MANAGED BY:
MINGGU
14 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 10 November 2021 16:16
Tak Menyerah walau Perahu Sempat Terbalik

Atlet-Atlet Berau Peraih Medali di PON XX Papua (3)

DEBUTAN DI PON: Sarmila menunjukkan medali emas yang diperolehnya di PON XX Papua.

Sempat diragukan karena insiden perahu terbalik. Sarmila justru membuktikan dirinya mampu mempersembahkan medali emas untuk kontingen Kaltim di PON XX Papua, beberapa waktu lalu.

 

SUMARNI, Tanjung Redeb

 

Sarmila menjadi satu dari sekian atlet Berau yang tampil apik di ajang PON XX Papua. Sarmila berhasil mempersembahkan medali pertamanya di Class Optimist Putri.

Meski di Papua merupakan PON debutannya, Sarmila rupanya memiliki pengalaman yang tak akan terlupakan. Sekaligus menjadi pengalaman yang berkesan saat ambil bagian di ajang tersebut. 

Bagaimana tidak, saat menjalani race, Sarmila mengalami insiden. Perahunya terbalik. Sehingga membuat para pelatih dan rekan-rekannya ragu bahwa dirinya mampu menyumbangkan medali untuk Kaltim.

Namun Sarmila tak menyerah. Dia berusaha untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia bisa mendahului lawan-lawannya, hingga akhirnya finis pertama.

Tak mudah sebenarnya bagi Sarmila bisa memenangkan perlombaan saat itu. Karena dari terbaliknya perahu, membuat poinnya dengan lawannya terlampau jauh. Tetapi, pada race hari kedua, kesalahan yang dilakukan mampu diperbaikinya. Hingga pada hari berikutnya, posisi Sarmila terus membaik, bahkan konsisten berada di posisi pertama. 

"Jadi poin saya dengan lawan jauh, tapi hari kedua sudah perbaiki dan bisa naik ke peringkat satu. Kemudian hari ketiga bagus lagi dan tetap peringkat satu," ujar perempuan berhijab ini.

Beban sebenarnya bagi Sarmila adalah, tidak ingin membuat kecewa orang-orang yang selama ini mendukungnya. Untungnya, beban tersebut mampu dijadikannya sebagai motivasi untuk tampil maksimal di race selanjutnya.

"Motivasi itu yang membuat saya percaya diri. Karena tidak ingin mengecewakan orang-orang, ibu manajer, Pak Teddy, orangtua, dan teman-teman," ucap perempuan kelahiran 2006 itu.

Tantangan lainnya, seperti yang disampaikan rekan-rekannya. Bahwa embusan angin di Papua sangat berbeda dibandingkan angin di tempat pemusatan latihan yang berada di perairan Tanjung Batu. Sehingga memaksa dirinya untuk berusaha keras bisa mengatasi angin kencang di Pantai Hamadi Jayapura, Papua. "Perbedaan kondisi di Papua dan di sini (Tanjung Batu), dari angin dan gelombang. Anginnya kencang, gelombang juga kencang," terangnya.

Selain itu, masalah yang juga membuatnya harus berjuang keras adalah berat badannya yang tidak mampu mengimbangi kondisi perahunya. Sehingga cara terbaik untuk mengatasinya dengan memiliki teknik dan memilih strategi yang pas. “Karena atlet-atlet daerah lain memiliki porsi badan yang kecil, jadi perahu mereka bisa lebih laju. Berat badan saya dari 58 Kg hanya bisa turun jadi 52 Kg saja. Idealnya, berat badan kita harus 45 Kg. Jadi berat badan itu yang menjadi kendala juga sebenarnya," bebernya.

Anak dari pasangan Hj Jamilah dan Sudirman ini, sudah aktif sebagai atlet layar sejak 2013 lalu. Kejuaraan pertama yang diikutinya adalah Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi  (Porprov) 2017. Dalam debut tersebut, Sarmila langsung sukses menyumbang emas untuk Bumi Batiwakkal di class optimist putri. "Target ke depan ikut PON 2024 dan dapat medali emas lagi," harapnya.

Diakui Sarmila, sebelum berangkat ke Papua, dia dan rekannya memang diberi porsi latihan ekstra, lima kali dalam seminggu.

"Ini PON pertama saya. Alhamdulillah dari latihan yang dilakukan, akhirnya tercapai medali emas," ucapnya.

Menurut Sarmila, selain harus menguasai teknik dan memahami strategi yang diarahkan pelatih, atlet layar juga harus menjaga kebugaran fisiknya. Karena kekuatan fisik juga sangat menentukan di olahraga layar.

Sarmila mengaku, meski menjadi bagian dari cabor layar, pendidikan tetap diutamakan. "Saya mau kuliah, mau raih cita-cita menjadi TNI Angkatan Laut. Tapi tetap tidak akan meninggalkan layar," tutupnya. (bersambung/udi)


BACA JUGA

Jumat, 12 Agustus 2022 20:06

554 WBP Diajukan Dapat Remisi

TANJUNG REDEB – Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Republik…

Jumat, 12 Agustus 2022 20:04

Tak Ada Bahas soal Anggaran

TANJUNG REDEB – Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau Iswahyudi,…

Kamis, 11 Agustus 2022 20:19

Dua Muncikari Jual Anak di Bawah Umur

TANJUNG REDEB – Mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan…

Selasa, 09 Agustus 2022 21:29

Dukung Pemenuhan Fasilitas Inklusi di SD 001

Keluhan mengenai minimnya fasilitas pendukung di SD 001 Gunung Tabur,…

Selasa, 09 Agustus 2022 21:26

Segera Layangkan Surat ke Kemenhub

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Gamalis, mengajak Wakil Ketua…

Sabtu, 06 Agustus 2022 20:52

Berlabel Inklusi, tapi ‘Belum’ Inklusi

TANJUNG REDEB – Menerima keluhan dari salah satu orangtua murid,…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:31

Bisa Rp 300 Juta Per Tahun

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau Gamalis, meminta masyarakat terus…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:28

DPUPR Sediakan Desain Purwarupa

TANJUNG REDEB - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:24

Maksimalkan Bangunan Sejarah

Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau – memiliki banyak tempat…

Kamis, 04 Agustus 2022 20:28

Komplotan Pencuri asal Balikpapan Bobol 8 Minimarket

TANJUNG REDEB – Aparat Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers