MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 23 November 2021 19:45
KUA-PPAS 2022 Rp 2 Triliun

Bupati: Kemungkinan Akan Ada Peningkatan

SEPAKAT: Bupati Sri Juniarsih bersama Ketua DPRD Berau melakukan penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS 2022, kemarin (22/11).

TANJUNG REDEB – Setelah sempat molor, akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) lakukan penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2022, Senin (22/11).

Kesepakatan KUA-PPAS 2022 senilai Rp 2.050.800.000.000, menjadi dasar bagi eksekutif dan legislatif untuk melanjutkan tahapan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022.

Ketua DPRD Berau Madri Pani mengakui kalau pembahasan ini cukup molor, namun disebutnya hal itu bukan dilakukan dengan sengaja, namun karena kesibukan seorang bupati yang melakukan perjalanan dinas keluar daerah untuk berbagai kegiatan, sementara dalam hal ini bupati tidak dapat diwakilkan.

“Ya kita pahami kegiatan beliau (Bupati, red), tapi ini berbicara mengenai uang rakyat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Madri mengingatkan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) benar-benar memilih program unggulan dan langsung menyentuh yarakat.

Sementara, Bupati Berau Sri Juniarsih  meminta maaf atas keterlambatan penandatangan ini. Namun katanya, selama tidak lewat deadline yang ditentukan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yakni pada 30 November, hal ini bukanlah suatu alah. “Alhamdulillah sekarang sudah disahkan,” katanya.

Disampaikannya, KUA PPAS 2022 mengalami penambahan sebesar Rp 466.407.000.007 ,dari yang sebelumnya disampaikan senilai Rp 1.584.393.000.000

Kenaikan ini sesuai dengan info resmi dari Kementerian Keuangan tentang Rancangan Undang-Undang APBN tahun 2022 yang telah diparipurnakan menjadi Undang-Undang APBN oleh DPR RI pada 30 September 2021 lalu, dan di publikasikan melalui portal Kementerian Keuangan dan Surat Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan tanggal 1 Oktober 2021, perihal penyampaian Rincian Alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa tahun anggaran 2022.

Penyampaian ini terdiri dari dana yang bersifat spesifik grand seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) baik fisik maupun non fisik, dana desa, dana bagi hasil pajak, dan bagi hasil SDA yang bersifat blok grand.

“Ini baru sementara ya. Kemungkinan hingga akhir tahun nanti akan ada peningkatan nilainya,” paparnya.

Bupati juga menjelaskan, arah kebijakan pembangunan yang menjadi prioritas Kabupaten Berau tahun Anggaran 2022 terdiri dari peningkatan kualitas dan aksesibilitas pelayanan kesehatan secara merata.

Dalam hal ini, pemerintah akan memulai pembangunan rumah sakit tipe B yang dianggarkan sistem tahun jamak selama tiga tahun senilai Rp 300 miliar, di mana setiap tahunnya terdiri dari Rp 100 miliar.

Semoga dengan terbangunnya rumah sakit itu, pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau akan semakin meningkat dan yarakat semakin Sehat.

“Tentunya pembangunan ini ih belum semuanya rampung dan kedepan akan dilanjutkan kembali dengan melihat komposisi kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.

Selain itu, prioritas lainnya juga dilakukan pada peningkatan kualitas dan aksesibilitas pelayanan pendidikan seluruh lapisan yarakat, mengelola krisis dan mitigasi dampak pandemi Covuid-19 di sektor ekonomi kreatif dengan mengutamakan keselamatan pelaku usaha, pekerja, dan yarakat yang terkait pengembangan ekonomi kreatif, pemberian bantuan likuiditas bagi pelaku usaha ekonomi kreatif, pemberian insentif kepada pelaku usaha dan pekerja ekonomi kreatif, dan percepatan pemulihan lingkungan ekonomi kreatif.

Selain itu, juga akan dilakukan pemberdayaan, peningkatan, dan produktivitas dan nilai tambah industri kerakyatan dan usaha kecil menengah, pengembangan infrastruktur penunjang pariwisata daerah dan potensi daerah lainnya, peningkatan sarana prasarana utilitas daerah, hingga mendorong dan mempercepat belanja padat karya untuk kegiatan produktif yang menyerap banyak tenaga kerja, seperti belanja infrastruktur. “Itu yang menjadi prioritas kita,” ujarnya. (hmd)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Desember 2021 20:27

Berkah Petani, Harga Sawit Bulan Ini Diprediksi Naik Lagi

TANJUNG REDEB – Akhir tahun ini petani sawit di Berau…

Sabtu, 04 Desember 2021 20:25

Pemkab Harus Gerak Cepat

TANJUNG REDEB – Setelah varian delta sempat membuat Berau ‘babak…

Sabtu, 04 Desember 2021 20:24

Dinkes Ogah Ikut Campur

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kesehatan Berau Iswahyudi, mengaku pihaknya…

Jumat, 03 Desember 2021 20:42

Aktif dalam Kegiatan Kemanusiaan, Penanggulangan Bencana, dan Covid-19

SELAIN rutin melakukan donor darah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten…

Jumat, 03 Desember 2021 20:40

Kepentingan Masyarakat Jangan Dipolitisasi

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau Madri Pani, menyayangkan Pemkab…

Kamis, 02 Desember 2021 19:43

Perjuangkan Lagi SMK Pariwisata

TANJUNG TEDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau Syarifatul Syadiah,…

Kamis, 02 Desember 2021 19:41

Ancaman bagi Pelayanan Kemanusiaan

TANJUNG REDEB – Pelayanan kemanusiaan terancam tak maksimal. Khususnya pada…

Kamis, 02 Desember 2021 19:39

Tarif Peti Kemas di Berau Naik, Maksimal Hanya Rp 18 Juta

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Rabu, 01 Desember 2021 20:08

Optimistis Berau PPKM Level 1

TANJUNG REDEB – Capaian vaksinasi di Bumi Batiwakkal, saat ini…

Rabu, 01 Desember 2021 20:05

Perencanaan Pembangunan Masih Lemah

TANJUNG REDEB –  Ketua Komisi III DPRD Berau, Saga, minta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers