MANAGED BY:
SABTU
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 17 November 2021 18:22
Bukan Waktunya Sekadar Jadi Penonton
BERIKAN KEUNTUNGAN: Dengan aktifnya Perusda Bhakti Raja, diharapkan bisa memberi keuntungan finansial bagi daerah, sekaligus menjadi kontrol dalam pemanfaatan SDA.

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau seriusi pengaktifan kembali Perusahaan Daerah (Perusda) Bhakti Praja. Hal itu diutarakan Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau, Kamaruddin, belum lama ini.

Perusda yang ditutup di masa kepemimpinan Makmur HAPK sebagai bupati Berau itu jelasnya dibekukan lantaran pengelolaan yang kurang baik.

“Sebelumnya sudah pernah beroperasi, tapi dibekukan. Ada internal yang salah pengelolaan, jadi keputusan pemerintahan pak Makmur dulu seperti itu,” bebernya beberapa waktu lalu.

Berangkat dari pengalaman itu, pihaknya saat ini cukup optimistis perusda bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Sebenarnya sebut Kamaruddin, rencana pengaktifan kembali perusda bukan hal yang baru, hal ini sudah sempat diperbincangkan di masa kepemimpinan almarhum Muharram bersama Agus Tantomo.

Karena itu, saat ini pihaknya tengah mengebut penyusunan direksi yang pemilihannya juga akan dilakukan secara terbuka untuk para akademisi, bagian pemerintahan, ataupun profesi lainnya.

Dengan adanya perusda di tengah  diharapkan benar-benar menjadi momentum untuk kebangkitan ekonomi Berau.

Adapun sektor yang akan diharap nanti di antaranya sumber daya ataupun potensi Kabupaten Berau seperti bidang pertanian, perikanan, perkebunan, hingga pertambangan. Masing-masing memiliki sub kontrolnya tersendiri. “Rencananya penanaman modal senilai Rp 1 miliar. Tapi itu belum pasti,” imbuhnya.

Saat ini Pemkab Berau tidak seharusnya menjadi penonton saja dan melihat sumber daya dapat tereksploitasi dengan bebas. Setidaknya harus ada pemasukan ke Pemkab Berau, melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun dana deviden.

“Ada harapan besar agar perusda ini bisa mengambil keuntungan, agar tidak sembarangan sumber daya dimanfaatkan. Harus ada anggaran yang masuk ke daerah, dan saling menguntungkan,” ungkapnya. (aky/sam)


BACA JUGA

Rabu, 12 Januari 2022 17:04

1.000 UMKM Tak Cairkan BPUM

TANJUNG REDEB - Sejak 31 Desember 2021 lalu, Bantuan Produktif…

Rabu, 12 Januari 2022 16:58

Optimalkan Pajak Daerah

TANJUNG REDEB – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau kembali berkomitmen…

Jumat, 07 Januari 2022 20:28

Harga Minyak Goreng di Kabupaten Ini Masih Meroket

TANJUNG REDEB – Kenaikan harga minyak goreng menjadi Rp 22…

Rabu, 29 Desember 2021 20:10

Akhir Tahun, Pedagang Jangan Aji Mumpung

TANJUNG REDEB – Menjelang pergantian tahun, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi…

Rabu, 22 Desember 2021 19:50

MANTAP..!! Berau Tak Bergantung Beras Luar lagi

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau,…

Rabu, 08 Desember 2021 22:00

Pedagang di Lokasi Wisata Diingatkan, Jangan Ada ‘Kalkulator Rusak’

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau…

Jumat, 26 November 2021 19:52

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Natal

TANJUNG REDEB - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau,…

Senin, 22 November 2021 19:31

Budidaya Ikan Belum Bisa Bangkit

TANJUNG REDEB – Meskipun kasus Covid-19 mulai melandai di Bumi…

Rabu, 17 November 2021 18:22

Bukan Waktunya Sekadar Jadi Penonton

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau seriusi pengaktifan kembali Perusahaan…

Minggu, 14 November 2021 19:44

Pemkab Berburu Investor

TANJUNG REDEB - Dinas Perkebunan Berau mewacanakan untuk mendorong adanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers