MANAGED BY:
MINGGU
22 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

KOMBIS

Minggu, 12 Desember 2021 19:56
Terbitkan 2 Permedag Baru, Pemerintah Mudahkan Perizinan Ekspor Impor
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi

Jakarta, 12 Desember 2021 – Pemerintah menerbitkan dua Permedag terbaru guna memudahkan perizinan ekspor impor. Kedua aturan itu adalah  Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor dan Permendag Nomor 20 Tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor yang telah berlaku pada 15 November 2021. Kedua Permendag yang ditandatangani Mendag Muhammad Lutfi ini merupakan produk hukum turunan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

 

Dengan berlakunya kedua Permendag baru ini, maka semua peraturan dalam permendag terkait ekspor dan impor sebelumnya kini telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi. Namun, perizinan berusaha yang telah diterbitkan berdasarkan peraturan sebelumnya dinyatakan tetap berlaku sampai dengan masa berlakunya berakhir.  Selengkapnya mengenai ketentuan ini diatur dalam Pasal 49 dan Pasal 50 Permendag Nomor 19 Tahun 2021 untuk perizinan berusaha di bidang ekspor; dan Pasal 52, Pasal 53, dan Pasal 54 Permendag Nomor 20 Tahun 2021 untuk perizinan berusaha di bidang impor.

 

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Indrasari Wisnu Wardhana menyampaikan, salah satu

perubahan penting dalam pengaturan perizinan ekspor impor dengan berlakunya kedua Permendag

ini adalah implementasi Single Submission (SSm), yaitu pengajuan perizinan melalui Sistem Indonesia

National Single Window (INSW). Tujuannya, adanya data yang terintegrasi antar K/L dan menjadi

superset data untuk menghilangkan repetisi dan duplikasi.

 

Perizinan ekspor impor, lanjut Wisnu, kini semakin mudah dan cepat dengan integrasi sistem

INATRADE dengan sistem INSW. Pelaku usaha mengajukan permohonan melalui Sistem INSW, yang

merupakan hub untuk sistem pelayanan perizinan di seluruh K/L terkait. Sehingga pelaku usaha tidak

perlu lagi membuka portal K/L terkait untuk memenuhi persyaratan perizinan, khususnya di bidang

ekspor dan impor.

 

“Selain kecepatan dan kemudahan, perizinan berusaha ekspor impor yang diterbitkan dengan sistem

Single Submission (SSm) ini juga menggunakan tanda tangan elektronik (digital signature) dan barcode

untuk memberikan jaminan keaslian dan keamanan data dan informasi dalam dokumen perizinan

berusaha,” jelas Wisnu.

 

Menurut Wisnu, pada saat awal implementasi SSm perizinan, memang masih terdapat kendala dalam

integrasi sistem, yaitu beberapa elemen data yang dikirim melalui Sistem INSW belum sesuai dengan

elemen pada sistem INATRADE. Hal ini menyebabkan permohonan yang diajukan pelaku usaha tidak

terkirim ke sistem INATRADE dan tidak dapat diproses lebih lanjut. Namun Kemendag dan Lembaga

National Single Window (LNSW) terus melakukan koordinasi secara teknis, dan saat ini proses

perizinan sudah mulai berjalan normal.

 

Selain itu, ketika SSm perizinan diberlakukan, banyak pelaku usaha yang belum terbiasa menggunakan

sistem baru. Untuk mengatasi hal ini, baik LNSW maupun Kementerian Perdagangan melakukaan

sosialisasi, asistensi, dan konsultasi melalui aplikasi Zoom, serta panduan melalui video tutorial.

 

Sampai dengan 11 Desember 2021 Pukul 19.00 WIB, dari 4.548 permohonan yang masuk ke sistem

INSW, sebanyak 3.882 permohonan telah diterima oleh INATRADE. Dari jumlah permohonan yang

diterima INATRADE tersebut, sebanyak 2.032 permohonan dikembalikan (rollback) karena tidak

lengkap dan tidak sesuai dengan persyaratan, 1.608 permohonan telah diterbitkan, dan sisanya masih

dalam proses.

 

“Kendala perizinan yang dihadapi saat ini bukan disebabkan aturan, tetapi karena belum terbiasanya

pelaku usaha menggunakan sistem SSm perizinan,” tutup Wisnu.


BACA JUGA

Sabtu, 21 Mei 2022 18:15

Luncurkan Gernas BBI, Jokowi Minta Belanja Produk Lokal Diperbesar

Belitung, 20 Mei 2022 – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)…

Kamis, 19 Mei 2022 15:06

Berkonsep Bebas dan Informal, Mendag Lutfi Pimpin AEM Special Meeting 2022

Jimbaran, 18 Mei 2022 – Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi…

Rabu, 18 Mei 2022 23:34

Ikuti AEM Special Meeting, Mendag Suguhkan Kuliner Nusantara Untuk Menteri ASEAN

Jimbaran, 18 Mei 2022 – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi…

Selasa, 17 Mei 2022 19:21

Lewat Program Migor Rakyat, Mendag Pastikan Minyak Curah Tepat Sasaran

Kementerian Perdagangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara bersinergi dengan pelaku…

Selasa, 17 Mei 2022 14:52

Di Pertemuan ASEAN-AS

Mendag: Presiden Jokowi Sebut Perang Perburuk Kondisi Ekonomi Global Washington…

Selasa, 17 Mei 2022 13:40

Tingkatkan Peran IDI Dalam Pembangunan Kesehatan

TANJUNG REDEB - Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Dokter Indonesia (IDI)…

Sabtu, 14 Mei 2022 21:33

Bertemu Menteri Kamboja dan Malaysia, Mendag Bahas Ekonomi ASEAN

Washington  DC,  13 Mei  2022 – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad…

Sabtu, 14 Mei 2022 01:28

Begini Tips Ampuh Terus Produktif namun Tetap Healing..

Jakarta– Riset dari WHO dan ILO menunjukkan, kerja lebih dari…

Jumat, 13 Mei 2022 18:01

Mendag Bertemu dengan Dubes USTR Bahas Pemberdayaan Ekonomi Digital

Washington DC, 12 Mei 2022 –  Pada Rabu (11/5) kemarin, Menteri…

Jumat, 13 Mei 2022 10:58

Kerja Sama dengan Satgas Pangan dan Bea Cukai

Surabaya,12  Mei 2022 – Kementerian Perdagangan  bersinergi dengan Ditjen  Bea  Cukai  Kementerian  Keuangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers