MANAGED BY:
MINGGU
22 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 16 Januari 2022 19:58
Katanya Membela Diri, Usai Tusuk Teman, MF Minta Keringanan Hukuman dan Minta Diselesaikan Secara Kekeluargaan
DIAMANKAN: Pelaku MF menjalani pemeriksaan di Mapolsek Teluk Bayur kemarin.

TELUK BAYUR – MS (21), warga Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, harus dilarikan ke rumah sakit karena terkena beberapa tusukan di bagian punggung, kaki, dan tangan, yang dilakukan MF (19).

Kapolsek Teluk Bayur AKP Kasiyono, melalui Kanit Reskrim Aiptu Maryono menjelaskan, kejadian bermula pada pukul 20.00 Wita, Jumat (14/1), di Jalan Kamar Bola, Teluk Bayur. Saat itu, pelaku MF (19) sedang mengobrol bersama temannya di lokasi tersebut. Tak lama, datang korban bermaksud untuk meminjam helm pelaku. Lalu, terjadi ceocok mulut. “Pelaku MF (19) langsung dipukul pakai helm oleh korban MS (21), dan dilerai oleh temannya dan masyarakat sekitar,” ujarnya kepada Berau Post, Sabtu (15/1).

Tak lama, setelah kejadian tersebut ternyata cekcok kembali terjadi dan makin memanas. Pelaku MF (19) yang membela diri, langsung melawan dan membuka tas miliknya yang  ternyata menyimpan badik dan langsung menyerang korban. “Ternyata MF (19) membawa pisau di tasnya dan langsung menyerang koban di bagian belakang, sehingga mengenai punggung, tangan, dan kaki korban,” jelasnya.

Setelah itu korban dilarikan ke rumah sakit. Sampai saat ini korban masih menjalani perawatan serta pelaku berserta barang buktinya sudah diamankan pihak kepolisian. “Keluarga korban dan pelaku juga sudah kita panggil,” jelasnya.

Namun, pihak keluarga dari pelaku MF (19), mendatangi Mapolsek Teluk Bayur untuk meminta keringanan, dan berharap agar peristiwa tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Tetapi, karena sudah masuk dalam ranah hukum, maka harus tetap diproses. “Pihak korban meminta untuk ganti rugi pengobatan, tetapi proses hukum masih tetap berjalan,” katanya.

Pelaku akan dikenakan pasal 351 KUHP karena perbuatannya mengakibatkan luka berat, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun. “Meski meminta untuk diselesaikan dengan kekeluargaan namun hukum tetap berjalan,” tandasnya. (aky/udi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 Mei 2022 19:11

Sudah ‘Jualan’ sejak Desember 2020

TANJUNG REDEB – Pendalaman kasus eksploitasi anak di bawah umur…

Sabtu, 21 Mei 2022 19:08

Belum Ada Payung Hukum

TANJUNG REDEB – Sampai saat ini, masih sering ditemui pemilik…

Sabtu, 21 Mei 2022 19:02

Jasa Konsultan Jangan Bebani Masyarakat

Ketua Komisi II DPRD Berau Atilagarnadi, berharap Pemkab Berau menyikapi…

Jumat, 20 Mei 2022 20:36

Malam Curhat, Pagi Ditemukan Gantung Diri

SEGAH – Kamis (19/5) pagi pukul 07.30 Wita, karyawan di…

Jumat, 20 Mei 2022 20:12

Pemkab Intens Lakukan Koordinasi

TANJUNG REDEB – Kerusakan jalan poros menuju pesisir sampai saat…

Jumat, 20 Mei 2022 20:08

Diskoprindag Awasi Harga Kebutuhan di Pesisir

TANJUNG REDEB – Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga sembako saat…

Kamis, 19 Mei 2022 20:26

Dilarang dan Ditertibkan Melulu, Soal Ini Pemerintah Diminta Beri Solusi

TANJUNG REDEB – Sejak ditertibkan personel Satuan Polisi Pamong Praja…

Kamis, 19 Mei 2022 20:24

Di Sini Selalu Banjir dan Karhutla, Petani Terus Merugi

TELUK BAYUR – Termasuk wilayah rawan banjir dan longsor, Camat…

Kamis, 19 Mei 2022 20:22

Kodim 0902/BRU Salurkan BLT Migor

TANJUNG REDEB - Sebagaimana instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo,…

Kamis, 19 Mei 2022 20:21

Rumah Restorative Justice Diresmikan

TANJUNG REDEB - Sembilan Kejaksaan Negeri kabupaten/kota di Kalimantan Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers