MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 15 September 2021 17:33
Terlambat Dianggap Gugur

Ujian SKD CPNS Dimulai 28 September

PROKES KETAT: Pelaksanaan tes SKD tahun lalu, menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tahun ini yang disyaratkan wajib bagi peserta salah satunya harus melampirkan tes covid antigen atau PCR.

TANJUNG REDEB - Pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Berau, ditetapkan pada 28 September hingga 7 Oktober. Hal itu dipastikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau, Muhammad Said, melalui Staf Administrasi CPNS Bidang Mutasi, Jusri, kemarin (14/9).

Dikatakannya, ada sebanyak 1.872 peserta yang akan mengikuti ujian SKD tersebut. Pelaksanaannya dilakukan dengan metode Computer Assisted Test (CAT)- Badan Kepegawaian Negara (BKN). Titik lokasi ujian mandiri ini akan digelar di Kantor BKPP Berau. “Pelaksanaan ujian SKD sudah kami umumkan secara resmi,” ujarnya.

Pelaksanaan  jadwal  ujian SKD akan dilakukan dalam 4 sesi setiap hari Senin hingga Minggu (di luar hari Jumat). Beberapa tata tertib yang tercantum pada pengumuman pelaksanaan SKD tersebut, diantaranya yang terutama wajib bagi peserta untuk hadir di lokasi tes paling lambat 60 menit sebelum tes dimulai. Dan bagi peserta juga wajib membawa kartu identitas hingga kartu deklarasi sehat.

“Paling penting wajib bawa hasil swab tes RT PCR kurun waktu maksimal 2x24 jam, atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1x24 jam,” jelasnya.

Lalu mengenai peserta yang memiliki hasil swab test RT PCR atau rapid tes antigen positif agar segera menghubungi panitia pelaksana seleksi ujian SKD CAT-BKN Berau. Agar dapat dilakukan pendataan  dan penjadwalan ulang ujian SKD CAT-BKN yang akan diumumkan selanjutnya.

“Mengenai sanksi, bagi peserta yang terlambat pada saat dimulainya tes tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti tes dan dianggap gugur,” terangnya.

Mengenai tes covid antigen yang digratiskan, ditegaskan Jusri sejauh ini belum ada informasi dari dinas terkait untuk pelayanan gratisnya. Sementara ini masih menggunakan pengumuman yang tayang untuk kewajiban peserta menggunakan PCR atau antigen. "Terkait biaya dibebankan ke peserta atau tidak, ditunggu info resminya. Kalau mengenai tes antigen gratis bagi peserta PPPK itu memang ada surat instruksi kementrian perihal PPPK," tegasnya. (mar/har)


BACA JUGA

Kamis, 21 Oktober 2021 19:51

Waspadai Klaster Pariwisata

TANJUNG REDEB – Wisatawan asing sempat tidak diperbolehkan masuk saat…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:48

Camat Dicecar soal Verifikasi

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau terus mendalami dugaan…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:43

Camat Gunung Tabur Kecewa

TANJUNG REDEB – Camat Gunung Tabur Anang Saprani, mengaku kecewa…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:59

Di Kabupaten Berau, 106.267 Jiwa Sudah Divaksin

TANJUNG REDEB – Sebanyak 106.267 atau 57 persen masyarakat Bumi…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:57

Masyarakat Antusias karena Banyak yang Belum Paham

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, tak henti-hentinya menyosialisasikan Peraturan Daerah…

Rabu, 20 Oktober 2021 16:09

Bidik Dugaan Tipikor ADK Giring-Giring

TANJUNG REDEB – Camat Bidukbiduk dan Kepala Kampung Giring-Giring, memenuhi…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:40

Ahli Waris Tak Penuhi Undangan Disdik, Kasus Sekolah Disegel Tak Selesai

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau menggelar pertemuan membahas mengenai penyegelan…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:39

JPU Kembalikan Berkas ke Penyidik

TANJUNG REDEB - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari)…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:38

Kelay Kembali Zona Kuning

TANJUNG REDEB – Setelah sempat berada di zona hijau, Kecamatan…

Senin, 18 Oktober 2021 20:01

Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

TANJUNG REDEB – Rencana pembangunan rumah sakit (RS) tipe B…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers