MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 20 September 2021 20:20
Manajer PT WHS Jadi Tersangka

Dugaan Kasus Pencurian

Ferry Putra Samodra

TANJUNG REDEB – Manajer PT Wahana Hidup Sejahtera (WHS) Diler Bridgestone Ban, berinisial Hr, selaku penyewa ruko yang beralamatkan di Jalan Marsma Iswahyudi, Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Berau Ferry Putra Samodra melalui Kanit Resum Iptu Sutanto, menjelaskan, Hr ditetapkan sebagai tersangka sejak Juli lalu atas kasus dugaan pencurian.

Dijelaskan Sutanto, kronologis kasus ini berawal dari kerja sama antara PT WHS dengan pelapor berinisial WL. Di mana masing-masing memiliki saham dalam kerja sama tersebut. Bentuk kerja samanya adalah distributor ban Bridgestone untuk wilayah Berau-Kaltara.

Tapi dalam perjalanannya, dari pihak pelapor meragukan adanya kerja sama dengan PT WHS ini terkait masalah administrasi.

“Jadi pihak PT WHS ini ngontrak tempat milik pelapor yang lokasinya di Rinding itu. Kemudian pihak Direktur PT WHS yang di Samarinda itu minta buat kanopi di kantor (ruko di Rinding), nanti biar pihak perusahaan yang bayar,” kata Sutanto saat menjelaskan kronologisnya kepada awak media ini, Jumat (17/9).

Tapi dengan adanya perselisihan di dalam administrasi perusahaan itu, pelapor meminta pihak PT WHS keluar dari kantor pada 2015 lalu. Dengan somasi yang dibuat pelapor minta mengosongkan kantor seperti semula. Saat dilakukan pengosongan kantor, kanopi yang telah dipasang dan dibiayai oleh pelapor juga ikut dibongkar dan diduga dibawa oleh Manajer PT WHS.

“Karena anggapan dari pelapor itu masih hak miliknya (kanopi), sehingga itu dinilainya tindakan mencuri. Makanya Manajer PT WHS dilaporkan atas kasus pencurian oleh si pelapor,” jelasnya.

Penyidik lanjut Sutanto, telah melimpahkan berkas perkara tahap I kasus dugaan pencurian tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau pada 10 Agustus lalu. Namun, setelah melalui penelitian berkas perkara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), dinilai masih kurang dan penyidik diminta untuk melengkapi. 

“Jadi untuk kasus ini masih P-19 atau pengembalian berkas perkara dari JPU untuk dilengkapi kembali oleh penyidik. Jaksa sudah memberikan petunjuk, dan saat ini sedang kita upayakan untuk melengkapi P-19 itu,” ujarnya kepada Berau Post, ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/9).

Mengenai petunjuk JPU, salah satunya penyidik diminta untuk memeriksa beberapa saksi dari terlapor PT WHS yang saat ini keberadaannya di Samarinda. Namun diakui Sutanto, para saksi saat ini belum bisa memenuhi panggilan penyidik. Alasan yang bersangkutan karena mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19.

Namun jika dalam waktu yang ditentukan para saksi belum juga memenuhi panggilan, penyidik akan melakukan jemput bola dengan mengirim penyidik ke Samarinda, guna memenuhi petunjuk JPU.

“Yang pasti jika dalam minggu ini (pekan lalu, red) belum bisa datang juga, paling lambat minggu depan (pekan ini, red) kita yang harus jemput bola ke sana (Samarinda),” tegasnya.

Disebutnya kasus perkara ini sudah bertahun-tahun. Sejak dirinya memegang kasus tersebut, beberapa proses tahapan sudah dilaksanakan. Meski baru naik ke tahap I, tapi pihaknya berusaha untuk menyelesaikan perkara sesuai petunjuk JPU. Dengan harapan secepatnya bisa naik ke tahap II atau penyerahan tersangka beserta barang bukti ke kejaksaan.

“Kami telah melakukan gelar perkara, dan Hr sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam sangkaan perbuatan pencurian. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 362 jo pasal 55 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” bebernya.

Dikonfirmasi, penasihat hukum Hr, Maril, menyebut pihaknya tetap menghormati proses hukum yang berjalan. Tetapi ditegaskannya, pihaknya akan terus melakukan perlawanan hukum terhadap kasus dugaan pencurian yang disangkakan ke kliennya itu.

"Sejauh ini kami ikuti proses hukum yang berjalan. Kita menghormati yang menjadi keputusan kepolisian. Karena kita juga harus taat terhadap hukum yang berlaku," kata Maril saat dikonfirmasi via telepon, kemarin (19/9).

"Kami tetap bersikap, meski sudah ditetapkan sebagai tersangka maupun terdakwa nanti, kami hanya bisa melakukan perlawanan hukum melalui upaya-upaya hukum yang ada," lanjutnya.

Menurutnya, persoalan yang menyeret kliennya itu dinilai tidak memenuhi unsur-unsur pasal yang disangkakan. Karena kliennya ini dianggapnya tidak ada niat untuk memiliki barang yang telah dituduhkan oleh pelapor. Sejak awal pihaknya juga tidak sependapat dengan penyidik. Maka itu, pihaknya akan tetap melakukan perlawanan hukum sesuai perundangan-undangan yang ada.

"Kalau kami hanya bisa menunggu saja, sampai nanti perkara ini dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan. Nanti kita buktikan di persidangan. Apakah itu benar masuk dalam unsur pencurian atau seperti apa. Yang pasti kami pun memegang bukti-bukti untuk dimunculkan di persidangan nanti," tegasnya. (mar/udi)


BACA JUGA

Kamis, 21 Oktober 2021 19:51

Waspadai Klaster Pariwisata

TANJUNG REDEB – Wisatawan asing sempat tidak diperbolehkan masuk saat…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:48

Camat Dicecar soal Verifikasi

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau terus mendalami dugaan…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:43

Camat Gunung Tabur Kecewa

TANJUNG REDEB – Camat Gunung Tabur Anang Saprani, mengaku kecewa…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:59

Di Kabupaten Berau, 106.267 Jiwa Sudah Divaksin

TANJUNG REDEB – Sebanyak 106.267 atau 57 persen masyarakat Bumi…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:57

Masyarakat Antusias karena Banyak yang Belum Paham

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, tak henti-hentinya menyosialisasikan Peraturan Daerah…

Rabu, 20 Oktober 2021 16:09

Bidik Dugaan Tipikor ADK Giring-Giring

TANJUNG REDEB – Camat Bidukbiduk dan Kepala Kampung Giring-Giring, memenuhi…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:40

Ahli Waris Tak Penuhi Undangan Disdik, Kasus Sekolah Disegel Tak Selesai

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau menggelar pertemuan membahas mengenai penyegelan…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:39

JPU Kembalikan Berkas ke Penyidik

TANJUNG REDEB - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari)…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:38

Kelay Kembali Zona Kuning

TANJUNG REDEB – Setelah sempat berada di zona hijau, Kecamatan…

Senin, 18 Oktober 2021 20:01

Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

TANJUNG REDEB – Rencana pembangunan rumah sakit (RS) tipe B…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers