MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 29 September 2021 19:16
Lirik Pemuda untuk Tingkatkan Pertanian
BUTUH REGENERASI: Potensi pertanian di Berau masih sangat besar. Namun minat masyarakat, khususnya pemuda untuk bertani, masih sangat kecil.

TANJUNG REDEB – Budi daya pertanian di Berau, masih kurang diminati oleh para pemuda. Sebab dikatakan Muhammad Saleh, Kasi Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, dari 100 kampung yang ada di Berau, Berau hanya memiliki empat kelompok tani pemuda. 

Menurut Saleh, pihaknya sudah memberikan peluang kepada para pemuda untuk melakukan usaha tani. Seperti tahun lalu, dilakukan pembentukan pemuda tani bagi kelompok tani. Tapi hanya ada empat pemuda tani yang berhasil dibentuk. Yakni di Kampung Campur Sari, Siduung Indah, Labanan Jaya, dan Biatan Ilir.  "Yang memulai awal itu di Campur Sari," katanya kepada Berau Post kemarin (28/9). 

Bukan sekadar mendorong pembentukannya, pihaknya juga sudah memberikan dukungan, salah satunya yakni Unit Pengelolaan Organik (UPO), serta mendapatkan bantuan dari Kementrian Pertanian. 

Awalnya, Kelompok Tani Pemuda, Kampung Campur Sari, berhasil mengembangkan komoditi jagung. Setelah berjalan, mereka juga bekerja sama dengan aparat kampung, untuk mengembangkan lahan pertanian di kampung. "Ini sangat bagus," katanya.

Namun, pandemi Covid-19 yang terus berkepanjangan, pertanian di Campur Sari mengalami penurunan. Meskipun masih berjalan, namun tidak seperti pada awal terbentuk. "Ya berpengaruh juga," ujarnya. 

Ia melanjutkan, di Berau juga sudah ada Balai Penyuluh Pertanian (BPP). Keberadaan balai tersebut, diharapkan bisa meningkat hasil pertanian daerah. Untuk itu, diharapkannya, seluruh kampung di Berau, bisa membentuk kelompok tani pemuda.

"Kita tidak bisa mungkiri, sektor pertambangan masih diminati (pemuda). Tapi saya lihat, kita bisa mengubah pola pikir para pemuda, karena budi daya pertanian ini juga menjanjikan," paparnya. 

Ia melanjutkan, di era digitalisasi saat ini, anak-anak muda yang juga bisa memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produk hasil pertanian mereka. 

"Pemuda kan kreatif, saya rasa bisalah kita tingkat pertanian melalui pemuda," pungkasnya. (hmd/udi)


BACA JUGA

Jumat, 26 November 2021 19:52

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Natal

TANJUNG REDEB - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau,…

Senin, 22 November 2021 19:31

Budidaya Ikan Belum Bisa Bangkit

TANJUNG REDEB – Meskipun kasus Covid-19 mulai melandai di Bumi…

Rabu, 17 November 2021 18:22

Bukan Waktunya Sekadar Jadi Penonton

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau seriusi pengaktifan kembali Perusahaan…

Minggu, 14 November 2021 19:44

Pemkab Berburu Investor

TANJUNG REDEB - Dinas Perkebunan Berau mewacanakan untuk mendorong adanya…

Selasa, 09 November 2021 19:40

Minta Digelar Pelatihan

BIDUKBIDUK – Besarnya potensi pengolahan nata de coco di Kecamatan…

Selasa, 09 November 2021 19:36

Harga Minyak Goreng Meroket

TANJUNG REDEB - Saat ini harga minyak goreng di pasaran…

Rabu, 13 Oktober 2021 18:59

Situasi Kritis..?? Cadangan Beras di Kabupaten Ini Tersisa 4.750 Ton

TANJUNG REDEB – Hingga Agustus 2021, cadangan beras di Bumi…

Senin, 04 Oktober 2021 21:31

Produksi Beras Naik, Jagung Turun

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau menargetkan…

Rabu, 29 September 2021 19:16

Lirik Pemuda untuk Tingkatkan Pertanian

TANJUNG REDEB – Budi daya pertanian di Berau, masih kurang…

Rabu, 29 September 2021 19:10

Ekspor Ikan Masih Terhambat Pandemi

TANJUNG REDEB - Berau memiliki potensi perikanan yang besar, bahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers