MANAGED BY:
SABTU
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

KOMBIS

Senin, 29 November 2021 18:04
Pacu Penerimaan Devisa, Kemendag Dukung Ekspor Cangkan Sawit ke Jepang
BUAH KELAPA SAWIT: Pekerja menyusun tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di kawasan Candali Bogor, Jawa Barat. Cangkang sawit yang sebelumnya sebagai limbah, kini diolah dan bisa diekspor ke Jepang sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi pea i sawit. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

Jakarta, 29 November 2021 – Pemerintah terus mengembangkan produk dan komoditas berpotensi ekspor sebagai bagian dari upaya meningkatkan penerimaan devisa negara. Salah satu yang dilakukan adalah membuka pasar ekspor komoditas cangkang sawit ke Jepang. Di penghujung tahun 2021, Kementerian Perdagangan berhasil melakukan ekspor ke negara Matahari Terbit ini dengan nilai USD 12 juta.

“Untuk menjaga surplus neraca perdagangan, pemerintah terus berupaya mengembangkan produk dan komoditas berpotensi ekspor dengan permintaan dan nilai jual yang tinggi di pasar global. Salah satu komoditas tersebut adalah cangkang kelapa sawit,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi, di tempat terpisah.

Ekspor cangkang sawit ini merupakan hasil one-on-one business matching antara pelaku usaha cangkang sawit Indonesia dan pelaku usaha industri biomassa Jepang yang terlaksana di Pekanbaru, Riau pada Rabu–Kamis (24–25/11) lalu. Pertemuan bisnis difasilitasi Kementerian Perdagangan bersama Japan External Trade Organization (JETRO) Jakarta dan Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit (APCASI).


Jepang saat ini merupakan pasar terbesar bagi cangkang sawit dan diperkirakan akan terus menjadi pasar utama untuk komoditas tersebut. Hal ini disebabkan oleh kebijakan energi Jepang yang menetapkan 24 persen pemenuhan energi di Jepang pada 2030 harus berasal dari energi baru dan terbarukan (renewable energy).

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kemendag Marolop Nainggolan menyampaikan, Kemendag akan terus mendorong peningkatan ekspor cangkang sawit ke Jepang lewat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag bersama Japan External Trade Organization berupaya mempertahankan dan meningkatkan ekspor cangkang sawit ke Jepang. Salah satu bentuk kerja sama tersebut melalui kegiatan one-on-one business matching kali ini,” ungkap Marolop.

Marolop menambahkan, Kemendag mengundang para calon pembeli untuk meninjau langsung gudang dan pabrik pengolahan agar semakin yakin dengan kualitas cangkang sawit Indonesia.

“Selain melalui pertemuan bisnis, kami juga mengajak pelaku usaha Jepang untuk mengunjungi stockpile dan pabrik penghasil cangkang sawit di daerah Siak dan Dumai. Kami harap calon mitra bisnis dari Jepang meyakini besarnya potensi cangkang kelapa sawit Indonesia dan berminat untuk menjalin kerja sama bisnis jangka panjang dengan pelaku usaha lokal,” kata Marolop.

Business matching dengan pelaku usaha Jepang sebelumnya pada April 2021 yang lalu telah berhasil menelurkan pengiriman cangkang sawit oleh PT Internasional Green Energy sebanyak 10 ribu ton dan PT Prima Khatulistiwa Sinergi sebanyak 11 ribu ton pada awal November 2021 untuk memenuhi kontrak pengiriman per bulan secara kontinu ke pasar Jepang. Rencananya pada awal Desember 2021, akan dikirim cangkang sawit sebanyak 20 ribu ton oleh PT Jatim Propertindo untuk memenuhi kontrak yang serupa dengan perusahaan di Jepang.

Produksi cangkang sawit dunia sebagian besar berada di Indonesia. Ekspor produk cangkang sawit Indonesia pada Januari–September 2021 telah mencapai USD 286 juta, atau meningkat 27,01 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020. Negara tujuan ekspor utama produk cangkang sawit Indonesia adalah Jepang dengan pangsa sebesar 84,5 persen dari total ekspor cangkang sawit Indonesia, diikuti Thailand, Singapura, Korea Selatan, dan India. Pasokan cangkang sawit di Indonesia berasal dari Jambi, Riau, Sumatra Barat, Kalimatan Tengah, dan Sumatra Utara.

Kompetitor utama Indonesia untuk produk cangkang sawit adalah Malaysia dan Thailand. Namun demikian, eksportir cangkang sawit Indonesia menghadapi kompetisi yang relatif ketat dengan eksportir Malaysia. Harga cangkang sawit di Malaysia relatif lebih murah dan stabil, sedangkan harga di Indonesia fluktuatif dan cenderung naik akibat bea keluar dan pungutan ekspor, serta kurangnya infrastruktur pendukung.

Sekilas Perdagangan Indonesia–Jepang
Pada Januari–September 2021, total perdagangan nonmigas Indonesia dengan Jepang mencapai USD 22,53 miliar. Nilai ini meningkat 29,08 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai USD 17,46 miliar. Sementara itu, ekspor nonmigas Indonesia ke Jepang Januari–September 2021 mencapai USD 12,12 miliar dan impor Indonesia dari Jepang sebesar USD 10,41 miliar. Sehingga, Indonesia surplus terhadap Jepang sebesar USD 1,70 miliar.

Pada 2020, ekspor nonmigas Indonesia ke Jepang sebesar USD 12,88 miliar dan impor nonmigas Indonesia dari Jepang sebesar USD 10,62 miliar. Sehingga, Indonesia surplus terhadap Jepang sebesar USD 2,25 miliar. Komoditas ekspor utama Indonesia ke Jepang pada 2020 antara lain batu bara, skrap logam mulia, gas petroleum, nikel, dan kabel terinsulasi. Komoditas impor utama Indonesia ke Jepang pada 2020 antara lain aksesori kendaraan bermotor, baja lembaran dalam bentuk gulungan, turbin uap, dan kendaraan bermotor completely knocked down.


BACA JUGA

Sabtu, 22 Januari 2022 10:46

Kenalkan Kearifan Lokal, Mendag: Side Event G20 Dorong Ekonomi Daerah

Jakarta, 21 Januari 2022 – Memperkenalkan kearifan lokal sebagai nilai…

Kamis, 20 Januari 2022 20:14

Kaltim Sepatutnya Jangan Terlena

TANJUNG REDEB – Komoditas batu bara menjadi primadona sepanjang semester…

Kamis, 20 Januari 2022 13:50

Outlook Perdagangan 2022

Jakarta, 18 Januari 2022 – Pemerintah terus mendorong peningkatan ekspor…

Rabu, 19 Januari 2022 19:40

Sultan Gunung Tabur: Berau Coal Banyak Membantu

Museum Batiwakkal yang terletak di Kecamatan Gunung Tabur, masih menjadi…

Rabu, 19 Januari 2022 17:50

Redam Kenaikan Minyak Goreng, Pemerintah Terapkan Kebijakan Satu Harga

Jakarta, 18 Januari 2022 – Mengatasi gejolak harga minyak goreng…

Selasa, 18 Januari 2022 20:30

Bantu Dua Unit Rumah di KAT Petung

TANJUNG REDEB - PT Berau Coal kembali berkontribusi dalam memberikan…

Senin, 17 Januari 2022 19:44

Dardiansyah Nahkodai KBB-KT Berau

TANJUNG REDEB - Pengurus Daerah Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur…

Sabtu, 15 Januari 2022 20:25

Majukan Adat dan Budaya Kaltim

GUNUNG TABUR – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia,…

Selasa, 11 Januari 2022 20:08

Perumda Terima Panji Keberhasilan

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau meraih enam Panji Keberhasilan…

Selasa, 11 Januari 2022 20:07

PT NPN Salurkan Bantuan di Tiga Kampung

SEGAH - PT Natura Pasific Nusantara (NPN), menyalurkan bantuan sosial…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers