MANAGED BY:
SENIN
15 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 05 Agustus 2022 20:38
Satwa Dilindungi, BKSDA Amankan Owa yang Dipelihara Masyarakat
SATWA DILINDUNGI: Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim mengamankan owa berjenis kelamin jantan dewasa.

TANJUNG REDEB – Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim mengamankan satwa liar dilindungi jenis owa dari seorang warga di Kelurahan Sambaliung. Hal itu dilakukan usai mendapat laporan dari warga.

 

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Kaltim, Dheny Mardiono mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari masyarakat jika ada yang memelihara owa. Sehingga, petugas BKSDA pun langsung mendatangi masyarakat yang memelihara tersebut.

 

“Owa tersebut sudah berada dalam pengawasan petugas BKSDA Kaltim untuk dilakukan rehabilitasi, dan dilepasliarkan kembali ke habitatnya,” jelasnya kepada awak media beberapa waktu lalu.

 

Saat diamankan, masyarakat yang memelihara owa tersebut mengaku memelihara owa karena menyerang anak kecil dan menyebabkan luka yang cukup parah.

 

"Ternyata telah memakan korban, kami kira monyet yang dipelihara, ternyata owa,” kata pemilik Owa tersebut.

 

Setelah didatangi petugas BKSDA, ia pun memberikan pemahaman kepada pemilik owa, bahwa hewan tersebut merupakan satwa langka dan dilindungi Undang-Undang.

 

"Pemiliknya juga menyadari kesalahannya, dan tidak keberatan menyerahkan owa itu ke BKSDA," jelas Dheny.

 

Saat dilakukan pemeriksaan, ternyata Owa tersebut berjenis kelamin jantan dewasa dan didapat dari kerabatnya yang berada di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara). “Ternyata sudah lama pemiliknya memelihara Owa ini,” ungkapnya.

 

Terkait sifat agresif yang berujung penyerangan itu, Dheny menjelaskan sudah menjadi sifat alami owa yang merupakan satwa liar. Penyerangan itu, dilakukan merupakan bentuk pertahanan dari satwa liar, apabila merasa terganggu dan terancam.

 

"Kita tidak bisa memelihara satwa liar, karena tidak tahu seperti apa cara satwa tersebut menyerang,” tegasnya.

 

Hal ini juga diharapkanya dapat menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat yang masih memelihara satwa liar, khususnya yang dilindungi oleh undang-undang.

 

Dirinya juga mengimbau, masyarakat yang masih memelihara satwa liar dilindungi dapat menyerahkannya ke BKSDA Kaltim. "Sejinak apapun atau selama apapun satwa itu dipelihara, tetap memiliki sifat liar, dan buas," tuturnya.

 

Selain itu, pihak yang menangkap, memelihara, menyimpan, memperjualbelikan (eksploitasi) satwa yang dilindungi dan terancam punah, disebutnya dapat dikenakan pidana. Hal itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya (BKSDAE).

 

"Sanksi pidana bagi orang yang sengaja melanggar adalah hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun (Pasal 21 Ayat 2 UU Nomor 5/1990), serta denda paling banyak 100 juta rupiah (Pasal 40 Ayat 2 UU Nomor 5/1990)," pungkasnya.(aky/arp)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:27

Bagikan Paket Alat Sekolah untuk 100 Anak Maratua

TANJUNG REDEB - Jelang peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia, Persatuan…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:24

Pemerintah Segera Salurkan BLT

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan realisasikan Bantuan…

Jumat, 12 Agustus 2022 20:09

Masyarakat Diminta Jadi 'Cepu'

TELUK BAYUR - Terungkapnya kasus penjualan anak di bawah umur…

Jumat, 12 Agustus 2022 20:07

Perusahaan Sawit Kurang Dilirik Pencaker

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi (Disnakertrans)…

Kamis, 11 Agustus 2022 20:32

Resahkan Warga, Aparat Pasang Perangkap Buaya di Sekitaran Pelabuhan Tanjung Batu

TANJUNG REDEB – Dua ekor buaya berukuran lima meter kerap…

Kamis, 11 Agustus 2022 20:28

Komponen Senilai Rp 28 Juta Tiba

TANJUNG REDEB – Dinas Perhubungan (Dishub) Berau memastikan lampu lalu…

Kamis, 11 Agustus 2022 20:24

Insentif Naik, Kader Diminta Lebih Aktif

TANJUNG REDEB - Para kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di…

Kamis, 11 Agustus 2022 20:22

Pendistribusian Bahan Pokok Lancar

TANJUNG REDEB – Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas…

Rabu, 10 Agustus 2022 20:19

Petugas Ini Baru Ada di Lima Kecamatan di Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)…

Rabu, 10 Agustus 2022 20:18

Pulau Derawan Masuk Zona Kuning

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau merilis sebaran Covid-19…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers