MANAGED BY:
SABTU
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 09 November 2021 19:40
Minta Digelar Pelatihan

Untuk Kembangkan Potensi Pengolahan Kelapa

POTENSI BESAR: Kecamatan Bidukbiduk mampu menghasilkan 20 ribu biji kelapa muda setiap tahunnya.

BIDUKBIDUK – Besarnya potensi pengolahan nata de coco di Kecamatan Bidukbiduk, disadari oleh camat setempat, Abdul Malik. Namun, tidak adanya pelatihan terhadap warga, membuat potensi tersebut sulit dikembangkan.

Ia mengatakan, jumlah panen kelapa muda di Kecamatan Bidukbiduk mencapai 20 ribu biji dalam setahun. Tingginya jumlah produksi itu membuat potensi pengolahan nata de coco sangat besar di wilayahnya. “Potensinya besar, tapi pelatihannya belum ada,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan, dulu pernah ada pelatihan pengolahan nata de coco terhadap warganya. Namun, hal tersebut sudah cukup lama. Sehingga ia pun berencana bersurat ke instansi terkait, untuk diadakan pelatihan   

“Penjualan memang masih standar, kita ada keinginan untuk meningkatkan perekonomian melalui UMKM itu,” jelas Abdul Malik.

Lebih lanjut, selain pengembangan nata de coco, Abdul Malik juga mengatakan, untuk street food bisa saja dilakukan di Bidukbiduk. Mengingat kawasan tersebut cukup ramai dengan pengunjung, namun masih kurang area untuk bersantai dan menyantap makanan.  

“Kalau sepanjang pantai tidak mungkin, kemungkinan akan difokuskan di satu kampung saja,” katanya.

Ia melanjutkan, kampung yang kemungkinan didorong untuk area street food adalah Giring-Giring, karena berada di tengah kecamatan. Selain itu, untuk jaringan internet di lokasi tersebut cukup bagus. Sehingga wisatawan bisa bersantai dan menikmati deburan ombak. “Kita dorong di sana dan akan ada pelatihan juga,” paparnya.

Dirinya mengatakan, potensi cukup terbuka lebar di Bidukbiduk, baik sektor wisata maupun olahan pangannya. Dengan adanya UMKM yang berkembang, ia yakin Bidukbiduk, bisa berkembang dengan pesat.

“Sumber Daya Alam (SDA) kita mendukung, baik perikanan, maupun sisi perkebunan. Bisa jadi oleh-oleh bagi masyarakat yang datang kesini (Bidukbiduk, red),” pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim Sri Wahyuni, mengunjungi Labuan Cermin di Bidukbiduk, beberapa hari lalu. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat masyarakat bisa meningkatkan perekonomian melalui pengolahan hasil pertanian dan perkebunan yang potensial.

Sri mengatakan, banyak potensi yang bisa dikembangkan di Bidukbiduk, salah satunya adalah olahan nata de coco. Bahkan dalam proses pembuatannya, bisa menjadi salah satu bagian dari atraksi wisata dan menjadi oleh-oleh khas Bidukbiduk.

“Di sini banyak pohon kelapa, tapi hanya diolah standar. Padahal bisa dikembangkan menjadi nata de coco,” jelasnya kepada Berau Post.

Selain menjadi daerah tujuan wisata (DTW), banyak atraksi wisata yang bisa dilakukan di Bidukbiduk. Seperti mengembangkan pusat kuliner di tepi pantai, dengan tempat yang bersih dan penataan yang baik, serta menyajikan menu lokal sebagai unggulan.

“Itu bisa menarik wisatawan. Saat ini saya lihat belum ada,” paparnya.

Ia melanjutkan, sedangkan untuk Labuan Cermin, danau dengan keunikan dua rasanya itu, bisa dikelola dengan memperhatikan batas maksimal kunjungan, guna mempertahankan daya dukung lingkungan.

Selain itu, perlu dilakukan kajian, apakah penggunaan bahan kimia oleh wisatawan, seperti sunblock dan lainnya, tidak akan merusak ekosistem di danau tersebut. Kemudian, juga diperlukan pemantauan keselamatan pengunjung dengan profesional, serta guide yang selalu berada di lokasi.

“Display informasi tentang Danau Labuan Cermin dan display apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, harus ada,” katanya. (hmd/arp)


BACA JUGA

Rabu, 12 Januari 2022 17:04

1.000 UMKM Tak Cairkan BPUM

TANJUNG REDEB - Sejak 31 Desember 2021 lalu, Bantuan Produktif…

Rabu, 12 Januari 2022 16:58

Optimalkan Pajak Daerah

TANJUNG REDEB – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau kembali berkomitmen…

Jumat, 07 Januari 2022 20:28

Harga Minyak Goreng di Kabupaten Ini Masih Meroket

TANJUNG REDEB – Kenaikan harga minyak goreng menjadi Rp 22…

Rabu, 29 Desember 2021 20:10

Akhir Tahun, Pedagang Jangan Aji Mumpung

TANJUNG REDEB – Menjelang pergantian tahun, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi…

Rabu, 22 Desember 2021 19:50

MANTAP..!! Berau Tak Bergantung Beras Luar lagi

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau,…

Rabu, 08 Desember 2021 22:00

Pedagang di Lokasi Wisata Diingatkan, Jangan Ada ‘Kalkulator Rusak’

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau…

Jumat, 26 November 2021 19:52

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Natal

TANJUNG REDEB - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau,…

Senin, 22 November 2021 19:31

Budidaya Ikan Belum Bisa Bangkit

TANJUNG REDEB – Meskipun kasus Covid-19 mulai melandai di Bumi…

Rabu, 17 November 2021 18:22

Bukan Waktunya Sekadar Jadi Penonton

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau seriusi pengaktifan kembali Perusahaan…

Minggu, 14 November 2021 19:44

Pemkab Berburu Investor

TANJUNG REDEB - Dinas Perkebunan Berau mewacanakan untuk mendorong adanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers