MANAGED BY:
JUMAT
08 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 17 Mei 2022 21:05
Masa Hukuman Dipotong Satu Bulan

WBP yang Terima Remisi Khusus Waisak

SERAHKAN SK: WBP (baju putih) saat menerima Surat Keputusan (SK) pemotongan masa hukuman, Senin (16/5).

TANJUNG REDEB – Satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanjung Redeb terima Remisi Khusus (RK). Pemberian remisi tersbeut diberikan sebagai bentuk peringatan Hari Raya Waisak 2022.

Dijelaskan Kepala Rutan Tanjung Redeb, Puang Dirham, remisi ini diberikan sama seperti peringatan hari keagamaan lain. “Setiap peringatan hari keagamaan kami memang mengusulkan WBP untuk menerima remisi, dan pada hari ini (Senin, red) ada satu yang menerima remisi,” ujarnya kepada Berau Post, Senin (16/5).

Puang menyebut, meski hanya satu WBP yang menerima remisi, pemberian itu harus tetap dilakukan karena sesuai dengan aturan yang ada. Adapun remisi yang diterima oleh WBP tersebut berupa potongan masa tahanan selama satu bulan.

“WBP ini mendapatkan satu bulan remisi, WBP tersebut masuk ke rutan tersangdung kasus penyalahgunaan narkotika,” sebutnya.

Pemberian RK juga karena telah WBP yang dimaksud telah memenuhi syarat aturan yang berlaku. Salah satunya yakni selama menjalani masa tahanan WBP mengikuti aturan dengan baik.

"Remisi merupakan pemberian kepada WBP sebagai pengurangan masa hukuman karena WBP telah mengikuti setiap program pembinaan dan menunjukkan perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik." katanya.

Tidak menutup kemungkinan, kepada semua WBP yang menerima remisi jika selama masa tahanan yang dijalani WBP berkelakuan tidak baik maka pemotongan masa tahanan tersebut akan dicabut. “Ada penegasan pasti sebelumnya, agar WBP bisa lebih baik lagi selama menjalani masa hukuman, karena jika mereka melanggar aturan maka remisi akan kita cabut,” jelasnya.

Usai menyerahkan surat keputusan remisi, Puang juga turut memotivasi WBP agar tidak patah semangat dalam menjalani hukuman, dan dapat berubah turut serta mewujudkan pembangunan bangsa yang lebih baik.

"Jangan patah semangat, buktikan bahwa WBP dapat berubah. Dan setelah keluar nanti bisa kembali berbaur dengan masyarakat lain," imbuhnya.

"Melalui program pembinaan keterampilan dan kerohanian yang telah didapat di sini (Rutan Tanjung Redeb, red), bisa menjadi bekal WBP ketika bebas nanti, sehingga dapat turut serta mewujudkan pembangunan bangsa," tandasnya. (aky/sam)

 


BACA JUGA

Kamis, 07 Juli 2022 20:51

Dua THM Kedapatan Jual Miras

TANJUNG REDEB – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar…

Kamis, 07 Juli 2022 20:48

Cuaca Buruk Ganggu Pengiriman BBM ke Berau

TANJUNG REDEB - Cuaca buruk menghambat pengiriman bahan bakar umum…

Rabu, 06 Juli 2022 21:09

Jumlah Hewan Kurban Menurun

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih meninjau sejumlah lokasi…

Rabu, 06 Juli 2022 21:04

Diguyur Anggaran Rp 4 Miliar, Ruas Jalan Kemakmuran Bakal ‘Dihitamkan’

SAMBALIUNG – Ruas Jalan Kemakmuran yang berada di Kelurahan Sambaliung…

Rabu, 06 Juli 2022 21:00

Terganggu Persepsi Masyarakat

TANJUNG REDEB - Asisten I Setkab Berau, Hendratno, keluhan mengenai…

Rabu, 06 Juli 2022 20:59

Berau Tergolong Aman

TANJUNG REDEB - Ditemukannya fakta salah satu Stasiun Pengisian Bahan…

Selasa, 05 Juli 2022 20:32

502 Ekor Sapi Tiba di Berau

TANJUNG REDEB – Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di…

Senin, 04 Juli 2022 20:20

Besuk Tatap Muka Dibuka Kembali

TANJUNG REDEB – Kabar gembira bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)…

Senin, 04 Juli 2022 20:16

Pemkab Didesak Buat Penolakan Pembelian BBM Pakai Aplikasi

TANJUNG REDEB - Ketua Komisi I DPRD Berau Peri Kombong,…

Senin, 04 Juli 2022 20:10

Satpol PP "Diteror" Orang Tak Dikenal, Serukan Penutupan THM dan Tindak Penjual Minol.

TANJUNG REDEB – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP)…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers