MANAGED BY:
MINGGU
02 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 17 November 2021 18:22
Bukan Waktunya Sekadar Jadi Penonton
BERIKAN KEUNTUNGAN: Dengan aktifnya Perusda Bhakti Raja, diharapkan bisa memberi keuntungan finansial bagi daerah, sekaligus menjadi kontrol dalam pemanfaatan SDA.

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau seriusi pengaktifan kembali Perusahaan Daerah (Perusda) Bhakti Praja. Hal itu diutarakan Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau, Kamaruddin, belum lama ini.

Perusda yang ditutup di masa kepemimpinan Makmur HAPK sebagai bupati Berau itu jelasnya dibekukan lantaran pengelolaan yang kurang baik.

“Sebelumnya sudah pernah beroperasi, tapi dibekukan. Ada internal yang salah pengelolaan, jadi keputusan pemerintahan pak Makmur dulu seperti itu,” bebernya beberapa waktu lalu.

Berangkat dari pengalaman itu, pihaknya saat ini cukup optimistis perusda bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Sebenarnya sebut Kamaruddin, rencana pengaktifan kembali perusda bukan hal yang baru, hal ini sudah sempat diperbincangkan di masa kepemimpinan almarhum Muharram bersama Agus Tantomo.

Karena itu, saat ini pihaknya tengah mengebut penyusunan direksi yang pemilihannya juga akan dilakukan secara terbuka untuk para akademisi, bagian pemerintahan, ataupun profesi lainnya.

Dengan adanya perusda di tengah  diharapkan benar-benar menjadi momentum untuk kebangkitan ekonomi Berau.

Adapun sektor yang akan diharap nanti di antaranya sumber daya ataupun potensi Kabupaten Berau seperti bidang pertanian, perikanan, perkebunan, hingga pertambangan. Masing-masing memiliki sub kontrolnya tersendiri. “Rencananya penanaman modal senilai Rp 1 miliar. Tapi itu belum pasti,” imbuhnya.

Saat ini Pemkab Berau tidak seharusnya menjadi penonton saja dan melihat sumber daya dapat tereksploitasi dengan bebas. Setidaknya harus ada pemasukan ke Pemkab Berau, melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun dana deviden.

“Ada harapan besar agar perusda ini bisa mengambil keuntungan, agar tidak sembarangan sumber daya dimanfaatkan. Harus ada anggaran yang masuk ke daerah, dan saling menguntungkan,” ungkapnya. (aky/sam)


BACA JUGA

Rabu, 14 September 2022 14:33

Harga TBS Naik Rp 200

TANJUNG REDEB – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit…

Senin, 12 September 2022 02:58

Kelangkaan BBM Paling Berpengaruh

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag)…

Sabtu, 03 September 2022 14:14

Dorong ASN Jadi SDM Unggul

MARNI/BP TANJUNG REDEB - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)…

Jumat, 02 September 2022 13:02

Dorong Budidaya Ikan Tawar dan Laut

TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Berau mendorong masyarakat untuk melakukan…

Rabu, 24 Agustus 2022 14:25

Pedagang di Area Bandara Kesulitan

TELUK BAYUR  - Bandara Kalimarau Berau saat ini hanya melayani…

Selasa, 09 Agustus 2022 21:35

Pertanian Juga Sektor yang Menjanjikan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau masih terus berupaya untuk…

Sabtu, 23 Juli 2022 20:39

Sejumlah Subsidi Pupuk Dihapus, Harga Komoditas Pertanian Diprediksi Akan Melonjak

TANJUNG REDEB – Dari lima pupuk yang mendapatkan subsidi dari…

Sabtu, 23 Juli 2022 20:33

Harga Cabai ‘Masih’ Pedas

TANJUNG REDEB – Hingga kini satu per satu harga kebutuhan…

Rabu, 20 Juli 2022 20:35

Harga TBS Belum Ada Perbaikan

TANJUNG REDEB – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit…

Sabtu, 16 Juli 2022 20:29

Proyek UMKM Center Dimulai

TANJUNG REDEB – Bantu sejahterakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers