MANAGED BY:
MINGGU
22 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

KOMBIS

Jumat, 13 Mei 2022 18:01
Mendag Bertemu dengan Dubes USTR Bahas Pemberdayaan Ekonomi Digital
Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan dengan Ambassador United States Trade Representative (USTR), Katherine Tai di Washington D.C, Amerika Serikat, Rabu (11 Mei 2022). (Foto: Kemendag)

Washington DC, 12 Mei 2022 –  Pada Rabu (11/5) kemarin, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi melakukan pertemuan dengan Duta Besar United States Trade Representative (USTR) Katherine Tai di Washington DC, Amerika Serikat. Pertemuan itu membahas potensi ekonomi digital, terutama dalam memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

 

Pertemuan dilakukan di sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-Amerika

Serikat pada 11—13 Mei 2022.

 

Mendag Lutfi menyampaikan, elemen ekonomi digital menjadi isu yang sangat signifikan dalam

menavigasi pemulihan arus perdagangan di kawasan. Namun, platform lintas batas ini memiliki

tantangan tersendiri yang dapat memberikan tekanan cukup kuat bagi para pelaku usaha mikro,

kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini mengingat dinamika perdagangan internasional yang

kontraproduktif dengan pertumbuhan ekonomi dalam dua tahun terakhir. Misalnya, pandemi

Covid-19, distorsi terhadap rantai pasok global dan regional, eskalasi konflik Rusia dan Ukraina,

hingga melemahnya kepercayaan dunia terhadap sistem perdagangan multilateral.

 

“Untuk itu, perlu kerja sama seluruh negara dalam menghentikan upaya-upaya kapitalisme modern

yang saat ini berkembang di platform digital,” tegas Mendag Lutfi.

 

Pada pertemuan tersebut, Mendag Lutfi juga menyampaikan rencana pelaksanaan Pertemuan

Khusus ASEAN Economic Ministers (AEM) pada 18 Mei 2022 di Bali.

 

Sementera Duta Besar Katherine Tai menyampaikan, program Amerika Serikat dalam pembangunan

ekonomi di kawasan Indo-Pasifik dan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki

pengaruh cukup signifikan di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, agenda Pemerintah Amerika

Serikat di kawasan Indo-Pasifik adalah melalui perwujudan Indo-Pacific Economic Framework (IPEF)

yang memiliki fleksibilitas dan terdiri atas empat pilar utama yang saling terkait. Keempat pilar

tersebut yaitu Fair and Resilient Trade, Supply Chain Resilience, Infrastructure, Clean Energy dan

Decarbonization; dan Tax and Anti-Corruption.

 

Lebih lanjut, Duta Besar Katherine Tai menitikberatkan penjelasan IPEF pada pilar Fair and Resilient

Trade yang mencakup penyusunan prinsip-prinsip, aturan, standar, kolaborasi terkait ekonomi

digital yang dewasa ini menimbulkan tantangan serta oportunitas tersendiri.

 

Duta Besar Katherine Tai menegaskan, Pemerintah AS berupaya membangun suatu keterikatan

yang didukung oleh sektor bisnis di kawasan melalui pembangunan ekonomi yang semakin tangguh,

berkelanjutan, memberikan lebih banyak insentif bagi dunia usaha, dan meningkatkan inklusifitas

namun bukan sesuatu yang dipandang sebagai kebijakan anti Tiongkok.

 

“IPEF bukan kerangka kerja sama perdagangan tradisional dan memerlukan keterikatan yang lebih

erat dalam menciptakan inovasi kerja sama perdagangan baru dengan negara atau ekonomi baru.

Amerika Serikat sangat terbuka dalam mengembangkan sesuatu yang inovatif dan berbeda yang

mungkin akan memiliki elemen-elemen perjanjian perdagangan sebagai platform untuk

melanjutkan kolaborasi,” jelas Duta Besar Tai.

 

Pada pertemuan dibahas juga beberapa isu yang menjadi perhatian Indonesia dan Amerika Serikat.

Isu tersebut di antaranya tentang rokok keretek, WTO, dan beberapa isu bilateral seperti

Generalized System of Preferences (GSP), Intellectual Property Right (IPR), serta komitmen dalam

kesepakatan Indonesia-Amerika Serikat. Pada pertemuan, kedua perwakilan akan mengupayakan

pertemuan bilateral lanjutan di sela Pertemuan Asia Pacific Economic Cooperation Ministers

Responsible for Trade APEC-MRT atau Pertemuan the Twelfth WTO Ministerial Conference (MC-12) mendatang.


BACA JUGA

Sabtu, 21 Mei 2022 18:15

Luncurkan Gernas BBI, Jokowi Minta Belanja Produk Lokal Diperbesar

Belitung, 20 Mei 2022 – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)…

Kamis, 19 Mei 2022 15:06

Berkonsep Bebas dan Informal, Mendag Lutfi Pimpin AEM Special Meeting 2022

Jimbaran, 18 Mei 2022 – Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi…

Rabu, 18 Mei 2022 23:34

Ikuti AEM Special Meeting, Mendag Suguhkan Kuliner Nusantara Untuk Menteri ASEAN

Jimbaran, 18 Mei 2022 – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi…

Selasa, 17 Mei 2022 19:21

Lewat Program Migor Rakyat, Mendag Pastikan Minyak Curah Tepat Sasaran

Kementerian Perdagangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara bersinergi dengan pelaku…

Selasa, 17 Mei 2022 14:52

Di Pertemuan ASEAN-AS

Mendag: Presiden Jokowi Sebut Perang Perburuk Kondisi Ekonomi Global Washington…

Selasa, 17 Mei 2022 13:40

Tingkatkan Peran IDI Dalam Pembangunan Kesehatan

TANJUNG REDEB - Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Dokter Indonesia (IDI)…

Sabtu, 14 Mei 2022 21:33

Bertemu Menteri Kamboja dan Malaysia, Mendag Bahas Ekonomi ASEAN

Washington  DC,  13 Mei  2022 – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad…

Sabtu, 14 Mei 2022 01:28

Begini Tips Ampuh Terus Produktif namun Tetap Healing..

Jakarta– Riset dari WHO dan ILO menunjukkan, kerja lebih dari…

Jumat, 13 Mei 2022 18:01

Mendag Bertemu dengan Dubes USTR Bahas Pemberdayaan Ekonomi Digital

Washington DC, 12 Mei 2022 –  Pada Rabu (11/5) kemarin, Menteri…

Jumat, 13 Mei 2022 10:58

Kerja Sama dengan Satgas Pangan dan Bea Cukai

Surabaya,12  Mei 2022 – Kementerian Perdagangan  bersinergi dengan Ditjen  Bea  Cukai  Kementerian  Keuangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers