MANAGED BY:
RABU
05 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 23 Juli 2022 20:39
Sejumlah Subsidi Pupuk Dihapus, Harga Komoditas Pertanian Diprediksi Akan Melonjak
BAKAL DIHAPUS: Sejumlah subsidi pupuk bakal dipangkas, sehingga hasil pertanian diprediksi melonjak tajam.

TANJUNG REDEB – Dari lima pupuk yang mendapatkan subsidi dari pemerintah, kini hanya dua jenis pupuk saja yang mendapatkan subsidi. Yakni NPK dan Urea. Hal inipun diprediksi bakal membuat harga komoditas pertanian melonjak tinggi. 

Menurut Pengendali Organisme Penganggu Tumbuhan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau, Bambang Sujatmiko, penghapusan sejumlah subsidi pupuk itu berdasarkan pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10/2022 perihal Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian dan resmi berlaku sejak 8 Juli lalu. 

Pemerintah disebutnya memilih memberikan subsidi untuk pupuk yang paling bisa mendongkrak produktivitas tanaman, yaitu urea dan NPK. "Untuk optimalisasi pupuk subsidi agar tepat guna dan sasaran," jelasnya, Jumat (22/7). 

Sebelumnya berdasarkan Permentan Nomor 41/2021 perihal Penetapan ALokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian, pupuk urea, organik, NPK, ZA, dan SP-36 adalah jenis pupuk yang mendapat subsidi. 

"Pemerintah masih menyarankan pupuk lain untuk digunakan sebagai peningkatan tanaman. Supaya petani mandiri dan tidak bergantung pada pupuk subsidi," tegasnya. 

Sejauh ini realisasi penyaluran pupuk urea dan NPK menjadi yang terbanyak. Per Juni 2022 dari alokasi 3.000 ton, realisasi pupuk urea sebanyak 1.370,75 ton atau 45,69 persen. Sedangkan, pupuk NPK dari ketersediaan 3.300 ton realisasinya sebanyak 875,95 to  atau 26,46 persen. Sementara, realisasi pupuk SP-36 sebanyak 89,65 ton atau 40,75 persen, ZA sebanyak 51,95 ton atau 10,39 persen, dan pupuk organik sebanyak 26,64 ton atau 3,81 persen. 

"Kebutuhan paling besar memang urea dan NPK tapi pupuk lain juga sangat dibutuhkan petani. Seperti, ZA dan SP-36 sangat dibutuhkan petani hortikultura," terangnya. 

Menurutnya, penghapusan subsidi pupuk ini nantinya berpotensi memengaruhi kenaikan harga komoditas pertanian. Apalagi, jenis komoditas yg mendapat pupuk subsidi juga dibatasi menjadi tiga sub sektor, yakni tanaman pangan terdiri dari padi, jagung, dan kedelai. Subsektor hortikultura terdiri dari cabai, bawang merah, dan bawang putih. Sedangkan, subsektor perkebunan terdiri dari tebu rakyat, kakao, dan kopi. 

"Harga pupuk non subsidi mencapai Rp 400 ribu sampai Rp 1 juta per karung 50 kilogram. NPK saja harganya sekira Rp 590 ribu per karung. Sementara, kalau harga subsidi petani hanya membayar sekira Rp 155 ribu per karung. Kemungkinan hasil tani bisa tiga sampai lima kali lipat lebih mahal. Seperti harga semangka kemungkinan bisa naik," pungkasnya.(hmd/arp)


BACA JUGA

Rabu, 14 September 2022 14:33

Harga TBS Naik Rp 200

TANJUNG REDEB – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit…

Senin, 12 September 2022 02:58

Kelangkaan BBM Paling Berpengaruh

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag)…

Sabtu, 03 September 2022 14:14

Dorong ASN Jadi SDM Unggul

MARNI/BP TANJUNG REDEB - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)…

Jumat, 02 September 2022 13:02

Dorong Budidaya Ikan Tawar dan Laut

TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Berau mendorong masyarakat untuk melakukan…

Rabu, 24 Agustus 2022 14:25

Pedagang di Area Bandara Kesulitan

TELUK BAYUR  - Bandara Kalimarau Berau saat ini hanya melayani…

Selasa, 09 Agustus 2022 21:35

Pertanian Juga Sektor yang Menjanjikan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau masih terus berupaya untuk…

Sabtu, 23 Juli 2022 20:39

Sejumlah Subsidi Pupuk Dihapus, Harga Komoditas Pertanian Diprediksi Akan Melonjak

TANJUNG REDEB – Dari lima pupuk yang mendapatkan subsidi dari…

Sabtu, 23 Juli 2022 20:33

Harga Cabai ‘Masih’ Pedas

TANJUNG REDEB – Hingga kini satu per satu harga kebutuhan…

Rabu, 20 Juli 2022 20:35

Harga TBS Belum Ada Perbaikan

TANJUNG REDEB – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit…

Sabtu, 16 Juli 2022 20:29

Proyek UMKM Center Dimulai

TANJUNG REDEB – Bantu sejahterakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers