MANAGED BY:
MINGGU
22 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 12 Mei 2022 21:14
Kampung Sambakungan Butuh SMP

Atasi Persoalan Jauhnya Pelajar Kampung Sambakungan ke Merancang Ulu

Ilustrasi

TANJUNG REDEB – Sempat bermasalah karena tidak jelasnya sumber dana untuk menggaji supir, Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga perawatan, kini tiga bus sekolah merupakan bantuan dari salah satu perusahaan batu bara untuk mengantar75 anak Kampung Sambakungan ke Kampung Merancang Ulu, mulai difungsikan kembali.

Dijelaskan Kepala Kampung Sembakungan, Amiruddin, berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak kecamatan, dan Polsek Gunung Tabur, disepakati biaya BBM bus akan disediakan oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK).
Padahal disebutnya, sebelumnya direncanakan biaya tersebut akan dipungut dari masing-masing orangtua anak, di mana setiap anak dikenakan biaya Rp 150 ribu dan harus menambah Rp 25 ribu lagi jika memiliki anak lebih dari satu.
Namun hal itu mendapat penolakan dari orangtua siswa. “Jadi kita sempat bingung, mau dapat anggaran darimana untuk BBM dan perawatannya. Akhirnya dalam rapat, BUMK harus mencari sampingan untuk membiayai bus itu,” jelasnya, Rabu (11/5).
Lanjutnya, solusi lain atas persoalan ini dalam rapat itu ialah, mengajukan pembangunan SMP di Kampung Sambakungan.
Sementara menurut Camat Gunung Tabur, Mardiatul Idalisah, penarikan retribusi pada masing-masing siswa tidak masalah. Namun karena banyak yang menolak, akhirnya dicarikan solusi lain agar anak-anak tersebut busa tetap bersekolah. “Inikan sebenarnya untuk pendidikan anak-anak juga,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Berau, Murjanimmengungkapkan, dirinya sudah mengetahui hal tersebut, namun dia menyayangkan pihaknya tidak diundang dalam rapat tersebut.
Atas persoalan yang terjadi, menurutnya salah satu solusi sementara yang dapat dilakukan ialah membangun asrama di Kampung Merancang Ulu, untuk para pelajar tersebut agar tidak terlalu jauh untuk ke sekolah.
“Nanti akan kami coba koordinasikan soal pembangunan asrama ini. Kalau untuk permintaan pembangunan SMA kita masih berhitung, apakah sudah layak dibangun sekolah di sana. Ada perhitungan juga,” pungkasnya. (hmd/sam)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Mei 2022 19:11

Sudah ‘Jualan’ sejak Desember 2020

TANJUNG REDEB – Pendalaman kasus eksploitasi anak di bawah umur…

Sabtu, 21 Mei 2022 19:08

Belum Ada Payung Hukum

TANJUNG REDEB – Sampai saat ini, masih sering ditemui pemilik…

Sabtu, 21 Mei 2022 19:02

Jasa Konsultan Jangan Bebani Masyarakat

Ketua Komisi II DPRD Berau Atilagarnadi, berharap Pemkab Berau menyikapi…

Jumat, 20 Mei 2022 20:36

Malam Curhat, Pagi Ditemukan Gantung Diri

SEGAH – Kamis (19/5) pagi pukul 07.30 Wita, karyawan di…

Jumat, 20 Mei 2022 20:12

Pemkab Intens Lakukan Koordinasi

TANJUNG REDEB – Kerusakan jalan poros menuju pesisir sampai saat…

Jumat, 20 Mei 2022 20:08

Diskoprindag Awasi Harga Kebutuhan di Pesisir

TANJUNG REDEB – Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga sembako saat…

Kamis, 19 Mei 2022 20:26

Dilarang dan Ditertibkan Melulu, Soal Ini Pemerintah Diminta Beri Solusi

TANJUNG REDEB – Sejak ditertibkan personel Satuan Polisi Pamong Praja…

Kamis, 19 Mei 2022 20:24

Di Sini Selalu Banjir dan Karhutla, Petani Terus Merugi

TELUK BAYUR – Termasuk wilayah rawan banjir dan longsor, Camat…

Kamis, 19 Mei 2022 20:22

Kodim 0902/BRU Salurkan BLT Migor

TANJUNG REDEB - Sebagaimana instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo,…

Kamis, 19 Mei 2022 20:21

Rumah Restorative Justice Diresmikan

TANJUNG REDEB - Sembilan Kejaksaan Negeri kabupaten/kota di Kalimantan Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers