MANAGED BY:
MINGGU
22 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 12 Januari 2022 17:04
1.000 UMKM Tak Cairkan BPUM

Diskoperidag Berharap Ada Perpanjangan Waktu

Salim

TANJUNG REDEB - Sejak 31 Desember 2021 lalu, Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau telah berakhir. Sebanyak 2.303 pelaku UMKM mendapatkan kesempatan menerima susulan BPUM. Namun dalam realisasinya, sekitar 1.000 UMKM tidak mencairkan dana bantuan tersebut.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Salim menjelaskan, setelah diteliti oleh pihak perbankan, data UMKM Kabupaten Berau ternyata tercampur dengan Kabupaten Kutai Timur. Sekitar 20-30 persen dari total 10.848 UMKM di Kabupaten Berau. Sebab, cabang perbankan di Kecamatan Wahau dan Kongbeng mengikuti unit perbankan di Kabupaten Berau, sehingga tercampur.

“Jadi total UMKM kita (Berau) tidak sebanyak itu, mungkin sekitar 8.000 saja,” ungkap Salim, belum lama ini.

Menurut Salim, pihak bank perlu ada verifikasi data berdasarkan wilayah masing-masing agar data yang tercatat lebih valid. Terkait UMKM yang mendapat BPUM susulan, pihaknya telah mengumumkan ke semua kecamatan hingga perkampungan.
hanya saja pihaknya belum mendapatkan data terbaru berapa sisa UMKM yang sudah mencairkan dana.

Diketahui, banyak pelaku UMKM yang tidak bisa dihubungi. Sebab, nomor telepon tidak aktif atau berganti tetapi tidak lapor. “Karena dasarnya nomor telepon, kalau diubah pihak bank tidak bisa menghubungi. Pihak bank juga tidak mungkin jemput bola, karena terlalu banyak dan waktunya juga mepet,” bebernya. “Perkiraan kami sisanya sekitar 1.000 UMKM. Karena batas waktunya hanya sampai 31 Desember 2021, jadi BPUM dikembalikan ke kas negara,” tambahnya.
Dijelaskannya, pelaku UMKM bisa meminta keterangan dari Diskoperindag Berau dan pihak kecamatan jika mengganti nomor telepon. Selain itu, pelaku UMKM yang berhalangan hadir juga bisa diwakilkan pihak keluarga. Dengan catatan sedang sakit, sehingga perlu diwakilkan. Tapi lokasi UMKM banyak yang berada di perkampungan, mereka memilih tidak mengurus hal itu.

“Ada juga yang datang ke sini (Diskoperindag) meminta surat keterangan, tapi tidak banyak. Sementara UMKM yang tidak ada keterangan akan di blokir,” ucapnya.

Salim berharap, BPUM bisa diperpanjang. Sebab pemerintah masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Menurutnya, karena gerak masyarakat masih dibatasi, seharusnya UMKM masih berhak menerima subsidi dari pemerintah.

Jika memang diperpanjang, Salim memastikan pendaftaran UMKM tetap secara online dan melakukan pencegahan dengan memberitahukan para pelaku agar tidak mengubah nomor telepon mereka. “Sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi lagi,” tutupnya. (aky/har)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Mei 2022 20:42

Harga Ayam Masih Tinggi, Daging dan Cabai Lebih Murah

TELUK BAYUR – Pasca Idulftri, harga beberapa bahan pokok di…

Jumat, 29 April 2022 16:41

Komoditi Sawit jadi Primadona

TANJUNG REDEB – Sawit saat ini menjadi primadona di Bumi…

Rabu, 27 April 2022 20:35

Jadikan Produk UMKM Lokal Buah Tangan saat Mudik

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau,…

Senin, 25 April 2022 20:34

Lebaran Nanti Banyak Emak-emak di Sini yang Pakai Perhiasan Emas, Ini Buktinya

TANJUNG REDEB – Menjelang Idulfitri 1443 Hijriah, penjualan emas mulai…

Jumat, 22 April 2022 20:11

IndiHome Utamakan Kepuasan Pelanggan dengan Berbagai Inovasi

Jakarta – Komitmen IndiHome memberikan layanan internet terbaiknya bagi masyarakat…

Rabu, 20 April 2022 20:42

Suarakan Buat Pusat Perbelanjaan Khusus untuk Pasarkan Produk UMKM

TANJUNG REDEB – Miliki potensi yang cukup besar, Bupati Berau…

Rabu, 06 April 2022 20:18

Pemkab Diminta Turun Tangan

TANJUNG REDEB – Harga Sejumlah kebutuhan pokok pada awal Ramadanterus…

Rabu, 30 Maret 2022 20:49

Minta Pemkab Stabilkan Harga Migor

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani, menyoroti kelangkaan…

Rabu, 23 Maret 2022 20:32

Di Sini, Harga Gula Pasir Naik Rp 1.000

TANJUNG REDEB – Pemerintah pusat telah mengeluarkan Surat Edaran (SE)…

Selasa, 22 Maret 2022 19:58

Cegah Harga Cabai Terus Naik, Pemkab Berau Diminta Gerak Cepat

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Falentinus Keo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers