MANAGED BY:
SABTU
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 22 November 2021 19:31
Budidaya Ikan Belum Bisa Bangkit

Permintaan Pasar Masih Minim

BUDIDAYA: Dinas Perikanan telah menjalankan program stimulan bagi budidaya ikan lokal di Berau, supaya bisa bangkit di tengah pandemi.

TANJUNG REDEB – Meskipun kasus Covid-19 mulai melandai di Bumi Batiwakkal –sebutan Berau-. Namun, pasar budidaya ikan lokal masih belum bisa bangkit. Berbeda dengan ikan ekspor yang pergerakannya masih fluktuatif.

Kepala Seksi Pengawasan Budidaya Ikan, Dinas Perikanan Berau, Budiono menjelaskan, budidaya ikan di masa pandemi Covid-19 saat ini, dibagi menjadi 2. Yaitu budidaya ikan secara lokal dan ekspor.

“Budidaya ikan ekspor ini fluktuatif. Kadang naik kadang turun, tergantung dengan negara tujuan ekspor,” katanya.

Lanjutnya, apabila negara tujuan menerapkan lockdown, maka akan berdampak pada ekspor ikan di Berau. Namun, jika sebaliknya, maka permintaan ikan dari pangsa luar negeri bakal normal.

Ia menyebutkan, salah satu ikan yang diekspor adalah ikan kerapu. Di mana ikan ini banyak peminatnya di luar negeri.

“Nah kalau untuk ikan lokal, otomatis mengalami penurunan saat ini. Karena kan sekarang banyak di rumah, pendapatan jadi terbatas. Jadi otomatis produksi kita atau permintaan di pasar kurang,” ujarnya.

Meski begitu, Budiono menyebut, pihaknya sudah menyiapkan paket bantuan terhadap ikan lokal. Salah satunya ikan hias. Di mana bantuan yang diberikan memberikan peluang usaha atau ekonomi bagi pelaku usahanya.

“Kami telah memberikan paket stimulan untuk budidaya ikan cupang. Kenapa ikan cupang dipilih? Karena pertama secara budidaya dia tidak ribet, tidak memerlukan oksigen bagus, di bawah 2 PPM (part per million) pun ikan cupang ini masih bisa hidup,” jelasnya.

“Kemudian secara produktifitas juga tinggi. Ketiga, harganya juga bagus. Dari harga 5 ribu rupiah sampai harga 250 ribu rupiah, artinya segmentasi permintaan pasarnya tersedia. Salah satu untuk memulihkan ekonomi masyakarakat,” pungkasnya. (aky/arp)


BACA JUGA

Rabu, 12 Januari 2022 17:04

1.000 UMKM Tak Cairkan BPUM

TANJUNG REDEB - Sejak 31 Desember 2021 lalu, Bantuan Produktif…

Rabu, 12 Januari 2022 16:58

Optimalkan Pajak Daerah

TANJUNG REDEB – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau kembali berkomitmen…

Jumat, 07 Januari 2022 20:28

Harga Minyak Goreng di Kabupaten Ini Masih Meroket

TANJUNG REDEB – Kenaikan harga minyak goreng menjadi Rp 22…

Rabu, 29 Desember 2021 20:10

Akhir Tahun, Pedagang Jangan Aji Mumpung

TANJUNG REDEB – Menjelang pergantian tahun, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi…

Rabu, 22 Desember 2021 19:50

MANTAP..!! Berau Tak Bergantung Beras Luar lagi

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau,…

Rabu, 08 Desember 2021 22:00

Pedagang di Lokasi Wisata Diingatkan, Jangan Ada ‘Kalkulator Rusak’

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau…

Jumat, 26 November 2021 19:52

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Natal

TANJUNG REDEB - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau,…

Senin, 22 November 2021 19:31

Budidaya Ikan Belum Bisa Bangkit

TANJUNG REDEB – Meskipun kasus Covid-19 mulai melandai di Bumi…

Rabu, 17 November 2021 18:22

Bukan Waktunya Sekadar Jadi Penonton

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau seriusi pengaktifan kembali Perusahaan…

Minggu, 14 November 2021 19:44

Pemkab Berburu Investor

TANJUNG REDEB - Dinas Perkebunan Berau mewacanakan untuk mendorong adanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers