MANAGED BY:
SENIN
15 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 07 Juli 2022 20:51
Dua THM Kedapatan Jual Miras

Jika Masih Mengulangi, Izin Terancam Dicabut

DIAMANKAN: Petugas Satpol PP Berau berhasil mengamankan puluhan botol miras dalam operasi senyap pada Selasa (5/7) malam.

TANJUNG REDEB – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar operasi senyap guna mengungkap peredaran minuman keras (Miras) di Bumi Batiwakkal-sebutanKabupaten Berau. Operasi ini sendiri digelar sekira pukul 22.00 Wita pada Selasa (5/7). 

Dalam operasi yang menyasar enam tempat hiburan malam (THM) itu, petugas Satpol PP Berau berhasil mengamankan sebanyak 27 botol minuman keras.

Kasatpol PP Berau, Anang Saprani mengatakan, dari enam tempat hiburan malam (THM) yang diperiksa, dua di antaranya kedapatan menjual minuman keras dengan kadar alkohol mencapai 4,7 persen. “Kami menggunakan operasi senyap,” katanya.

Pihaknya pun langsung memberikan teguran keras terhadap pemilik THM. Bahkan,  jika kedepannya tetap melanggar aturan yang ada, maka izin usahanya terancam dicabut. 

Anang menambahkan, penegakan peredaran miras ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2010, tentang Pelarangan Pengedaran dan Penjualan Minuman Beralkohol. Jauh sebelumnya yakni pada tahun 2009, Pemkab Berau telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2/2009 tentang Pelarangan Penjualan dan Peredaran Minuman Beralkohol.

“Jadi untuk Kabupaten Berau soal perizinan peredaran miras sudah saya larang. Jadi terkait hal tersebut sebenarnya menjadi kebijakan dari pemerintah itu sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, Presiden Joko Widodo juga telah mencabut Peraturan Presiden Nomor 10/2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal, yang mengatur soal investasi di bidang industri minuman beralkohol. Aturan itu dicabut karena langsung menuai polemik dan penolakan.

“Memberantas tentu tidak bisa langsung dilakukan. Perlu step by step,” ujarnya.

Dijelskannya, memberantas miras di Bumi Batiwakkal, dimulai dari akarnya, yakni agen. Jika agen tidak menyediakan, tentu pembeli tidak dapat membelinya. Sehingg ia pun akan bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam memberantas minuman keras di Berau.

“Tidak bisa jika hanya satu instansi. Kita libatkan semua, mulai dari perizinan, TNI dan Polri,” pungkasnya.(hmd/arp)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:27

Bagikan Paket Alat Sekolah untuk 100 Anak Maratua

TANJUNG REDEB - Jelang peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia, Persatuan…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:24

Pemerintah Segera Salurkan BLT

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan realisasikan Bantuan…

Jumat, 12 Agustus 2022 20:09

Masyarakat Diminta Jadi 'Cepu'

TELUK BAYUR - Terungkapnya kasus penjualan anak di bawah umur…

Jumat, 12 Agustus 2022 20:07

Perusahaan Sawit Kurang Dilirik Pencaker

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi (Disnakertrans)…

Kamis, 11 Agustus 2022 20:32

Resahkan Warga, Aparat Pasang Perangkap Buaya di Sekitaran Pelabuhan Tanjung Batu

TANJUNG REDEB – Dua ekor buaya berukuran lima meter kerap…

Kamis, 11 Agustus 2022 20:28

Komponen Senilai Rp 28 Juta Tiba

TANJUNG REDEB – Dinas Perhubungan (Dishub) Berau memastikan lampu lalu…

Kamis, 11 Agustus 2022 20:24

Insentif Naik, Kader Diminta Lebih Aktif

TANJUNG REDEB - Para kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di…

Kamis, 11 Agustus 2022 20:22

Pendistribusian Bahan Pokok Lancar

TANJUNG REDEB – Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas…

Rabu, 10 Agustus 2022 20:19

Petugas Ini Baru Ada di Lima Kecamatan di Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)…

Rabu, 10 Agustus 2022 20:18

Pulau Derawan Masuk Zona Kuning

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau merilis sebaran Covid-19…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers