MANAGED BY:
SABTU
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 13 Januari 2022 20:07
IPB Sebut Capai Target, HSLL Tetap Setor
Najemuddin

DIREKTUR Utama PT Indo Pusaka Berau (IPB), Najamuddin menampik perusahaan yang ia pimpin tak mencapai target dividen, yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Pasalnya, pihaknya baru akan menyetor seluruh dividen tahun 2021, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Ia menjelaskan, pihaknya akan merealisasikan seratus persen target dividen, setelah melaksanakan RUPS. Karena hingga saat ini pihaknya belum melakukan RUPS, sehingga nilai kontribusi tahun 2021, belum masuk dalam penerimaan di Bapenda.

"Tahun 2021 memang belum. Karena terkendala di RUPS. Ada beberapa hal yang masih harus dibahas soal saham. Sehingga RUPS itu tertunda sampai saat ini. Sehingga dividen belum bisa terbayarkan ke kas daerah," tegas Najemuddin saat ditemui di kediamannya.

Dividen atau dana pembagian laba, dijelaskannya baru bisa dibayarkan setelah ada ketetapan dari RUPS. Tetapi, target pemerintah untuk dividen 2021 dipastikannya tercapai seratus persen. Begitu juga dividen tahun 2020, tercapai dengan target Rp 1,320 miliar. Memang realisasi baru Rp 659 juta yang dibayarkan Desember 2020. Hanya saja sisanya dibayarakan pada Januari tahun 2021 lalu. Sehingga dianggap tetap terealisasi seratus persen.

"Mestinya dividen 2021 dibayarkan di tahun yang sama. Karena RUPS tertunda sehingga baru akan terbayarkan di tahun 2022 nanti," terangnya.

Untuk IPB, menyetorkan dividen sebesar Rp 841,2 juta di tahun 2016. Walaupun jauh dari target Rp 2,2 miliar. Kemudian, pada tahun 2017 IPB memiliki target sebesar Rp 2,5 miliar dan terealisasi sebesar Rp 1,236 miliar. Di tahun 2018 IPB memiliki target sebesar Rp 1,89 miliar dan berhasil terealisasi sebesar Rp 1,32 miliar. Kendati begitu, di tahun 2019, target sebesar Rp 2,5 miliar belum bisa mereka penuhi. Begitu juga di tahun 2020, IPB hanya mampu merealisasikan sebesar Rp 659 juta dari target sebesar Rp 1,320 miliar.

Sementara itu, Direktur Utama PT HSLL, Roby Maula mengaku pihaknya tidak menyetorkan dividen hanya di tahun 2020. Karena kondisi perusahaan saat itu mengalami kerugian karena berbagai faktor. "Jadi  kontribusi tahun 2020 dividen kami minus, karena perusahaan merugi," ujarnya. 

Untuk tahun 2021, ia menyebut pihaknya akan menyetor dividen ke Pemkab Berau. Namun, sama seperti PT IPB, itu dilakukan setelah dilaksanakannya RUPS. Di mana kegiatan tersebut dilakukan pada awal Februari mendatang.

"Jadi sudah kami jadwalkan. Nanti pasca audit pajak. Baru kami lanjut ke RUPS. Sehingga dividen untuk 2021 baru akan ada nilainya setelah RUPS," ujarnya kepada Berau Post, kemarin (12/1).

Angka dividen tahun 2021 yang diberikan ke Pemkab Berau pun belum bisa disampaikannya. Karena mesti dilakukan RUPS terlebih dahulu.

"Jadi awal tahun ini, kami sudah proses penyelesaian mau melakukan ekspos dengan para pemilik saham di antaranya pemkab, maupun Inhutani. Terkait dengan rencana-rencana bisnis PT HSLL ke depan," jelasnya.

Karena baru menjabat beberapa bulan di PT HSLL, Roby pun sudah menyiapkan sejumlah gerakan untuk menambah keuntungan perusahaan yang ia pimpin. Karena jika hanya mengandalkan dari produksi kayu, maka keuntungan yang didapat tidak sebaik sebelumnya. Sebab, dampak pandemi Covid-19 menjadi salah satu faktor penyebab perusahaan merugi.

"HSLL merupakan perusda yang memang tidak sekontributif seperti lainnya. Tetapi dari awal pembentukannya hingga saat ini, tidak ada penyertaan modalnya. Gedung maupun aset-aset milik sendiri. Jadi tidak pernah membebani keuangan daerah," bebernya.

Pada prinsipnya, ia menegaskan, pihaknya akan tetap berkomitmen bisa terus berkontribusi untuk memberikan dividen ke Pemkab Berau. Bahkan, optimistis bisa merealisasikannya di tahun 2022 ini.

Maka itu, pihaknya akan mulai memanfaatkan potensi-potensi selain kayu. Seperti perhutani sosial. Kemudian juga akan optimalisasi potensi aset-aset yang ada di HSLL. Dan terakhir tetap memanfaatkan usaha-usaha pokok seperti pembenihan, pembibitan. "Pengelolaan HSLL itu kan ada di dalam perusahaan-perusahaan kayu," pungkasnya.(mar/arp)


BACA JUGA

Jumat, 21 Januari 2022 19:48

Bupati Berau Pertahankan Saipul Rahman sebagai Dirut Perumda Air Minum, DPRD Menyayangkan

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih memutuskan tetap mempertahankan…

Jumat, 21 Januari 2022 19:47

Tingkatkan SDM lewat Pendidikan

TANJUNG REDEB - Politeknik Sinar Mas menggelar sidang senat terbuka…

Kamis, 20 Januari 2022 20:15

Dipindahkan sebagai Penghargaan

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau menegaskan tak…

Rabu, 19 Januari 2022 19:46

Di Berau, Ada Dokter Vokal, "Dipecat" Pimpinan Puskesmas

TANJUNG REDEB – Dokter di Puskesmas Merapun dr Alex Vijay,…

Rabu, 19 Januari 2022 19:42

TRC Lakukan Penanganan Sementara

TANJUNG REDEB – Hujan dengan volume tinggi yang terjadi sejak…

Selasa, 18 Januari 2022 20:26

Terduga Rugikan Negara Rp 449 JutaJPU Dalami Pihak Lain

TANJUNG REDEB – Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau menetapkan Direktur Utama…

Selasa, 18 Januari 2022 20:25

Atasi Persoalan Kelebihan Hunian di Rutan, Masih Belum Ada Solusi

TANJUNG REDEB – Belum adanya titik temu persoalan kelebihan hunian…

Selasa, 18 Januari 2022 20:24

DPRD Sebut Gagal Konstruksi

TELUK BAYUR – Ambruknya pagar pembatas Stadion Olympic Mini di…

Senin, 17 Januari 2022 19:46

Jangan Sampai Salah Sasaran

TANJUNG REDEB – Sebanyak 109 paket peningkatan jalan lingkungan di…

Senin, 17 Januari 2022 19:45

Soroti Tiga Hal

TANJUNG REDEB – Kunjungan dua hari Ketua Dewan Perwakilan Daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers