MANAGED BY:
RABU
05 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 02 Agustus 2022 21:37
Bakal Usulkan Tambahan 40 Ton Beras

Salurkan 180 Ton Beras selama Hampir Empat Tahun

STOK BERAS: Dinas Pangan Berau menyebut cadangan pangan daerah berupa beras masih berkisar di 68 ton.

TANJUNG REDEB – Stok cadangan pangan Berau hingga kini masih berkisar 68 ton beras. Rencananya, Dinas Pangan Berau berencana menambah 40 ton lagi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Perubahan tahun ini.

 

Kepala Dinas Pangan Berau, Fattah Hidayat mengatakan, sejak tahun 2018 hingga tahun ini, Dinas Pangan sudah mengelurakan 180 ton beras cadangan pangan. Khususnya bagi masyarakat yang terkena musibah banjir, kebakaran hingga Covid-19.

 

 “Kami titip di Bulog (cadangan pangan beras, red). Karena di sana bagus untuk penyimpanan berasnya, sehingga jika kita membutuhkan beras bisa langsung mengambil ke gudang tersebut,” katanya.

 

“Tentunya kami juga membayar sewa tempat di Bulog tersebut,” sambungnya.

 

Dalam menjaga dan mendistribusikan stok cadangan pangan, Fattah menyebut Dinas Pangan sudah melakukan yang terbaik. Itu dibuktikan dengan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara yang turut belajar kepada pihaknya dalam mengelola cadangan pangan.

 

“Kabupaten Bulungan beberapa waktu lalu datang belajar dan ingin tahu seperti apa cara pengelolaan, dan kami berita tahu semuanya,” ujar Fattah.

 

Menurutnya, kegunaan ketahanan pangan ini salah satunya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Baik bencana alam hingga wabah penyakit seperti Covid-19. Karena bertujuan untuk meringankan beban masyarakat.

 

"Ketahanan pangan juga bisa digunakan pada saat harga bergejolak. Itu bisa dibantu dengan sesuai mekanisme yang ada,” terangnya.

 

Hingga kini, Fattah menyebut masih banyak masyarakat yang tidak mengerti dengan mekanisme ketahanan pangan saat terjadi bencana. Di mana ia mengungkapkan instansi lain seperti Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial memberikan bantuan pada saat bencana tersebut terjadi. Sedangkan pihaknya membantu pasca atau setelah bencana terjadi.

 

"Jadi seperti itu, nantinya akan kami data setelah terjadi bencana. Sedangkan jika BPBD dan Dinsos membantu pada saat bencana,” tegasnya.(aky/arp)


BACA JUGA

Rabu, 05 Oktober 2022 02:19

Usung Anies, NasDem Berau Target Delapan Kursi

TANJUNG REDEB – Partai NasDem sudah mendeklarasikan mengusung Anies Baswedan…

Selasa, 04 Oktober 2022 13:31

Masih Menunggu Juklak

TANJUNG REDEB – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memperpanjang…

Selasa, 04 Oktober 2022 13:25

Ingatkan Satpol PP soal Penegakan Perda Miras

TANJUNG REDEB – Masih adanya temuan kasus penjualan minuman beralkohol…

Selasa, 04 Oktober 2022 13:19

Incar Tujuh Pelanggaran

TANJUNG REDEB – Terhitung sejak kemarin (3/10) hingga (16/10) nanti…

Selasa, 04 Oktober 2022 13:13

Bulog Berau Tepis Isu Krisis Pangan

TANJUNG REDEB – Adanya isu tentang krisis pangan yang terjadi di…

Senin, 03 Oktober 2022 10:36

Perbaikan Tetap Sesuai Jadwal

TANJUNG REDEB - Perbaikan dan penutupan akses menuju Jembatan Sambaliung…

Senin, 03 Oktober 2022 10:09

Tak Tersentuh Perbaikan

TANJUNG REDEB – Kerusakan di dermaga yang berada di ujung…

Senin, 03 Oktober 2022 10:05

Ajak Kawula Muda Pahami Nilai Pancasila

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengajak seluruh…

Sabtu, 01 Oktober 2022 14:13

Kabar Begal Hoaks, Tapi Harus Tetap Waspada

TANJUNG REDEB – Kasat Reskrim Polres Berau Iptu Ardian Rahayu Priantna,…

Sabtu, 01 Oktober 2022 14:02

Satpol PP Berau Butuh Intel

TANJUNG REDEB – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers