MANAGED BY:
SABTU
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 29 November 2021 19:44
Disnakertrans Pantau Pemberian THR
Ilustrasi

TANJUNG REDEB - Menjelang Hari Natal 2021, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau memantau pemberian Tunjangan Hari Raya (THR), khususnya perusahaan yang memiliki karyawan beragama Nasrani.

Kepala Seksi (Kasi) Pengupahan dan Jamsos Ketenagakerjaan Disnakertrans Berau, Andi Asmar mengatakan, tunjangan tersebut bersifat wajib berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi pekerja atau buruh.

“Semua tetap kami pantau. Karena pembayaran THR berlaku untuk semua karyawan tanpa melihat agama atau keyakinan,” ujarnya.

Pemberian THR ini, dijelaskannya dilaksanakan paling banyak pada Hari Raya Idulfitri dan hanya bisa dibayarkan satu kali. Disnakertrans disebutnya memberikan kebebasan pada perusahaan membayar THR menyesuaikan dengan hari raya masing-masing karyawannya.

“Itu sudah disepakati masing-masing perusahaan dengan karyawannya. Jika tidak dibayarkan pada saat Hari Raya Idulfitri bisa saat Natal,” ujarnya.

Tunjangan itu bersifat wajib. Pihaknya siap memberi sanksi tegas kepada perusahaan, apabila telat atau tidak memberi THR kepada karyawannya. Berdasarkan edaran, pihaknya diwajibkan membentuk posko pengaduan THR apabila ada keluhan dari karyawan perusahaan. “Tetap memperhatikan prosedur atau Prokes Covid-19,” ungkapnya.

Dengan dibukanya posko pengaduan, memudahkan masyarakat menyampaikan keluhan terkait persoalan tersebut. Harapannya, semua baik-baik saja dan tidak ada pengaduan. “Poskonya satu saja, ada di kantor Disnakertrans Berau,” bebernya.

Dia menambahkan, jika ada keterlambatan perusahaan dalam memberikan THR bukan karena unsur kesengajaan. Tetapi, lamanya proses menunggu pencairan uang di perbankan. Sebab, semua perusahaan biasanya memberikan THR dalam bentuk uang tunai. Sehingga, harus mengantre.

“Hitungannya, masa kerja dibagi 12 dikali besaran upah dalam sebulan. Artinya, jika karyawan telah bekerja selama 30 hari terus menerus sudah berhak mendapatkan THR. Tapi, secara proporsional jika di bawah 12 bulan,” tutupnya. (mar/arp)


BACA JUGA

Jumat, 21 Januari 2022 19:51

4 Hari Dicari, Jasad Karyawan Ditemukan di Perairan Maluang

TANJUNG REDEB - Setelah dilakukan pencarian semalam empat hari, jasad…

Jumat, 21 Januari 2022 19:50

Siapkan Pelatihan bagi Masyarakat

TANJUNG REDEB – Demi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),…

Jumat, 21 Januari 2022 19:49

Wagup Dorong Tingkatkan Vaksinasi

TANJUNG REDEB – Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, bersama Wakil…

Jumat, 21 Januari 2022 19:49

Klaster SMJ Terus Bertambah

TANJUNG REDEB – Klaster SMJ hingga kini berjumlah 17 orang.…

Kamis, 20 Januari 2022 20:28

Camat Akui Belum Sempurna

TANJUNG REDEB - Gedung Kecamatan Sambaliung yang dibangun dengan menelan…

Kamis, 20 Januari 2022 20:23

Masih Proses Penghitungan Jatah

TANJUNG REDEB – Untuk menekan kenaikkan harga minyak goreng pemerintah…

Kamis, 20 Januari 2022 20:18

Tunggu Rekomendasi Tim Ahli

TANJUNG REDEB — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Kamis, 20 Januari 2022 20:18

Wabup Instruksikan Kontrakor Tanggung Jawab

TANJUNG REDEB – Ambruknya pagar pembatas Stadion Olympic Mini di…

Rabu, 19 Januari 2022 20:04

Jangan Ada Lagi Pekerjaan Tak Sesuai

TANJUNG REDEB – Ketua Komisi III DPRD Berau Saga, turut…

Rabu, 19 Januari 2022 19:52

Tim Tunggu Jasad Mengapung

GUNUNG TABUR – Pencarian JN (21) yang terseret arus saat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers