MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 22 September 2021 20:30
Daerah Terbentur Kewenangan

Penanganan Abrasi Pulau Derawan, Empat Kementerian Harus Sinkron

PERLU PERHATIAN SERIUS: Kondisi terakhir abrasi di Pulau Derawan semakin menggerus daratan.

TANJUNG REDEB - Abrasi di Pulau Derawan perlu menjadi perhatian serius. Dalam setahun, abrasi yang terjadi memakan setidaknya 0,5 hingga 1 meter bibir pantai Pulau Derawan.

Menurut anggota DPRD Berau, Saga, Pemerintah Kabupaten Berau tidak bisa berbuat apa-apa dengan kondisi tersebut. Sebab untuk penanganan, daerah terbentur kewenangan yang dipegang oleh pemerintah provinsi dan pusat. 

Saga menjelaskan, sebelumnya dari titik nol surut sampai 4 mil wilayah Pulau Derawan masih masuk kewenangan Pemkab Berau. Namun saat ini, dari titik nol surut sampai 12 mil ke darat, merupakan kewenangan provinsi. Sementara sisanya kewenangan pemerintah pusat. “Kita (Pemerintah Kabupaten Berau) terbentur kewenangan. Mau dianggarkan untuk penanganan pasti bermasalah,” ujar Ketua Komisi III DPRD Berau itu.

Ia melanjutkan, untuk penanganan abrasi, survei sudah dilakukan oleh pihak provinsi sejak 2018 lalu. Namun hingga menjelang akhir 2021, tidak ada tindak lanjutnya. Pemecah ombak untuk mengurangi abrasi tersebut hingga saat ini belum terpasang. Padahal Pulau Derawan merupakan salah satu wisata unggulan Kabupaten Berau dan Provinsi Kaltim yang sudah dikenal mendunia. 

“Kalau survei dari tahun 2018 sudah ada. Tapi tindakannya belum ada,” ujarnya. “Terus kita desak lagi. Jawabannya, akan ditindaklanjuti lagi,” imbuhnya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menjelaskan, terdapat empat kementrian yang membawahi Pulau Derawan. Yakni Kementerian Kelautan, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. 

Dikatakannya, dari segi lingkungan untuk dilakukan perbaikan, tentu akan merusak konservasi, dan masuknya ke Kementrian Kehutanan. Sementara dari segi darat ada Kementrian Perhubungan, serta sisi laut masuk kewenangan Kementrian Perikanan dan Kelautan.

“Ada empat kementrian yang harus sinkron dulu. Biasanya Kementrian Kehutanan itu tetap bertahan jika berbicara dengan konservasi,” ungkapnya.

Menurut Saga, yang terpenting saat ini adalah segera dilakukan pencegahan abrasi. Jika terus dibiarkan, abrasi tersebut akan terus menggerus pasir di Pulau Derawan, dan bisa menyebabkan air tawar di kampung akan terserap.

“Bagaimana ke depannya untuk wisata, tapi bagaimana perlindungan terhadap air tawar. Pulau ini memang tidak mengecil, tapi pergeseran pasir ini lama-lama akan menyerap air tawar. Itu yang bahaya. Di sana (Pulau Derawan) bermukim ratusan kepala keluarga. Dampaknya harus dipikirkan juga,”  pungkasnya. (hmd/har)


BACA JUGA

Kamis, 21 Oktober 2021 19:51

Waspadai Klaster Pariwisata

TANJUNG REDEB – Wisatawan asing sempat tidak diperbolehkan masuk saat…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:48

Camat Dicecar soal Verifikasi

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau terus mendalami dugaan…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:43

Camat Gunung Tabur Kecewa

TANJUNG REDEB – Camat Gunung Tabur Anang Saprani, mengaku kecewa…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:59

Di Kabupaten Berau, 106.267 Jiwa Sudah Divaksin

TANJUNG REDEB – Sebanyak 106.267 atau 57 persen masyarakat Bumi…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:57

Masyarakat Antusias karena Banyak yang Belum Paham

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, tak henti-hentinya menyosialisasikan Peraturan Daerah…

Rabu, 20 Oktober 2021 16:09

Bidik Dugaan Tipikor ADK Giring-Giring

TANJUNG REDEB – Camat Bidukbiduk dan Kepala Kampung Giring-Giring, memenuhi…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:40

Ahli Waris Tak Penuhi Undangan Disdik, Kasus Sekolah Disegel Tak Selesai

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau menggelar pertemuan membahas mengenai penyegelan…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:39

JPU Kembalikan Berkas ke Penyidik

TANJUNG REDEB - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari)…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:38

Kelay Kembali Zona Kuning

TANJUNG REDEB – Setelah sempat berada di zona hijau, Kecamatan…

Senin, 18 Oktober 2021 20:01

Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

TANJUNG REDEB – Rencana pembangunan rumah sakit (RS) tipe B…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers