MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 27 September 2021 19:48
Belum Ada Zona Hijau
Grafis

TANJUNG REDEB – Kasus Covid-19 di Berau terus mengalami penurunan, namun belum ada kecamatan di Berau yang berstatus zona hijau.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau Iswahyudi, sebanyak 11 kecamatan di Berau sudah berstatus zona kuning. Namun untuk Kecamatan Tanjung Redeb masih bertahan di zona merah, dan Teluk Bayur ada di zona oranye.

Dijelaskannya, selain kasus terkonfirmasi yang mengalami penurunan, angka kematian pasien akibat Covid-19, juga ikut turun. Tapi Iswahyudi tetap khawatir, jika masyarakat kembali longgar dalam menerapkan protokol kesehatan longgar, tidak menutup kemungkinan angka kasus Covid-19 naik lagi.

“Memang turun, tapi jangan lengah,” ujar Iswahyudi kepada Berau Post kemarin (26/9).

Ia menuturkan, saat ini Berau didominasi pasien isolasi mandiri, yakni sebanyak 198 orang. Sedangkan yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, tersisa 15 pasien saja. Iswahyudi menegaskan, pasien yang menjalani isolasi mandiri, juga mendapatkan obat-obatan secara gratis dari pusat kesehatan masyarakat (PKM) terdekat. “Dalam artian, mereka yang isolasi mandiri itu gejalanya ringan,” ucapnya.

Secara keseluruhan, Berau masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. “Susah untuk bilang kita bebas Covid-19. Buktinya setiap hari masih ada yang terkonfirmasi,” ungkapnya. Apalagi khusus di Tanjung Redeb yang masih berada di zona merah, dengan kasus aktif mencapai 83 orang.

Ia mengatakan, penyebab Berau masih berada di PPKM level 3, karena kasus kematian yang cukup tinggi atau case fatality rate mencapai 3 persen. Sedangkan kasus aktif turun menjadi 1,6 persen. “Untuk tingkat provinsi, kasus kematian mencapai 3 persen dari kasus aktif itu sudah tinggi,” tuturnya.

Iswahyudi mengatakan, meskipun saat ini Rumah Sakit Darurat Covid-19 kembali ditutup sementara, pihaknya masih menyiapkan petugas kesehatan yang siaga 24 jam di sana. Itu untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus. “Kita siapkan petugas dan peralatan medis,” ujarnya.

Dirinya juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, terlebih dengan Dinas Pendidikan yang tengah mempersiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. (hmd/udi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 04 Desember 2021 20:27

Berkah Petani, Harga Sawit Bulan Ini Diprediksi Naik Lagi

TANJUNG REDEB – Akhir tahun ini petani sawit di Berau…

Sabtu, 04 Desember 2021 20:25

Pemkab Harus Gerak Cepat

TANJUNG REDEB – Setelah varian delta sempat membuat Berau ‘babak…

Sabtu, 04 Desember 2021 20:24

Dinkes Ogah Ikut Campur

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kesehatan Berau Iswahyudi, mengaku pihaknya…

Jumat, 03 Desember 2021 20:42

Aktif dalam Kegiatan Kemanusiaan, Penanggulangan Bencana, dan Covid-19

SELAIN rutin melakukan donor darah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten…

Jumat, 03 Desember 2021 20:40

Kepentingan Masyarakat Jangan Dipolitisasi

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau Madri Pani, menyayangkan Pemkab…

Kamis, 02 Desember 2021 19:43

Perjuangkan Lagi SMK Pariwisata

TANJUNG TEDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau Syarifatul Syadiah,…

Kamis, 02 Desember 2021 19:41

Ancaman bagi Pelayanan Kemanusiaan

TANJUNG REDEB – Pelayanan kemanusiaan terancam tak maksimal. Khususnya pada…

Kamis, 02 Desember 2021 19:39

Tarif Peti Kemas di Berau Naik, Maksimal Hanya Rp 18 Juta

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Rabu, 01 Desember 2021 20:08

Optimistis Berau PPKM Level 1

TANJUNG REDEB – Capaian vaksinasi di Bumi Batiwakkal, saat ini…

Rabu, 01 Desember 2021 20:05

Perencanaan Pembangunan Masih Lemah

TANJUNG REDEB –  Ketua Komisi III DPRD Berau, Saga, minta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers