MANAGED BY:
SELASA
18 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 10 November 2021 16:16
Tak Menyerah walau Perahu Sempat Terbalik

Atlet-Atlet Berau Peraih Medali di PON XX Papua (3)

DEBUTAN DI PON: Sarmila menunjukkan medali emas yang diperolehnya di PON XX Papua.

Sempat diragukan karena insiden perahu terbalik. Sarmila justru membuktikan dirinya mampu mempersembahkan medali emas untuk kontingen Kaltim di PON XX Papua, beberapa waktu lalu.

 

SUMARNI, Tanjung Redeb

 

Sarmila menjadi satu dari sekian atlet Berau yang tampil apik di ajang PON XX Papua. Sarmila berhasil mempersembahkan medali pertamanya di Class Optimist Putri.

Meski di Papua merupakan PON debutannya, Sarmila rupanya memiliki pengalaman yang tak akan terlupakan. Sekaligus menjadi pengalaman yang berkesan saat ambil bagian di ajang tersebut. 

Bagaimana tidak, saat menjalani race, Sarmila mengalami insiden. Perahunya terbalik. Sehingga membuat para pelatih dan rekan-rekannya ragu bahwa dirinya mampu menyumbangkan medali untuk Kaltim.

Namun Sarmila tak menyerah. Dia berusaha untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia bisa mendahului lawan-lawannya, hingga akhirnya finis pertama.

Tak mudah sebenarnya bagi Sarmila bisa memenangkan perlombaan saat itu. Karena dari terbaliknya perahu, membuat poinnya dengan lawannya terlampau jauh. Tetapi, pada race hari kedua, kesalahan yang dilakukan mampu diperbaikinya. Hingga pada hari berikutnya, posisi Sarmila terus membaik, bahkan konsisten berada di posisi pertama. 

"Jadi poin saya dengan lawan jauh, tapi hari kedua sudah perbaiki dan bisa naik ke peringkat satu. Kemudian hari ketiga bagus lagi dan tetap peringkat satu," ujar perempuan berhijab ini.

Beban sebenarnya bagi Sarmila adalah, tidak ingin membuat kecewa orang-orang yang selama ini mendukungnya. Untungnya, beban tersebut mampu dijadikannya sebagai motivasi untuk tampil maksimal di race selanjutnya.

"Motivasi itu yang membuat saya percaya diri. Karena tidak ingin mengecewakan orang-orang, ibu manajer, Pak Teddy, orangtua, dan teman-teman," ucap perempuan kelahiran 2006 itu.

Tantangan lainnya, seperti yang disampaikan rekan-rekannya. Bahwa embusan angin di Papua sangat berbeda dibandingkan angin di tempat pemusatan latihan yang berada di perairan Tanjung Batu. Sehingga memaksa dirinya untuk berusaha keras bisa mengatasi angin kencang di Pantai Hamadi Jayapura, Papua. "Perbedaan kondisi di Papua dan di sini (Tanjung Batu), dari angin dan gelombang. Anginnya kencang, gelombang juga kencang," terangnya.

Selain itu, masalah yang juga membuatnya harus berjuang keras adalah berat badannya yang tidak mampu mengimbangi kondisi perahunya. Sehingga cara terbaik untuk mengatasinya dengan memiliki teknik dan memilih strategi yang pas. “Karena atlet-atlet daerah lain memiliki porsi badan yang kecil, jadi perahu mereka bisa lebih laju. Berat badan saya dari 58 Kg hanya bisa turun jadi 52 Kg saja. Idealnya, berat badan kita harus 45 Kg. Jadi berat badan itu yang menjadi kendala juga sebenarnya," bebernya.

Anak dari pasangan Hj Jamilah dan Sudirman ini, sudah aktif sebagai atlet layar sejak 2013 lalu. Kejuaraan pertama yang diikutinya adalah Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi  (Porprov) 2017. Dalam debut tersebut, Sarmila langsung sukses menyumbang emas untuk Bumi Batiwakkal di class optimist putri. "Target ke depan ikut PON 2024 dan dapat medali emas lagi," harapnya.

Diakui Sarmila, sebelum berangkat ke Papua, dia dan rekannya memang diberi porsi latihan ekstra, lima kali dalam seminggu.

"Ini PON pertama saya. Alhamdulillah dari latihan yang dilakukan, akhirnya tercapai medali emas," ucapnya.

Menurut Sarmila, selain harus menguasai teknik dan memahami strategi yang diarahkan pelatih, atlet layar juga harus menjaga kebugaran fisiknya. Karena kekuatan fisik juga sangat menentukan di olahraga layar.

Sarmila mengaku, meski menjadi bagian dari cabor layar, pendidikan tetap diutamakan. "Saya mau kuliah, mau raih cita-cita menjadi TNI Angkatan Laut. Tapi tetap tidak akan meninggalkan layar," tutupnya. (bersambung/udi)



BACA JUGA

Senin, 17 Januari 2022 19:46

Jangan Sampai Salah Sasaran

TANJUNG REDEB – Sebanyak 109 paket peningkatan jalan lingkungan di…

Senin, 17 Januari 2022 19:45

Soroti Tiga Hal

TANJUNG REDEB – Kunjungan dua hari Ketua Dewan Perwakilan Daerah…

Minggu, 16 Januari 2022 19:48

Mengenal Budaya Berau

SAMBALIUNG – Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti kembali…

Minggu, 16 Januari 2022 19:44

Jalan Sempit, Petugas Kewalahan

TANJUNG REDEB – Musibah kebakaran kembali terjadi di Bumi Batiwakkal-…

Sabtu, 15 Januari 2022 20:26

Muncul Klaster Baru di Berau, Sarankan Isolasi Sepuluh Hari

TANJUNG REDEB – Munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 turut disoroti…

Jumat, 14 Januari 2022 20:28

Optimalkan Pembangunan di Kampung

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya melaksanakan pembangunan berkelanjutan. Salah…

Jumat, 14 Januari 2022 20:27

Alokasi Dana Desa di Berau Turun Rp 34 Miliar, Jangan Dipolitisasi

TANJUNG REDEB –Alokasi Dana Desa (ADD) untuk Kabupaten Berau di…

Jumat, 14 Januari 2022 20:25

Awas Gelombang Ketiga di Berau, 10 Pasien Terkonfirmasi Covid-19

TANJUNG REDEB – Tiga pekan tanpa kasus Covid-19 di Kabupaten…

Kamis, 13 Januari 2022 20:07

IPB Sebut Capai Target, HSLL Tetap Setor

DIREKTUR Utama PT Indo Pusaka Berau (IPB), Najamuddin menampik perusahaan…

Kamis, 13 Januari 2022 20:04

Tiga Perusda di Berau Gagal Capai Target Dividen

TANJUNG REDEB – Memiliki perusahaan daerah (Perusda) dan saham di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers