MANAGED BY:
MINGGU
22 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Selasa, 23 November 2021 19:52
Semua Bisa Disusupi, Termasuk MUI
Zainal Hakim, S.Th.I

DENSUS 88 menangkap Ahmad Zain An-Najah salah satu anggota Komisi Fatwa MUI Pusat. Kemudian ramai tagar bubarkan MUI. Ops... Jangan main bubarin aja, semua organisasi bisa disusupi oleh pihak-pihak ekstrim, oleh karena itu jangan sampai membuat penilaian dengan standar “satu titik nila rusak susu sebelanga”. Korban dari standar ini sudah ada. Misalnya FPI, dibubarkan karena terindikasi salah satu petingginya terafiliasi dengan kelompok ekstrim.

Jika standar ini yang diterapkan tidak menutup kemungkinan PBNU, Muhammadiyah, PERSIS dan lain-lain akan menyusul mau dibubarkan. Ini kan urusan simpel kalau mau menilai dengan objektif, bahwa setiap organisasi dimungkinkan disusupi oleh orang-orang pembawa faham Ekstrim.

Penulis mencium bahwa MUI mungkin sudah disusupi orang-orang ekstrim, saat membaca buku panduan Majelis Ulama Indonesia “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi’ah" dari mananya? Dari beberapa nama yang muncul dibuku itu dan gaya ruduud (penolakan) yang ala-ala ke wahabian.

ets... Penulis ngomong seperti ini jangan disangka Penulis Syi’ah. Apakah Wahabi atau Salafi identik dengan faham ekstrim dan terorisme ?, menurut Penulis pribadi “iya,” jangan baper ya, ini opini pribadi Penulis saja.

Untuk yang semangat sekali mau membubarkan MUI, masa anda sibuk mau membubarkan satu organisasi yang adanya seperti tidak ada (Wujuduhu ka ‘Adamihi). Kenapa Penulis ngomong begitu? MUI itukan tugas utamanya mengeluarkan fatwa, boleh atau tidak boleh. Halam haram dan sejenisnya, dan Fatwa MUI itu sifatnya pilihan hingga hari ini. Mau ikut silakan, mau abstain juga enggak apa-apa. Karena memang karakteristik Fatwa itu tidak mengikat. Apalagi di Indonesia MUI itu tidak mendapatkan legetimasi hukum negara, buktinya tidak adakan orang yang dipenjara karena tidak ikut Fatwa MUI.

Nah yang kepo mau bubarin MUI itu menurut Penulis keterbelakangan pemikiran, kenapa? Buat apa anda mau mencabut gigi "macan yang sudah ompong". (*/arp)


BACA JUGA

Senin, 14 Maret 2022 20:02

IKN, Mau Jadi Kota Apa?

IKN sudah masuk tahap baru. Tahap pembangunan. Setelah sebelumnya melewati…

Minggu, 16 Januari 2022 19:51

Pelayanan Publik saat Pandemi

PANDEMI Covid-19 di Indonesia ditetapkan sebagai bencana nasional yang disampaikan…

Sabtu, 15 Januari 2022 20:37

Dramaturugi Menurunkan Kepercayaan

BEBERAPA waktu lalu, untuk pertama kalinya saya mendengar istilah dramaturgi,…

Sabtu, 15 Januari 2022 20:33

Baik Atau Buruknya Gadget

SEPERTI yang kita ketahui, dunia modern manusia tidak luput dari…

Rabu, 29 Desember 2021 20:13

Penjaminan Bank Garansi untuk Pelaksanaan Anggaran Akhir Tahun

PELAKSANAAN Anggaran akhir tahun tentu sangat berbeda dengan bulan sebelumnya.…

Jumat, 24 Desember 2021 09:20

Penyampaian LPJ Bendahara Harus Tepat Waktu

SUATU siklus anggaran (budget cycle) dimulai sejak Penyusunan Anggaran, Pelaksanaan…

Kamis, 23 Desember 2021 19:51

Penyampaian LPJ Bendahara Harus Tepat Waktu

SUATU siklus anggaran (budget cycle) dimulai sejak Penyusunan Anggaran, Pelaksanaan…

Selasa, 30 November 2021 19:42

Jalani Hidup dengan Mindfulness

DALAM menjalani kehidupan, banyak sekali kegiatan yang mengharuskan seseorang bisa…

Kamis, 25 November 2021 19:41

PENDIDIKAN ISLAM DALAM KELUARGA

PENDIDIKAN adalah usaha sadar untuk mengembangkan akhlak, keterampilan, dan pengetahuan…

Selasa, 23 November 2021 19:52

Semua Bisa Disusupi, Termasuk MUI

DENSUS 88 menangkap Ahmad Zain An-Najah salah satu anggota Komisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers