MANAGED BY:
RABU
05 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PARLEMENTARIA

Selasa, 23 Agustus 2022 08:07
Mencari Solusi Mahalnya Harga Tiket Pesawat
DISKUSI: Ketua DPRD Berau Madri Pani memimpin RDP Gabungan Komisi DPRD, terkait pembahasan harga tiket pesawat.

TANJUNG REDEB - Harga tiket pesawat yang melambung tinggi, membuat masyarakat resah. Menjawab hal itu, DPRD menggelar Rapat Dengar Pendapat Gabungan Komisi yang turut dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih, kemarin (22/8).

Dikatakan Ketua DPRD Berau Madri Pani, rapat ini digelar sejatinya untuk menjawab keresahan masyarakat. Juga membantu masyarakat yang ekonominya terbatas. Hal ini tentu tidak bisa dibiarkan secara terus menerus. Rapat ini diadakan juga agar ada ketegasan yang diambil menyikapi kondisi ini.

“Sepakat dengan pihak Pemda, kita akan bersurat secara tegas kepada kementerian dan penerbangan lainnya, untuk mencarikan solusi terbaik,” ujarnya.

Menurut Madri, solusi yang bisa diambil memang dengan bersurat. Lion Air itu harus bisa menurunkan harga tiketnya, mendatangkan pesawat lebih besar. Atau pihaknya dipaksa untuk melakukan MoU dengan pihak penerbangan yang lain jika tidak ada penurunan harga.

Meminta Pemkab Berau dalam hal ini agar bupati bersurat kepada menteri mendorong Air Asia untuk beroperasi di Berau, sehingga tercipta persaingan harga.

Kalau perhitungan estimasi penumpang per hari sekarang ini cuma 400-an, karena masyarakat sudah tidak berpikir naik pesawat karena harganya sudah terlalu tinggi.

Apalagi ditekankannya, pemkab sudah membuat fasilitas sarana prasarana bandara menggunakan APBD juga APBN tujuannya untuk melayani masyarakat.

Katanya, untuk eksekutif atau legislatif tidak berpikir tentang harga yang ada, lain halnya yang dirasakan masyarakat. Seperti halnya bila ada anaknya yang bersekolah di luar daerah atau ada yang sedang sakit harus diberangkatkan, tentu harga tiket menjadi masalah yang sangat meresahkan masyarakat, dampaknya perputaran ekonomi terganggu.

Jika harga tiket rendah, selain masyarakat bisa lebih mudah untuk bepergian, wisatawan juga akan masuk lebih banyak.

“Tadi sudah ada kesimpulan akan bersurat, ada progres yang sudah disepakati. Bupati sudah menjanjikan menindaklanjuti hal itu, jangan sampai semakin berkepanjangan,” tegasnya.

Sementara Bupati Berau Sri Juniarsih juga mengaku harga tiket pesawat ini memang cukup menjadi keresahan masyarakat di Berau.

Harganya memang tak tanggung-tanggung, bisa mencapai 1,8 juta hingga 2 juta untuk penerbangan dari Berau ke Balikpapan, atau sebaliknya.

“Kami dari Pemerintah Daerah menyikapi permasalahan ini sudah lebih awal melakukan komunikasi dengan Dishub, untuk ditindaklanjuti mengenai persoalan yang kita sedang hadapi saat ini,” katanya.

Bahkan diakui Sri Juniarsih, pihaknya sudah bersurat ke Kementerian Perhubungan, untuk bisa melakukan audiensi dengan kementerian dalam menyikapi persoalan tersebut.

Lebih baiknya lagi menurut Sri Juniarsih, kepala daerah bersama pihak DPRD mengaudiensi ke pusat. Sekaligus meminta kebijakan mengenai hal harga tiket pesawat ini.

“Melalui rapat gabungan ini, harapannya bisa menghasilkan solusi dan titik temu dan pihak kementerian perhubungan bisa menerima. Sehingga harapannya bisa lebih menurunkan harga tiket pesawat,” katanya.

Pada prinsipnya, pihaknya sebagai pemerintah daerah turut merasakan yang dirasakan masyarakat terkait harga tiket pesawat.

Mengenai tanggapan dari maskapai, yang meminta dukungan dari Pemda dan DPRD Berau, ditegaskan Sri Juniarsih tentu mendukung penuh kepada maskapai untuk segera melakukan tindakan cepat. Maka itu dia meminta kepada pihak terkait, untuk segera menindaklanjutinya.

Mengenai surat ke kementerian perhubungan, juga akan segera ditindaklanjuti. Agar segera terjawab dan bisa mendapat harga tiket murah kembali, serta masuknya pesawat yang lebih besar.  

“Supaya tidak menunggu lama, sehingga tidak banyak juga orang-orang merasa dirugikan,” sebutnya.

Adapun Kepala Dishub Berau, Andi Marewangeng menambahkan, paling tidak memang saat pertemuan dengan kementerian perhubungan nanti, pihaknya akan meminta adanya kompetitor lain, agar ada persaingan harga antar sesama penyedia layanan penerbangan.

“Kita berharap ada pesawat lain yang muncul. Kalau tidak ada alternatif, kita bersurat ke Perusda industri penerbangan yang lain. Kalau ada investor yang masuk persaingan sehat yang kita inginkan,” tutupnya. (mar/adv/sam)


BACA JUGA

Selasa, 23 Agustus 2022 08:08

Dukung Pemulihan Ekonomi melalui Kegiatan Masyarakat

TANJUNG REDEB - Saat ini sejumlah event mulai bergeliat, Anggota…

Selasa, 23 Agustus 2022 08:07

Mencari Solusi Mahalnya Harga Tiket Pesawat

TANJUNG REDEB - Harga tiket pesawat yang melambung tinggi, membuat…

Senin, 22 Agustus 2022 08:29

Tekankan soal Penanganan Stunting

BIDUKBIDUK - Bupati Berau Sri Juniarsih, menilai angka stunting di…

Senin, 22 Agustus 2022 08:27

Gerakan Bersama Jaga Kelestarian Pesisir

BIDUKBIDUK - Dalam upaya menciptakan lingkungan laut yang bersih dan…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:19

Prediksi APBD Berau 2023 Meningkat

TANJUNG REDEB - Pemerintah Pusat akan memberlakukan bagi hasil dari…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:17

Jangan Sampai Salah Sasaran

TANJUNG REDEB – Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan…

Kamis, 11 Agustus 2022 20:17

Soal Ini, Ketua DPRD Kembali Ingatkan Pemkab Berau

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau Madri Pani kembali menekankan…

Jumat, 22 Juli 2022 20:47

Serap Aspirasi Masyarakat

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah…

Rabu, 13 Juli 2022 21:13

Harus Lebih Efisien dan Efektif

TANJUNG REDEB - Jajaran legislatif ingatkan Pemerintah Kabupaten Berau akan…

Rabu, 13 Juli 2022 21:12

Pemkab Berau Diminta Fokus Bekerja

TANJUNG REDEB - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menggelar…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers