MANAGED BY:
MINGGU
22 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 21 November 2021 19:54
Hasil Autopsi Mayat di Padat Karya, Bukan karena Penganiayaan
AKP Ferry Putra Samodra

TANJUNG REDEB – Hasil autopsi mayat yang ditemukan di Gang Sari Padat Karya, Kelurahan Gunung Panjang tak ditemukan tanda-tanda kriminalitas. Hal itu disampaikan Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Berau, AKP Ferry Putra Samodra.

Dijelaskannya, dari hasil autopsi tidak ada tanda kekerasan pada tubuh mayat yang diketahui berinisial MFP tersebut. “Sejauh ini tidak ada tanda akan kekerasan, seperti benda tajam dan tumpul,” ujarnya kepada Berau Post, Sabtu (20/11).

Ia menerangkan, penyebab kematian MFP murni karena penyakit yang dideritanya dan bukan disebabkan penganiayaan. “Tidak ada hal-hal aneh yang terlihat, tapi masih tetap kami tindaklanjuti,” tuturnya.

Diwartakan sebelumnya, masyarakat sekitar Gang Sari Padat Karya, Gunung Panjang sempat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di sebuah parit. Mayat dengan identitas diduga laki-laki tersebut ditemukan tak bernyawa dengan keadaan mengambang, pada Sabtu (13/11) lalu.

Seorang warga sekitar menuturkan, korban biasa beraktifitas berjalan dari ujung gang menuju ujung gang satunya. Edi, salah satu pekerja bangunan di lokasi terdekat dengan penemuan mayat menuturkan bahwa terakhir melihat korban, pada Kamis (11/11) lalu. “Terakhir lihat sekitar 2 hari lalu, waktu saya mau pulang kerja,” jelas Edi.

Dirinya menjelaskan, pada hari terakhir dirinya melihat korban,  dirinya berusaha menawarkan tumpangan untuk mengantar korban kerumahnya. Sayang, korban tak mampu menjelaskan dengan jelas dimana ia tinggal.

“Kan saya mau pulang kerja, saya tanya dimana rumahnya? Dia hanya menunjuk saja tanpa menjelaskan,” tambahnya.

Edi juga menunjukan, beberapa pakaian korban yang ditinggalkan di depan Bedeng (rumah sementara pekerja). “Itu juga bajunya yang ditinggalkan,” tandasnya.

Terpisah, seorang pengusaha bengkel yang berada lebih dekat dengan lokasi penemuan menuturkan, terakhir kali melihat korban pada Jumat (12/11) siang. Meski tak dapat menjelaskan secara rinci waktunya, Dwi mengaku siang itu kali terakhir melihat korban.

“Siang kemarin (Jumat(12/1), red). Jam pasti nya tidak tahu, soalnya saya lagi kerjakan motor juga,” pungkas Dwi, pemilik Bengkel. (aky/arp)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Mei 2022 19:11

Sudah ‘Jualan’ sejak Desember 2020

TANJUNG REDEB – Pendalaman kasus eksploitasi anak di bawah umur…

Sabtu, 21 Mei 2022 19:08

Belum Ada Payung Hukum

TANJUNG REDEB – Sampai saat ini, masih sering ditemui pemilik…

Sabtu, 21 Mei 2022 19:02

Jasa Konsultan Jangan Bebani Masyarakat

Ketua Komisi II DPRD Berau Atilagarnadi, berharap Pemkab Berau menyikapi…

Jumat, 20 Mei 2022 20:36

Malam Curhat, Pagi Ditemukan Gantung Diri

SEGAH – Kamis (19/5) pagi pukul 07.30 Wita, karyawan di…

Jumat, 20 Mei 2022 20:12

Pemkab Intens Lakukan Koordinasi

TANJUNG REDEB – Kerusakan jalan poros menuju pesisir sampai saat…

Jumat, 20 Mei 2022 20:08

Diskoprindag Awasi Harga Kebutuhan di Pesisir

TANJUNG REDEB – Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga sembako saat…

Kamis, 19 Mei 2022 20:26

Dilarang dan Ditertibkan Melulu, Soal Ini Pemerintah Diminta Beri Solusi

TANJUNG REDEB – Sejak ditertibkan personel Satuan Polisi Pamong Praja…

Kamis, 19 Mei 2022 20:24

Di Sini Selalu Banjir dan Karhutla, Petani Terus Merugi

TELUK BAYUR – Termasuk wilayah rawan banjir dan longsor, Camat…

Kamis, 19 Mei 2022 20:22

Kodim 0902/BRU Salurkan BLT Migor

TANJUNG REDEB - Sebagaimana instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo,…

Kamis, 19 Mei 2022 20:21

Rumah Restorative Justice Diresmikan

TANJUNG REDEB - Sembilan Kejaksaan Negeri kabupaten/kota di Kalimantan Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers