MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 04 Oktober 2021 21:31
Produksi Beras Naik, Jagung Turun

2023, Berau Ditargetkan Jadi Lumbung Beras

LUMBUNG BERAS: Dalam dua tahun ke depan, Kabupaten Berau diyakini bisa menjadi lumbung beras.

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau menargetkan Berau menjadi lumbung beras mulai dua tahun ke depan. Hal itu seiring produksi beras Berau yang terus meningkat beberapa tahun terakhir.

Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura, Distanak Berau, Muhammad Saleh mengatakan, saat ini kebutuhan beras di Berau masih disuplai dari Pulau Sulawesi dan Jawa. Karena produksi beras di Berau yang belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pada tahun 2019, dirinya menerangkan produksi beras di Berau mencapai 10.768,144 ton, dengan luas tanam mencapai 3.476,9 Hektare. Sedangkan tahun 2020, mencapai 11.518,902 ton dengan luas lahan 3.774,3 hektare.

“Padi sawah memang ada peningkatan yang cukup bagus,” katanya kepada awak media ini. Selain padi sawah, di Berau juga disebutnya terdapat padi lading. Untuk padi ini dipanen sekali dalam setahun.

Pada 2019, lahan yang digunakan untuk padi ladang luasnya 6.260 hektare. Dengan hasil panen mencapai 27.407,16 ton. Sedangkan pada 2020, hasil panen menurun menjadi 19.400,608 ton. “Banyak yang gagal panen,” ungkapnya.

Di kabupaten paling Utara Kalimantan Timur ini, Saleh mengungkapkan terdapat beberapa kampung yang menjadi sentra penghasil beras. Di antaranya Kampung Semurut, Buyung-Buyung, Tasuk, Merancang Ulu dan Ilir. Kemudian ada Kampung  Bebanir Bangun, Tanjung Perangat, Gurimbang, Labanan Jaya dan Tumbit Melayu. “Kalau untuk padi ladang, banyak di daerah Kelay,” katanya.

Banyaknya kampung yang menjadi sentra penghasil beras ini, dijelaskannya karena komoditi strategis. Karena itu, pihaknya berusaha meminta bantuan dari Kementerian Pertanian, agar Berau ke depannya bisa menjadi sentra penghasil beras.

“Arahnya ke situ (sentra penghasil beras, red). Berau juga dibantu padi ladang, yang satu kali panen dalam satu tahun. ,” ucapnya.

Sementara itu, di sisi lain untuk komoditi jagung, dirinya mengatakan Berau telah surplus. Bahkan, hasil jagung Berau telah diekspor ke luar daerah, yakni Samarinda, Balikpapan, hingga ke Kalimantan Selatan. 

Meski pun dalam dua tahun terakhir sejak 2019, produksi jagung mengalami penurunan signifikan. Yakni pada 2019 mencapai 75.515,457 ton. Sedangkan pada 2020 mencapai 52.428 ton. “Iya turun mencapai kurang lebih 23 ton,” ungkapnya.

Terjadinya penurunan tersebut menurutnya karena adanya pandemi Covid-19. Sehingga mempengaruhi hasil panen jagung di Bumi Batiwakkal. Di awal pandemic, memang tidak berpengaruh, namun, setahun setelah pandemi, banyak petani jagung yang mengeluh.

“Jagung memang mengalami kenaikan sejak empat bulan terakhir. Harganya kini mencapai Rp 4.000 ribu per kilogram. Ini sempat membuat para peternak ayam petelur mengeluh,” paparnya.

Untuk sentra jagung sendiri, di Berau  terbesar di kawasan pesisir Berau, seperti Bidukbiduk, Talisayan, dan Tabalar Ulu dan juga Harapan Maju.

Wilayah pesisir Berau, menurutnya memang merupakan daerah penghasil jagung. Bahkan dari luar daerah, langsung mengambil jagung dari beberapa kampung. “Meskipun hasil panen menurun, namun kita tetap ekspor jagung,” paparnya. (hmd/arp)

 


BACA JUGA

Jumat, 26 November 2021 19:52

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Natal

TANJUNG REDEB - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau,…

Senin, 22 November 2021 19:31

Budidaya Ikan Belum Bisa Bangkit

TANJUNG REDEB – Meskipun kasus Covid-19 mulai melandai di Bumi…

Rabu, 17 November 2021 18:22

Bukan Waktunya Sekadar Jadi Penonton

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau seriusi pengaktifan kembali Perusahaan…

Minggu, 14 November 2021 19:44

Pemkab Berburu Investor

TANJUNG REDEB - Dinas Perkebunan Berau mewacanakan untuk mendorong adanya…

Selasa, 09 November 2021 19:40

Minta Digelar Pelatihan

BIDUKBIDUK – Besarnya potensi pengolahan nata de coco di Kecamatan…

Selasa, 09 November 2021 19:36

Harga Minyak Goreng Meroket

TANJUNG REDEB - Saat ini harga minyak goreng di pasaran…

Rabu, 13 Oktober 2021 18:59

Situasi Kritis..?? Cadangan Beras di Kabupaten Ini Tersisa 4.750 Ton

TANJUNG REDEB – Hingga Agustus 2021, cadangan beras di Bumi…

Senin, 04 Oktober 2021 21:31

Produksi Beras Naik, Jagung Turun

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau menargetkan…

Rabu, 29 September 2021 19:16

Lirik Pemuda untuk Tingkatkan Pertanian

TANJUNG REDEB – Budi daya pertanian di Berau, masih kurang…

Rabu, 29 September 2021 19:10

Ekspor Ikan Masih Terhambat Pandemi

TANJUNG REDEB - Berau memiliki potensi perikanan yang besar, bahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers