MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 15 September 2021 17:45
Lakukan Pembalakan Liar di Hutan Segah, Polisi Amankan Dua Tersangka
DIAMANKAN: Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono memimpin rilis pengungkapan dugaan pembalakan liar yang dilakukan dua tersangka.

TANJUNG REDEB – Pembalakan hutan atau illegal logging masih ditemukan di Kabupaten Berau. Selasa (14/9), Polres Berau merilis hasil pengungkapan tindak pidana illegal logging dengan menetapkan dua tersangka.

Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono didampingi Wakapolres Berau Kompol Ramadhanil menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula pada Minggu (12/9), sekira pukul 16.45 Wita, tim Unit Tipiter Polres Berau sedang melakukan pengecekan laporan masyarakat terkait maraknya illegal logging di Kecamatan Segah. Hasilnya, benar ditemukan dugaan pembalakan liar yang dilakukan masyarakat.

“Tim langsung bergerak untuk melakukan penangkapan dan pengamanan barang bukti dari saudara Mm yang merupakan target operasi (TO), yang mana memang sudah dikantongi data-datanya” ungkapnya kepada awak media saat menggelar rilis kemarin.

Kapolres menambahkan, setelah melakukan penyidikan di Kilometer 1, Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, pihaknya mengamankan 2 unit truk yang mencurigakan. Setelah dilakukan pengecekan, memang benar truk tersebut sedang memuat kayu ulin berbagai ukuran. “Setelah dilakukan pemeriksaan surat-surat dari kayu tersebut, benar kayu itu berasal dari hutan sekitaran Kecamatan Segah dan langsung diproses dan selanjutnya barang bukti beserta terlapor diamankan ke Polres Berau,” tuturnya.

Ada dua tersangka yang ditahan dan akan dijerat dengan Undang-Undang Pasal 83 ayat 1 huruf b Pasal 12 huruf b Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 /2013, tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan yang isinya orang -perseorangan dengan sengaja mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi secara bersama surat keterangan sahnya hasil hutan. “Ada undang-undang yang mengatur,” tegasnya.

Kedua tersangka akan dikenakan ancaman hukuman paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun penjara, serta denda paling sedikit Rp 500 Juta dan paling banyak Rp 2,5 miliar.

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang berada di Kecamatan Segah dan Kelay, agar bisa selalu melakukan koordinasi jika memang ada indikasi yang dicurigai mengenai kegiatan illegal logging,” tandasnya. (aky/udi)


BACA JUGA

Kamis, 21 Oktober 2021 20:05

Bertugas sebagai Babinsa

TANJUNG REDEB – Dua prajurit pilihan Komando Distrik Militer (Kodim)…

Kamis, 21 Oktober 2021 20:03

Tersisa Satu Pasien Dirawat

TANJUNG REDEB – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Berau mulai menurun.…

Kamis, 21 Oktober 2021 20:01

Belum Ada Jam Besuk

TANJUNG REDEB – Meski saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:58

Prioritaskann Jemaah yang Tertunda Tahun Lalu

TANJUNG REDEB  - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau optimistis…

Rabu, 20 Oktober 2021 20:12

Pastikan Personel Jalankan Tugas Sesuai SOP

TANJUNG REDEB - Persoalan oknum polisi yang melakukan kekerasan terhadap…

Rabu, 20 Oktober 2021 20:10

Sudah Capai 99,95 Persen

TANJUNG REDEB - Perekaman data kependudukan masyarakat terus dikebut Dinas…

Rabu, 20 Oktober 2021 20:07

Siapkan 1.000 Dosis Vaksin

TANJUNG REDEB – Rumah tahanan negara (Rutan) Klas IIB Tanjung…

Rabu, 20 Oktober 2021 20:02

Sengketa Lahan SMP, Ahli Waris Minta Pertemuan Ulang

TANJUNG REDEB – Sengketa lahan gedung SMP 1 Bidukbiduk belum…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:46

Tak Kenal Istilah Nikah Siri

TANJUNG REDEB – Ramai perbincangan terkait pasangan suami-istri siri bisa…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:44

PREDIKSI..!! Di Berau, Cerah Berawan di Perkotaan

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, memprediksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers