MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Rabu, 20 Oktober 2021 20:32
Bapenda Gali PAD lewat Pajak Kafe
MENJAMUR: Pembukaan kafe semakin menjamur di Kabupaten Berau, hal ini pun akan dimanfaatkan Bapenda untuk menambah PAD Berau.

TANJUNG REDEB - Di tengah pandemi Covid-19, Kabupaten Berau justru ‘dijamuri’ pembukaan kafe. Bahkan di Kecamatan Tanjung Redeb, hampir di setiap ruas jalan setidaknya terdapat satu kafe.

Hal itu pun coba dimanfaatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau untuk membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan menjadikan kafe-kafe baru tersebut sebagai objek pajak.

Disebut Kepala Sub Bidang Pendataan dan Pendaftaran Zuman, saat ini pihaknya mulai melakukan pendataan satu per satu kafe yang ada, namun pihaknya belum dapat memastikan berapa jumlahnya saat ini.

Untuk menetapkan pemilik kafe sebagai wajib pajak jelasnya, pihaknya melakukan pemantauan lebih dulu selama beberapa bulan, melihat potensi berkembangnya kafe tersebut.

Saat dinilai memiliki potensi untuk dilakukan penarikan pajak, maka pihaknya langsung mengunjungi pemilik kafe. “Pendataannya juga kan sambil berjalan, jadi ada saja tambahannya. Kalau yang baru kita lihat dulu, khawatirnya kalau langsung kita tetapkan wajib pajak baru sebulan operasi sudah tutup,” ujarnya.

Dengan pemberlakuan penarikan pajak itu para pemilik kafe diharapkan tidak panik, karena sebagaimana diatur dalam pajak restoran, biaya 10 persen itu merupakan biaya yang dibebankan kepada pelanggan.

Sehingga saat tidak ada pengunjung yang datang, maka pemilik kafe tidak dimintai dana. “Pajak restoran ini hanya berdasarkan pengunjung saja, sama halnya dengan pajak hotel,” jelasnya.

Tak hanya kafe, bahkan hal itu disebutnya juga telah diberlakukan untuk warung tenda seperti yang berada di Jalan Ahmad Yani maupun Jalan Pangeran Antasari.

Hanya sambungnya, karena pandemi saat ini ditambah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat aktivitas mereka dikurangi, ada keringanan yang diberikan oleh Pemkab Berau.

“Tapi melihat sekarang ini sudah mulai ramai lagi, rencananya akan kita mulai ingatkan lagi para pedagang untuk mulai melakukan penarikan pajak ke pelanggan,” sebut Zuman.

Bahkan dalam waktu dekat juga, pihaknya berencana menerapkan hal yang serupa terhadap pedagang di Jalan Pulau Derawan. (*/sam)


BACA JUGA

Jumat, 29 Oktober 2021 19:32

Dinas Perikanan Bakal Latih 15 Nelayan

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau mengadakan pelatihan Basic Safety…

Jumat, 29 Oktober 2021 19:31

Disdukcapil Ditutut Manfaatkan Digitalisasi

PULAU DERAWAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Berau…

Jumat, 29 Oktober 2021 19:29

Pemuda Harus Solutif dan Kreatif

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau menggelar upacara bendera merah…

Kamis, 28 Oktober 2021 16:03

Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

TANJUNG REDEB -  Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau dan Dinkes Provinsi…

Kamis, 28 Oktober 2021 16:01

Labanan Makarti Pilot Project Kampung Binaan Kejari

TANJUNG REDEB - Kampung Labanan Makarti ditunjuk sebagai kampung binaan…

Kamis, 28 Oktober 2021 15:59

Lanjutkan Kerja Sama dengan Kejari

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melanjutkan kerja sama dengan…

Rabu, 27 Oktober 2021 15:08

Ajak Parpol Aktif Beri Pembelajaran Politik

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, menghadiri pelantikan…

Rabu, 27 Oktober 2021 15:07

Bupati Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Pelajar

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, meninjau pelaksanaan…

Rabu, 27 Oktober 2021 15:05

Perusahaan Harus Ikut Tingkatkan SDM

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, mengajak seluruh…

Selasa, 26 Oktober 2021 15:13

Wabup Terima Kunjungan Dutwis Kaltim

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau Gamalis, menerima kunjungan duta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers