MANAGED BY:
JUMAT
08 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 18 Juni 2022 20:29
Setelah Sempat Telat, Ratusan Guru PPPK Dipastikan Gajian Bulan Ini

BPKAD Rampungkan Database Gaji 397 PPPK

Safransyah

TANJUNG REDEB - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Berau Safransyah, menyebut pihaknya telah menyelesaikan database gaji ratusan guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Dikatakan Safransyah, database gaji untuk 397 PPPK guru tersebut telah dirampungkan (17/6). Sehingga pihaknya tinggal menyerahkan daftar gaji tersebut ke Dinas Pendidikan (Disdik) Berau. Untuk selanjutnya Disdik sebagai pengguna anggaran, menerbitkan surat perintah membayar (SPM) dan disampaikan kembali ke BPKAD Berau.  

"Insyallah gaji PPPK Juni ini cair," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (17/6).

Lanjut dijelaskannya, mengenai pencairan gaji PPPK, memerlukan mekanisme dan tahapan yang membutuhkan waktu. Sebab pencairan gaji PPPK berbeda tahapannya dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

"Jadi, dari sekian banyaknya jumlah PPPK itu, jika ada satu berkas saja yang belum selesai, itu nggak akan bisa terbayarkan semua. Jadi harus selesai semua, tentunya dengan verifikasi yang betul," jelasnya. 

Ditambahkannya, selain perlu dilakukan verifikasi database, pencairan gaji PPPK juga harus dilakukan konfirmasi ulang. Untuk memastikan tidak tumpang tindih pemberian tunjangan bagi istri/suami. 

"Jadi harus salah satunya (dapat tunjangan, red). Jika misalnya suami atau istri yang sama-sama berstatus PNS atau TNI/Polri itu nggak boleh. Harus salah satunya saja," terangnya. 

Terlebih, aplikasi yang digunakan untuk meng-input data berkas ratusan guru PPPK, juga dinilai masih baru. Karena regulasi dari pemerintah juga dikeluarkan baru-baru ini. Lain hal dengan proses pemberkasan PNS yang dianggap cepat, sehingga masing-masing PNS sudah menerima gaji. 

"Kami di BPKAD sejatinya hanya menjalankan tugas sesuai tupoksi kami. Ketika berkas ada dan lengkap, tentu akan langsung kita proses. Tetapi ketika ada keterlambatan berkas diterima, tentu saja cukup memakan waktu yang tak sebentar," jelasnya. 

Kendati itu, pihaknya pun sudah menyelesaikan tahapan maupun verifikasi berkas para guru PPPK ini dengan maksimal. Meski memang, berkas-berkas tersebut baru masuk semua di BPKAD pada 13 Mei lalu. Sementara waktu terakhir peng-inputan 15 Mei. 

"Perlu diketahui, proses awal yang kami  lakukan itu belum pada pencairan. Karena setelah input data dari kami selesai, masih diserahkan lagi ke dinas terkait untuk selanjutnya mengajukan SPM. Jadi tidak serta-merta langsung ke tahap pencairan," bebernya. 

Ditegaskannya, jika ratusan guru PPPK yang sebelumnya berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) itu telah menerima gaji sebagai PPPK, maka gaji PTT yang sebelumnya diterima sejak Februari lalu harus dikembalikan. Sebab, gaji PPPK akan dihitung sejak Februari, sesuai dengan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) dari Dinas Pendidikan (Disdik) Berau yang diterbitkan pada 2 Februari lalu. 

"Karena informasi dari dinas terkait, gaji PTT mereka ini belum diputus," katanya. 

Sementara pengembalian gaji PTT dari ratusan guru PPPK tersebut, akan disetorkan ke kas daerah, termasuk pemberian tunjangan hari raya (THR) PTT yang sudah diterima, karena akan diganti dengan THR PPPK. “Entah nanti melalui pemotongan atau pengembalian secara mandiri dari guru-guru tersebut,” terangnya. 

"Yang jelas, gaji yang akan diterima PPPK nilainya lebih besar dari gaji PTT," lanjutnya. 

Sebelumnya, ratusan guru PPPK di Berau, mengeluh karena belum menerima gaji sejak Februari lalu. Ratusan guru tersebut, rata-rata yang baru diangkat menjadi PPPK. 

Salah satunya, guru PPPK di SDN 001 Birang, Gunung Tabur, Recky Hidayat. Dikatakan, dirinya menerima SPMT dari Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, sejak 2 Februari 2022. “Sementara kami ini juga mempunyai kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi,” ujarnya kepada Berau Post, Kamis (16/6). 

Dirinya belum mengetahui kendala yang terjadi hingga berdampak pada keterlambatan gaji ratusan guru seperti dirinya. Disebutnya, dirinya bersama ratusan guru lain merupakan gelombang pertama yang lolos seleksi PPPK yang diikuti pada 15 September 2021. Tapi, peserta seleksi gelombang kedua PPPK yang dilaksanakan pada 12 Desember 2021, juga bernasib sama.

“Padahal semua regulasi sudah lengkap. Mulai dari NIP PPPK, SK, hingga SPMT,” jelasnya.

Selain belum menerima gaji lima bulan, mereka juga tidak menerima Tunjangan Hari Raya (THR) yang seharusnya dibayar paling lambat seminggu sebelum Idulfitri lalu. Dirinya, baru menerima THR pegawai tidak tetap (PTT) pada April lalu. 

Pihaknya pun sudah mempertanyakan hal tersebut ke Dinas Pendidikan, agar mendapat kejelasan. "Kalau menurut informasi yang saya dapat dari dinas terkait, dokumen itu sudah diserahkan ke bagian keuangan. Tapi, sampai sekarang belum ada kejelasan lagi,” terangnya.

Meski memang hak mereka belum direalisasikan, bukan berarti Recky maupun guru-guru lainnya meninggalkan kewajibannya sebagai pengajar. Mereka tetap sabar dan mengajar sebagaimana tugas mereka. "Karena, yang lebih utama dan terpenting itu adalah pendidikan anak-anak jangan sampai terganggu," tuturnya. 

Keresahan yang sama juga disampaikan  Arnas, salah satu guru PPPK di SDN 001 Tanjung Redeb. Dirinya sampai saat ini juga belum menerima gaji yang sudah berjalan selama lima bulan, termasuk THR. 

“Semoga ada solusi secepatnya dari Pemkab Berau khususnya dinas terkait. Karena kami butuh kejelasan juga,” uca Arnas. (mar/udi) 


BACA JUGA

Kamis, 07 Juli 2022 20:40

Perjelas Progres Rumah Sakit

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau terus memproses tahapan pembangunan…

Kamis, 07 Juli 2022 12:58

Pastikan Status Lahan sebelum Menggarap

TANJUNG REDEB - Beberapa persoalan kehutanan telah membuat beberapa orang…

Rabu, 06 Juli 2022 20:54

Penyusunan FS Dianggap Panik, Pembangunan RS Baru Jangan Dipaksakan

TANJUNG REDEB – Rencana pembangunan rumah sakit (RS) baru, sejalan…

Selasa, 05 Juli 2022 20:29

Bupati Diminta Tegas Selesaikan Persoalan di Kampung Pilanjau

TANJUNG REDEB - Dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Kepala Kampung Pilanjau,…

Selasa, 05 Juli 2022 15:24

Pengusaha Berharap Kejelasan 

TANJUNG REDEB – Rencana aksi yang akan digelar Himpunan Mahasiswa…

Selasa, 05 Juli 2022 15:14

Pengembangan RSUD Lebih Mendesak

TANJUNG REDEB – Di tengah rencana Pemkab Berau membangun rumah…

Selasa, 05 Juli 2022 15:06

Jangan Sekali-kali Garap Lahan KBK

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Sri Juniarsih kembali mengingatkan masyarakat…

Sabtu, 02 Juli 2022 20:39

Meninggal di Tumpukan Batu Bara

TANJUNG REDEB – Salah satu pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga…

Sabtu, 02 Juli 2022 20:35

Ingatkan Pemerintah Perhatikan WBP

TANJUNG REDEB – Ribuan masyarakat mengikuti Doa Bersama Lintas Agama…

Jumat, 01 Juli 2022 20:44

BEKIPAS LAGI...!! ASN di Berau Sudah Terima Gaji Ke-13, Habiskan Rp 4,4 Miliar

TANJUNG REDEB - Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjung…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers