MANAGED BY:
JUMAT
08 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

ALL SPORT

Rabu, 22 Juni 2022 20:12
Masih Berkutat Jumlah Cabor

Persiapan Berau Gelar Porprov Kaltim 2022

BEBER PERSOALAN: DPRD Berau menggelar RDP dengan PB Porprov Kaltim VII, kemarin (21/6).

TANJUNG REDEB – DPRD Berau menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan jajaran Panitia Besar (PB) Porprov Kaltim VII, kemarin (21/6). Salah satu inti pembahasan yang diinisiasi legislatif tersebut, untuk memastikan peluang penambahan jumlah cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan di Porprov November nanti. 

RDP yang dipimpin Ketua DPRD Berau Madri Pani dan Wakil Bupati Berau Gamalis, turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, jajaran DPRD Berau, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, Komite Pemerhati Olahraga, serta perwakilan cabor. 

Di awal rapat, Koordinator Komite Pemerhati Olahraga Berau Arman Nofriansyah, menyatakan sejak Pemkab Berau meminta dan menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah, tentu juga siap dengan segala sesuatunya. Baik itu sarana dan prasarana. Namun sekarang, lima bulan jelang pelaksanaan, malah membuat keputusan yang seolah menunjukkan ketidaksiapannya menjadi tuan rumah. Khususnya dalam memutuskan hanya 36 cabor saja yang dipertandingkan. 

"Mengenai keputusan 36 cabor ini, apakah tidak ada toleransi bagi Berau menambah cabor untuk dipertandingkan? Lalu, kalaupun memang tetap 36, apa parameternya? " tanya Arman. 

Dengan keputusan 36 cabor yang dipertandingkan, pihaknya turut prihatin. "Tolong PB Porprov pikirkan atlet hingga pelatih yang saat ini sudah berlatih dengan sangat keras, giat, penuh semangat. Apalagi yang masuk dalam daftar pencoretan. Dicoret sama tim yang nggak tahu siapa pembisiknya. Jelas pasti mereka ini patah hati sekarang," jelasnya. 

Dia meminta PB Porprov lebih fokus pada tupoksinya. Memastikan tri sukses, yakni sukses pelaksanaan, prestasi, dan pemberdayaan ekonomi, dengan menyiapkan venue untuk pelaksanaan porprov bersama pemerintah daerah. 

"Tolong dipikirkan kembali cabor-cabor yang sudah dicoret ini. Kalau bisa, ditambah beberapa cabor yang tidak perlu lagi membangun venue, tapi bisa dipertandingkan di Berau," imbuhnya. 

Disebutkan Kepala Dispora Berau Amiruddin, mengenai penetapan 36 cabor, sudah melalui tiga kali pertemuan, termasuk RDP dengan Komisi III DPRD Berau. Dijelaskannya, opsi wacana mempertandingkan 63 cabor diasumsikan dengan penggunaan anggaran Rp 100 miliar. Tetapi ketika anggaran turun menjadi Rp 50 miliar, idealnya juga harus disesuaikan jumlah cabor yang dipertandingkan. 

"Yang perlu saya tegaskan, jika kita asumsikan 63 cabor dipertandingkan dengan perkiraan atlet sekitar 1.451 orang, termasuk pelatih dan ofisial. Jika angka tersebut kita tuangkan dalam anggaran kontingen, termasuk baju dan sebagainya, butuh anggaran Rp 8 miliar. Tapi dengan anggaran yang ada Rp 1,9 miliar, ada defisit sekitar Rp 6,8 miliar. Itu asumsi pertama ketika dihitung dengan anggaran Rp 100 miliar," beber Amiruddin. 

Ditegaskannya, penetapan 36 cabor yang akan dipertandingkan, sudah melalui opsi-opsi yang disarankan, tapi bukan harga mati. "Yang terpenting olahraga wajib atau masuk dalam 17 cabor DBON (Desain BEsar Olahraga Nasional)," katanya. 

Sementara itu, Ketua KONI Berau Al Hamid menjelaskan, keputusan mempertandingkan 63 cabor ditetapkan dari hasil rapat pleno bersama KONI Kaltim yang turut dihadiri pengurus KONI Pusat. "Saya ingat, waktu itu yang baca (penetapan 36 cabor saat rapat bersama bupati, red) Pak Kadispora sendiri. Kalau hari ini (kemarin, red) Kadispora nggak tahu, ini ada apa ya? Sedangkan saya selaku Ketua KONI Berau tidak pernah diajak dan dilibatkan untuk menentukan 36 cabor. Ada apa ini?” tanya Al Hamid. 

Dijelaskan Al Hamid, KONI Berau adalah representasi olahraga di Bumi Batiwakkal. Yang memiliki database mengenai atlet dan cabor berprestasi, program pembinaan yang mengacu DBON, dan teknis lainnya. Tapi dalam persiapan Porprov Kaltim 2022, pihaknya tidak dilibatkan dalam mengambil keputusan krusial, mengenai penetapan 36 cabor yang akan dipertandingkan. 

"Di Kutim saja, pada porprov empat tahun lalu, dipertandingkan 52 cabor dengan alokasi anggaran Rp 30 miliar. Itu sukses. Sedangkan Berau saat ini mendapat anggaran Rp 50 miliar," tegas Al Hamid. 

Mengenai anggaran, berdasarkan perhitungannya bersama pihak provinsi, dengan anggaran Rp 25 miliar saja sebenarnya cukup untuk pelaksanaan porprov. Itu sudah termasuk biaya operasional, wasit, dan juri. Sehingga Rp 25 miliar sisanya, diperuntukkan kebutuhan renovasi sarpras, biaya sewa tempat dan lainnya. "Kemudian, berbicara soal alat tanding yang mungkin tidak ada di Berau, teman-teman di provinsi siap meminjamkan alatnya. Hanya dibebankan biaya transportasi sampai ke Berau saja," ucapnya. 

Dengan segala pendapat dan saran, Ketua DPRD Berau Madri Pani meminta untuk membuka seluas-luasnya peluang bertambahnya 36 cabor yang akan dipertandingkan. 

Karena menurutnya, persoalan ini sebenarnya disebabkan karena kurangnya koordinasi di tubuh PB Porprov. Khususnya dari unsur KONI dan unsur pemerintah. Dia pun meminta, dalam pelaksanaan rapat persiapan Porprov 2022 selanjutnya, seluruh ketua-ketua cabor dan stakeholder harus dihadirkan. Untuk melihat sejauh mana kesiapan atlet-atlet mereka, termasuk mengilustrasikan pembiayaan yang dibutuhkan jika cabor tersebut dipertandingkan. 

"Jangan nanti mereka (atlet dan cabor) merasa sudah berjuang tapi tak dianggap. Jadi percepat pertemuan itu. Supaya permasalahan yang ada di daerah ini bisa diselesaikan. Jadi saya meminta ada rapat kepastian persiapan porprov, secepatnya. Kalau perlu paling lambat awal bulan depan," imbuhnya. 

Madri juga menyarankan, Pemkab Berau bisa memfasilitasi cabor untuk mendapat bapak angkat dari perusahaan atau pengusaha yang ada di Berau. “Satu perusahaan satu cabor. Karena anggaran saat ini lebih banyak di persiapan venue. Sehingga atlet-atlet di masing-masing cabor merasa tidak dipersiapkan secara maksimal. Karena hanya mengandalkan kemandirian atlet dan cabornya saja, untuk bisa meningkatkan performa atlet itu sendiri," jelasnya. 

Padahal kata Madri, salah satu tolok ukur keberhasilan tuan rumah selain venue dan pelayanan, juga dituntut perolehan medali. "Pertanyaannya, sudah seberapa mampu atlet-atlet yang  ada untuk mendongkrak perolehan medali?” ujar Madri. 

Wakil Bupati Berau yang juga Ketua Harian PB Porprov Kaltim VII 2022, Gamalis, mengatakan persiapan porprov sudah cukup baik. Dan untuk jumlah cabor yang akan dipertandingkan kemungkinan masih bisa bertambah. Lebih lanjut dalam paparannya, pelaksanaan porprov kali ini tetap mengacu pada Perpres Nomor 86 Tahun 2021 yang mengatur tentang DBON. 

Dalam dokumen rencana induk DBON, berisikan arah kebijakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional terdapat 17 cabor. Selain itu juga mengacu pada event olahraga regional, nasional, dan internasional. Seperti olimpiade yang mempertandingkan 46 cabor, Indonesia mengikuti 8 cabor saja. Di SEA Games Vietnam lalu, Indonesia hanya mengirim 32 cabor, dan di ajang PON Papua 2022, Kaltim hanya mengirimkan atlet dari 36 cabor. 

"PB Porprov akan menyesuaikan dengan kondisi anggaran. Tidak menutup peluang jika KONI Berau ingin menambah, tetapi harus dengan perhitungan yang matang. Jangan sampai setelah porprov, justru APBD dibebani utang dan lain-lain,” tutup  Gamalis. (mar/udi)


BACA JUGA

Kamis, 07 Juli 2022 20:52

Seluruh Atlet Dituntut Siap Tanding

TANJUNG REDEB - Cabang olahraga (cabor) atletik terus matangkan kesiapan…

Rabu, 06 Juli 2022 21:10

Rutinkan Latihan Malam Hari

TANJUNG REDEB - Atlet Muay Thai terus  rutinkan latihan untuk…

Selasa, 05 Juli 2022 20:34

Bidik Emas di Porprov

TANJUNG REDEB - Atlet triathlon pastian kesiapan untuk persembahkan medali…

Senin, 04 Juli 2022 20:22

KONI Harapkan Perbanyak Event Lokal

TANJUNG REDEB - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau komitmen…

Jumat, 01 Juli 2022 20:46

Tetap Latihan 3 Kali Sepekan

TANJUNG REDEB - Meski dicoret dari  cabang olahraga yang akan…

Kamis, 30 Juni 2022 21:09

Pelaksanaan Popda 2022 di Berau, Semuanya Tergantung Duit..!!

TANJUNG REDEB - Kepala Seksi Pembinaan dan Organisasi Olahraga Dinas…

Rabu, 29 Juni 2022 20:34

Raih Medali di Kejurnas

TANJUNG REDEB - Dua atlet menembak asal Berau turut ambil…

Selasa, 28 Juni 2022 20:41

Jadi Wadah Evaluasi Atlet

TANJUNG REDEB - Cabang Olahraga Futsal Berau tak mau ketinggalan…

Senin, 27 Juni 2022 20:55

Jangan Kecewakan Atlet

TANJUNG REDEB - Koordinator Komisi Pemerhati Olahraga (Kompor) Berau, Arman…

Sabtu, 25 Juni 2022 20:49

Tingkatkan Fisik dan Teknik

TANJUNG REDEB - Cabang Olahraga Taekwondo memastikan akan ambil bagian…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers