MANAGED BY:
JUMAT
08 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 19 Mei 2022 20:24
Di Sini Selalu Banjir dan Karhutla, Petani Terus Merugi
Ilustrasi

TELUK BAYUR – Termasuk wilayah rawan banjir dan longsor, Camat Teluk Bayur Endang Iriyani, minta masyarakat bisa selalu waspada. Seperti yang terjadi saat ini, banyak kampung di wilayahnya yang terendam banjir dan mengakibatkan beberapa petani harus mengalami kerugian akibat tanamannya terendam.

“Kampung Tumbit Melayu itu salah satu kampung yang selalu terjadi banjir setiap tahunnya, atau biasa orang bilang banjir tahunan,” ujarnya kepada awak media, Rabu (18/5). Bukan hanya banjir, jika cuaca yang panas ada beberapa titik di Kecamatan Teluk Bayur yang sering terjadi karhutla. “Karena memang Teluk Bayur ini adalah salah satu kecamatan yang rawan akan bencana,” sambung dia.

Sehingga dengan adanya hal ini dirinya, meminta kepada masyarakat agar tetap selalu waspada, serta selalu berkoordinasi dengan aparatur kampung jika terjadi sesuatu. "Untuk karhutla kita sudah ada posko, semoga dengan adanya itu setidaknya bisa menekan dampak jika karhutla terjadi,” katanya. Dirinya juga mengingatkan agar masyarakat berhenti membuka membuka lahan dengan cara dibakar. Pasalnya, cara tersebut sudah tidak lagi diperbolehkan.

“Jangan ada lagi yang membuka lahan dengan cara dibakar, itu tidak diperbolehkan, karena bisa merambat ke lahan lain,” ujarnya.
Sebelumnya, menekan terjadinya Karhutla, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melaksanakan pertemuan dengan jajaran Polres Berau, Rabu (11/5) lalu

Dijelaskan Asisten I Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau Muhhamad Hendratno, selaras dengan adanya pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), menjadikan ibu kota sekitarnya termasuk Kabupaten Berau harus menyambut hal tersebut. “Berau juga termasuk heart of Borneo, atau jantung dari Kalimantan jadi kita juga harus antisipasi hal-hal seperti peristiwa karhutla," ujarnya.

Dalam pertemuan itu, juga diperkenalkan satu aplikasi oleh Polda Kaltim yang dinilai dapat membantu menangani karhutla dengan menyasar langsung Fire Spot (titik api). "Tadi saat rapat diperkenalkan juga aplikasi Lembuswana, nanti yang terbaca adalah fire spot sehingga lebih spesifik dalam penanganan kedepannya," tambahnya. (aky/sam)


BACA JUGA

Kamis, 07 Juli 2022 20:51

Dua THM Kedapatan Jual Miras

TANJUNG REDEB – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar…

Kamis, 07 Juli 2022 20:48

Cuaca Buruk Ganggu Pengiriman BBM ke Berau

TANJUNG REDEB - Cuaca buruk menghambat pengiriman bahan bakar umum…

Rabu, 06 Juli 2022 21:09

Jumlah Hewan Kurban Menurun

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih meninjau sejumlah lokasi…

Rabu, 06 Juli 2022 21:04

Diguyur Anggaran Rp 4 Miliar, Ruas Jalan Kemakmuran Bakal ‘Dihitamkan’

SAMBALIUNG – Ruas Jalan Kemakmuran yang berada di Kelurahan Sambaliung…

Rabu, 06 Juli 2022 21:00

Terganggu Persepsi Masyarakat

TANJUNG REDEB - Asisten I Setkab Berau, Hendratno, keluhan mengenai…

Rabu, 06 Juli 2022 20:59

Berau Tergolong Aman

TANJUNG REDEB - Ditemukannya fakta salah satu Stasiun Pengisian Bahan…

Selasa, 05 Juli 2022 20:32

502 Ekor Sapi Tiba di Berau

TANJUNG REDEB – Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di…

Senin, 04 Juli 2022 20:20

Besuk Tatap Muka Dibuka Kembali

TANJUNG REDEB – Kabar gembira bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)…

Senin, 04 Juli 2022 20:16

Pemkab Didesak Buat Penolakan Pembelian BBM Pakai Aplikasi

TANJUNG REDEB - Ketua Komisi I DPRD Berau Peri Kombong,…

Senin, 04 Juli 2022 20:10

Satpol PP "Diteror" Orang Tak Dikenal, Serukan Penutupan THM dan Tindak Penjual Minol.

TANJUNG REDEB – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP)…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers