MANAGED BY:
MINGGU
22 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 24 Desember 2021 09:22
Jangan Cuma Retorika

Janji Pemerintah Optimalkan Sektor Pariwista

HARUS BANGKIT: Sejumlah pedagang di Pulau Derawan berharap pemerintah mampu menggenjot sektor pariwisata.

TANJUNG REDEB - Pasca mati suri, geliat sektor pariwisata di Kabupten Berau mulai terlihat. Sejumlah objek wisata andalan seperti Pulau Derawan dan Maratua mulai menunjukan pesonanya kembali. Namun, pelaku wisata meminta ada campur tangan pemerintah secara nyata bukan sekedar retorika.

Meskipun belum pulih seperti sedia kala, setidaknya sudah ada wisatawan domestik yang masuk ke Berau untuk tujuan wisata. Salah satunya Pulau Derawan. "Alhamdulilah sudah ada yang datang lagi kesini (derawan), sebelumnya tidak ada sama sekali pemasukan, sepi sekali," ungkap parwi, salah seorang pedagang warung sembako di Pulau Derawan.

Menurutnya, ada banyak harapan yang dititipkan masyarakat kepada pemerintah, agar membantu memulihkan perekonomian masyarakat, pasca lonjakan kasus pandemi Covid-19 serta penerapan PPKM.

Dorongan agar pemerintah memfasilitasi atau menjembatani kegiatan-kegiatan yang menempatkan objek wisata, seperti Pulau Derawan sebagai lokasi kegiatan semakin kuat. Pasalnya, sampai saat ini masih belum banyak event kegiatan seperti pelaksanaan Rakor, Bimtek dan kegiatan pemerintahan lainnya yang dilaksanakan di Pulau Derawan seperti sebelum Pandemi.

"Waktu belum covid sering ada rapat-rapat pemerintahan baik dari Berau,Samarinda dan Kaltara. Bahkan dari luar Kalimantan lumayan penginapan terisi, apalagi biasanya juga kalau penuh bisa dioper ke penginapan lain, bagi-bagi rezeki," ungkap Herwan.

Ia pun meminta pemerintah dapat merealisasikan janji-janjinya untuk membangkitkan pariwisata, dengan langkah konkret. Tidak hanya sebagai retorika semata. "Jangan buat aturan yang aneh-aneh yang membuat kami pelaku usaha di wilayah wisata jadi kering," ungkap salah seorang pengurus penginapan di Derawan yang enggan disebutkan namanya.

Sebab, momen Natal dan tahun baru merupakan momen yang sangat diharapkan semua pelaku usaha pariwisata.  Apalagi, saat ini banyak pengelola atau pemilik resort yang harus turun tangan mengurus sendiri kebutuhan tamu, karena belum ada karyawan.

"Kemarin pulang kampung semua waktu PPKM level 4, karena tidak ada tamu. Sekarang kami belum berani mendatangkan lagi, khawatir begitu didatangkan terus kejadian lagi semua tempat wisata ditutup," pungkasnya. (aky/arp)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Mei 2022 19:11

Sudah ‘Jualan’ sejak Desember 2020

TANJUNG REDEB – Pendalaman kasus eksploitasi anak di bawah umur…

Sabtu, 21 Mei 2022 19:08

Belum Ada Payung Hukum

TANJUNG REDEB – Sampai saat ini, masih sering ditemui pemilik…

Sabtu, 21 Mei 2022 19:02

Jasa Konsultan Jangan Bebani Masyarakat

Ketua Komisi II DPRD Berau Atilagarnadi, berharap Pemkab Berau menyikapi…

Jumat, 20 Mei 2022 20:36

Malam Curhat, Pagi Ditemukan Gantung Diri

SEGAH – Kamis (19/5) pagi pukul 07.30 Wita, karyawan di…

Jumat, 20 Mei 2022 20:12

Pemkab Intens Lakukan Koordinasi

TANJUNG REDEB – Kerusakan jalan poros menuju pesisir sampai saat…

Jumat, 20 Mei 2022 20:08

Diskoprindag Awasi Harga Kebutuhan di Pesisir

TANJUNG REDEB – Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga sembako saat…

Kamis, 19 Mei 2022 20:26

Dilarang dan Ditertibkan Melulu, Soal Ini Pemerintah Diminta Beri Solusi

TANJUNG REDEB – Sejak ditertibkan personel Satuan Polisi Pamong Praja…

Kamis, 19 Mei 2022 20:24

Di Sini Selalu Banjir dan Karhutla, Petani Terus Merugi

TELUK BAYUR – Termasuk wilayah rawan banjir dan longsor, Camat…

Kamis, 19 Mei 2022 20:22

Kodim 0902/BRU Salurkan BLT Migor

TANJUNG REDEB - Sebagaimana instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo,…

Kamis, 19 Mei 2022 20:21

Rumah Restorative Justice Diresmikan

TANJUNG REDEB - Sembilan Kejaksaan Negeri kabupaten/kota di Kalimantan Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers