MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 05 Oktober 2021 19:48
Perkara Miras Dioplos Hand Sanitizer yang Bikin 5 Remaja Tewas Segera Disidangkan
FERRY P Samodra

TANJUNG REDEB – Perkara kasus minuman yang dioplos dengan hand sanitizer segera disidangkan. Kasat Reskrim Polres Berau AKP Ferry P Samodra mengatakan, berkas perkara telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Berau dan telah dinyatakan lengkap.

Dikatakan Ferry, tersangka HK (15), juga telah diserahkan ke kejaksaan sejak Selasa (28/9) lalu. “Sudah kita serahterimakan, baik tersangka dan alat bukti. Karena ini kasus anak di bawah umur, kita hanya diberi waktu  selama 14 hari. Makanya langsung kita limpahkan,” ujarnya kepada Berau Post, Senin (4/10).

Dari hasil pemeriksaan selama dua pekan, pihaknya memang tidak menemukan bukti lain, dan tersangka memang tunggal yakni HK (15). “Karena ini yang bersangkutan anak-anak, kita berpatokan kepada undang-undang perlindungan anak,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Berau Danang Laksono,  membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima pelimpahan berkas dan tersangka,  kasus hand sintizer tersebut sejak Selasa (28/9) lalu. "Berkas semua sudah lengkap, dan hari ini (kemarin, red) rencananya akan dilakukan sidang perdana yakni sidang dakwaan,” katanya.

Pelaksanaan sidang, ujar dia, berlangsung tertutup karena tersangka masih berstatus anak di bawah umur. Sebelumnya diberitakan, selama proses penyelidikan hingga penyidikan, HK (15) cukup kooperatif dalam memberikan keterangan saat diperiksa penyidik.

“Yang pasti sekarang kita sudah lengkapi beberapa (berkas), terutama uji lab kandungan yang ada di dalam botol yang berisi hand sanitizer tersebut, kemudian ada kelengkapan terkait masalah rekonstruksi dan lainnya sudah berjalan,” ujarnya Kasat Reskrim Polres Berau AKP Ferry P Samodra, Senin (20/9) lalu.

Selain mempercepat proses hukum karena masa tahanan anak di bawah umur hanya berlaku selama 14 hari, pihaknya juga mengaku sudah memikirkan untuk membawa HK ke psikiater.

“Tapi sekarang kami utamakan dulu prosesnya hukumnya, sambil nanti kita undang psikiater untuk mengecek kejiwaan yang bersangkutan," tandasnya. Sebagaimana diketahui, HK mengoplos hand sanitizer untuk memberi minum kepada lima temannya yang menjadi korban, karena ingin membuat kelimanya sakit perut saja. Itu sebagai efek jera karena korban kerap meminta uang kepada tersangka. (aky/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Desember 2021 20:27

Berkah Petani, Harga Sawit Bulan Ini Diprediksi Naik Lagi

TANJUNG REDEB – Akhir tahun ini petani sawit di Berau…

Sabtu, 04 Desember 2021 20:25

Pemkab Harus Gerak Cepat

TANJUNG REDEB – Setelah varian delta sempat membuat Berau ‘babak…

Sabtu, 04 Desember 2021 20:24

Dinkes Ogah Ikut Campur

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kesehatan Berau Iswahyudi, mengaku pihaknya…

Jumat, 03 Desember 2021 20:42

Aktif dalam Kegiatan Kemanusiaan, Penanggulangan Bencana, dan Covid-19

SELAIN rutin melakukan donor darah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten…

Jumat, 03 Desember 2021 20:40

Kepentingan Masyarakat Jangan Dipolitisasi

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau Madri Pani, menyayangkan Pemkab…

Kamis, 02 Desember 2021 19:43

Perjuangkan Lagi SMK Pariwisata

TANJUNG TEDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau Syarifatul Syadiah,…

Kamis, 02 Desember 2021 19:41

Ancaman bagi Pelayanan Kemanusiaan

TANJUNG REDEB – Pelayanan kemanusiaan terancam tak maksimal. Khususnya pada…

Kamis, 02 Desember 2021 19:39

Tarif Peti Kemas di Berau Naik, Maksimal Hanya Rp 18 Juta

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Rabu, 01 Desember 2021 20:08

Optimistis Berau PPKM Level 1

TANJUNG REDEB – Capaian vaksinasi di Bumi Batiwakkal, saat ini…

Rabu, 01 Desember 2021 20:05

Perencanaan Pembangunan Masih Lemah

TANJUNG REDEB –  Ketua Komisi III DPRD Berau, Saga, minta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers