalikan Berkas ke Penyidik

TANJUNG REDEB - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari)…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:38

Kelay Kembali Zona Kuning

TANJUNG REDEB – Setelah sempat berada di zona hijau, Kecamatan…

Senin, 18 Oktober 2021 20:01

Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

TANJUNG REDEB – Rencana pembangunan rumah sakit (RS) tipe B…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers