MANAGED BY:
MINGGU
22 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 13 Mei 2022 21:01
Petani yang Gagal Panen akibat Banjir, Perusahaan Diminta Membantu
TERENDAM: Banyaknya tanaman masyarakat yang terendam akibat banjir yang terjadi di Kampung Tumbit Dayak dan Tumbit Melayu Rabu (12/5) lalu.

TANJUNG REDEB – Banjir di Kampung Tumbit Melayu dan Tumbit Dayak yang terjadi beberapa waktu lalu merugikan para petani, karena tanamannya disapu oleh banjir. Keluhan itu pun direspons Bupati Berau, Sri Juniarsih.

Dia mengaku sudah mendapat informasi soal kondisi itu, dan pihaknya juga sudah pantau musibah di sana. “Saya selalu mengatakan kepada mereka (kepala kampung, red) agar bisa terus update terkait perkembangan di kampungnya tersebut,” ujarnya kepada Berau Post Kamis (12/5).

Menurutnya karena banyaknya keluhan dari para petani terkait kerugian yang dialami akan segera pihaknya evaluasi. Dalam arti, akan membantu dengan melakukan koordinasi bersama pihak-pihak terkait dalam hal ini perusahaan, agar bisa membantu para petani tersebut.

Bupati memastikan kalau pemerintah selalu memikirkan apapun hal yang sekiranya bisa membantu masyarakat. “Intinya adalah komunikasi, dan saya selalu meminta kepada apartaur kampung dan camat juga bisa langsung menyampaikan apa yang menjadi keluhan dari masyarakat, agar hal tersebut bisa dicari jalan keluarnya,” tegas dia.

Dengan komunikasi yang baik, maka semua akan bisa segera teratasi termasuk dengan keluhan masyarakat yang lain, bukan hanya di Kampung Tumbit Dayak dan Tumbit Melayu, tapi juga di kampung-kampung lainnya.

“Bukan kita tidak peduli, tetapi kita juga sedang berupaya semaksimal mungkin,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Saiful, salah satu petani di Kampung Tumbit Dayak, mengaku mengalami kerugian akibat banjir yang kembali melanda kampungnya. Padahal, ujar dia, tanaman-tanaman di kebunnya hanya tinggal menunggu beberapa hari lagi untuk dipanen.

"Semua tanaman sudah rebah, mulai dari cabai, terong, yang lain-lainnya, habis semua. Gagal semua dipanen. Rugi banyak kami,” ungkapnya. (aky/sam)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Mei 2022 19:11

Sudah ‘Jualan’ sejak Desember 2020

TANJUNG REDEB – Pendalaman kasus eksploitasi anak di bawah umur…

Sabtu, 21 Mei 2022 19:08

Belum Ada Payung Hukum

TANJUNG REDEB – Sampai saat ini, masih sering ditemui pemilik…

Sabtu, 21 Mei 2022 19:02

Jasa Konsultan Jangan Bebani Masyarakat

Ketua Komisi II DPRD Berau Atilagarnadi, berharap Pemkab Berau menyikapi…

Jumat, 20 Mei 2022 20:36

Malam Curhat, Pagi Ditemukan Gantung Diri

SEGAH – Kamis (19/5) pagi pukul 07.30 Wita, karyawan di…

Jumat, 20 Mei 2022 20:12

Pemkab Intens Lakukan Koordinasi

TANJUNG REDEB – Kerusakan jalan poros menuju pesisir sampai saat…

Jumat, 20 Mei 2022 20:08

Diskoprindag Awasi Harga Kebutuhan di Pesisir

TANJUNG REDEB – Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga sembako saat…

Kamis, 19 Mei 2022 20:26

Dilarang dan Ditertibkan Melulu, Soal Ini Pemerintah Diminta Beri Solusi

TANJUNG REDEB – Sejak ditertibkan personel Satuan Polisi Pamong Praja…

Kamis, 19 Mei 2022 20:24

Di Sini Selalu Banjir dan Karhutla, Petani Terus Merugi

TELUK BAYUR – Termasuk wilayah rawan banjir dan longsor, Camat…

Kamis, 19 Mei 2022 20:22

Kodim 0902/BRU Salurkan BLT Migor

TANJUNG REDEB - Sebagaimana instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo,…

Kamis, 19 Mei 2022 20:21

Rumah Restorative Justice Diresmikan

TANJUNG REDEB - Sembilan Kejaksaan Negeri kabupaten/kota di Kalimantan Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers