MANAGED BY:
RABU
05 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 09 Agustus 2022 21:35
Pertanian Juga Sektor yang Menjanjikan
REGENERASI: Pemkab Berau melalui Distanak akan terus berupaya menciptakan regenerasi pada sektor pertanian, dengan begitu hasil yang didapatkan juga diharapkan dapat maksimal.

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau masih terus berupaya untuk meningkatkan sektor pertanian, khususnya yang berada di Kampung Buyung-Buyung, Kecamatan Tabalar.

Salah satu persoalan yang dialami dalam pengembangannya diakui Kepala Distanak Berau Junaidi, ada pada regenerasi petani.

Sehingga PR kedepan menurutnya adalah untuk memberikan edukasi kepada para petani muda, agar mau melanjutkan pekerjaan orangtuanya untuk bisa meneruskan apa yang sudah dilakukan. Dan pihaknya juga akan memabantu terkait bantuan-bantuan berupa benih serta peralatan agar para petani muda bisa bekekrja dengan lebih mudah.

“Sekarang banyak tantangan, karena sudah banyak sektor mulai dari pertambangan hingga perkebunan. Itu yang menjadi kendala kita saat ini untuk regenerasi petani,” jelasnya kepada Berau Post, kemarin (8/8).

Menurutnya, sektor pertanian harusnya juga menjadi hal harus dilirik para generasi muda. Sebab dengan pindahnya Ibu Kota Negara (IKN) nanti, maka kebutuhan pagan juga akan mengalami peningkatan.

“Jadi nanti akan diberikan pemahaman kepada para pemuda kalau kebutuhan pangan sangat dibutuhkan banyak orang, sehingga menjadi hal yang cukup menjanjikan,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya pun tengah menjalni kerja sama dengan tim dari Universitas Mulawarwan (UNMUL) untuk melakukan pengkajian terkait kualitas tanah di Berau.

“Saat ini tinggal 2,5 ton hasil dari satu hektare petani, padahal idealnya dalam satu hektare seharunya mendapatkan 7 hingga 8 ton padi,” ujarnya.

Dengan adanya penelitian terkait kualitas tanah itu, bisa membantu petani memaksimalkan hasil pertaniannya. “Jadi nanti akan ada penelitian sehingga apa yang didapat oleh tim dari UNMUL bisa segera kita selesaikan, terlebih dahulu kita tahu apa kendala sebenarnya yang terjadi mengapa jumlahnya menurun,” pungkas Junaidi. (aky/sam)


BACA JUGA

Rabu, 14 September 2022 14:33

Harga TBS Naik Rp 200

TANJUNG REDEB – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit…

Senin, 12 September 2022 02:58

Kelangkaan BBM Paling Berpengaruh

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag)…

Sabtu, 03 September 2022 14:14

Dorong ASN Jadi SDM Unggul

MARNI/BP TANJUNG REDEB - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)…

Jumat, 02 September 2022 13:02

Dorong Budidaya Ikan Tawar dan Laut

TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Berau mendorong masyarakat untuk melakukan…

Rabu, 24 Agustus 2022 14:25

Pedagang di Area Bandara Kesulitan

TELUK BAYUR  - Bandara Kalimarau Berau saat ini hanya melayani…

Selasa, 09 Agustus 2022 21:35

Pertanian Juga Sektor yang Menjanjikan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau masih terus berupaya untuk…

Sabtu, 23 Juli 2022 20:39

Sejumlah Subsidi Pupuk Dihapus, Harga Komoditas Pertanian Diprediksi Akan Melonjak

TANJUNG REDEB – Dari lima pupuk yang mendapatkan subsidi dari…

Sabtu, 23 Juli 2022 20:33

Harga Cabai ‘Masih’ Pedas

TANJUNG REDEB – Hingga kini satu per satu harga kebutuhan…

Rabu, 20 Juli 2022 20:35

Harga TBS Belum Ada Perbaikan

TANJUNG REDEB – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit…

Sabtu, 16 Juli 2022 20:29

Proyek UMKM Center Dimulai

TANJUNG REDEB – Bantu sejahterakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers