MANAGED BY:
MINGGU
02 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 08 Maret 2022 19:45
Penyebab 11 Kampung di Kelay Belum Teraliri Listrik, Letak Geografis Jadi Kendala
JARINGAN LISTRIK: Penanganan jaringan listrik yang dilakukan petugas PT PLN di wilayah Tanjung Redeb. Diharapkan, hingga 2024 mendatang jaringan listrik bisa menjangkau wilayah terpencil di Kecamatan Kelay.

KELAY - Kekurangan jaringan listrik di wilayah hulu Sungai Kelay, masih belum seluruhnya merata. Setidaknya masih ada 11 kampung belum teraliri listrik, dari total 14 kampung yang terdapat di Kecamatan Kelay. Salah satunya adalah Kampung Sido Bangen yang berada tidak jauh dari pusat pemerintahan kecamatan.

Kepala Kampung Sido Bangen, Agustinus Julang mengatakan, listrik di kampung tersebut hanya beroperasi 12 jam. Sehingga berdampak terhadap pelayanan di kantor kepala kampung dan kecamatan, yang membuat tak berjalan maksimal. Kondisi ini diperparah dengan jaringan telekomunikasi yang masih terbatas.

"Kami sangat mengharapkan pemerataan listrik dan jaringan telekomunikasi itu terealisasi. Apalagi warga di sana menganggap itu merupakan kebutuhan mendasar," ujarnya. Menanggapi hal itu, Manajer UP3 PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Berau, Deny Setiawan menjelaskan, kendala belum masuknya jaringan listrik di wilayah hulu Kecamatan Kelay, dikarenakan kondisi geografis yang jauh dari jaringan eksisting.

"Jadi, jaringan eksisting yang sudah ada saat ini terlampau jauh untuk menjangkau ke wilayah hulu, sehingga memang kondisi geografis menjadi kendala kami untuk mengalirkan listrik yang sifatnya report area," jelas Deny.

Selain itu diakuinya, agar bisa merealisasikan kecukupan listrik 24 jam di wilayah hulu itu, membutuhkan dukungan infrastruktur jalan dalam pembangunannya. Termasuk adanya dukungan alat berat dalam proses konstruksi pembangunan jaringan tersebut.

"Sementara, di wilayah hulu Kecamatan Kelay sendiri akses jalan menuju lima kampung pedalaman kondisinya sangat tidak memungkinkan," terangnya.

Maka itu, dalam hal ini pihak PLN juga meminta dukungan kepada instansi pemerintah atau perusahaan, terkait mobilisasi alat ke wilayah yang sifatnya report area atau wilayah terpencil jauh dari jangkauan. Di samping itu, langkah pihak PLN dalam menuntaskan hal ini, segera melakukan kajian sesuai road map, untuk mengakomodasi kebutuhan listrik di setiap kampung.

"Termasuk estimasi anggaran, efisiensi, dan waktu yang dibutuhkan dalam tahap pembangunan," katanya. Tahap itu kata Deny, sebagai pra rekonstruksi. Dengan membutuhkan waktu yang cukup lama. Di mana pihaknya akan melakukan penghitungan dalam efisiensi tingkat kemudahan pelaksanaan. Artinya, apakah di wilayah tersebut sesuai untuk dibangun panjang jaringan, yang akan dikoneksikan ke jaringan eksistensi atau lebih sesuai dibangun jaringan PLTS komunal (pembangkit lain). "Sehingga itu perlu kami kaji dulu," tuturnya.

Pada tahap ini juga, pihaknya perlu melakukan kajian kesehatan konstruksi. Rencananya, PT PLN segera membangun percepatan panjang jaringan yang akan terkoneksi dari Tanjung Redeb ke Kampung Gunung Sari. Setelah itu, jaringan juga dikoneksikan ke setiap titik di Kecamatan Kelay. "Ditargetkan pada periode waktu sampai 2024, kebutuhan listrik di 100 kampung segera dipenuhi oleh PT PLN," tegasnya.

Namun ditegaskannya, perlu bertahap dengan memperhatikan anggaran dan koordinasi dengan pemerintah daerah. Karena bagi PT PLN, untuk dapat mengakomodir listrik ke setiap wilayah itu berdasarkan anggaran penyertaan modal negara. "Di mana, besaran anggarannya setiap tahun itu tidak tetap, sehingga harus kami sesuaikan juga," tutupnya.(mar/arp)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Oktober 2022 14:08

Gandeng Swasta Benahi Taman

TANJUNG REDEB - Banyaknya fasilitas taman di Berau yang rusak,…

Sabtu, 01 Oktober 2022 14:00

Berdampak pada Kunjungan Wisatawan

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih mengakui mahalnya harga…

Sabtu, 01 Oktober 2022 13:56

Alokasikan Anggaran Rp 31 M

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau Gamalis, turut menyoroti kerusakan…

Sabtu, 01 Oktober 2022 13:52

La Nina Diprediksi hingga Akhir 2022

  TANJUNG REDEB – Kepala Badan Meteorologi, Kimatologi dan Geofisika…

Jumat, 30 September 2022 11:18

Segera Tetapkan HET LPG

TANJUNG REDEB – Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PSO di…

Jumat, 30 September 2022 11:15

Jembatan Talisayan Bakal Ditututp Total

TANJUNG REDEB – Perbaikan Jembatan Talisayan tengah dikerjakan. Guna menjamin…

Kamis, 29 September 2022 10:59

Lelang Ditarget November

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Kamis, 29 September 2022 10:56

11 Nelayan Malaysia Dipulangkan

TANJUNG REDEB – Sebanyak 11 nelayan asal Pulau Bangau-Bangau dan…

Rabu, 28 September 2022 14:00

“Kalau Tidak Sanggup, Mundur Saja”

TANJUNG REDEB - DPRD Berau kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat…

Rabu, 28 September 2022 13:49

Pemberantasan Minol Jadi Atensi

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri Berau kembali memusnahkan barang bukti…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers