MANAGED BY:
MINGGU
02 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 13 September 2022 13:59
Terancam Tak Bisa 24 Jam

Penyeberangan Sepeda Motor saat Jembatan Sambaliung Ditutup

BERDISKUSI: Wakil Bupati Berau Gamalis saat meninjau dan berdiskusi dengan para pemilik kapal tradisional di Jalan Poros Lamin, Teluk Bayur.

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis dan Kepala Dinas Perhubungan, Andi Marawangeng meninjau kapal angkutan kendaraan di Sungai Segah yang berada di Jalan Poros Lamin, Teluk Bayur. Peninjauan itu bertujuan untuk berdiskusi soal opsi penyebaran kala Jembatan Sambaliung ditutup.

Wakil Bupati Berau, Gamalis mengatakan, berkoordinasi dengan penyedia kapal di tempat tersebut. Untuk mencari solusi akan persoalan alat angkut sungai.

“Kemarin rencana kita gunakan LCT, tetapi itu dilakukan untuk kendaraan roda empat ke atas,” jelasnya.

Sebelumnya, sempat ada wacana untuk menggunakan kapal feri sebagai alat penyebarangan. Namun dari hasil koordinasi bersama tim, kapal tersebut tidak memungkinkan. Karena manuver yang terlalu dekat dan lewat bawah jembatan yang terlalu tinggi, sehingga tidak bisa digunakan.

“Tadi kami cek ada alternatif yakni menggunakan kapal tradisional jenis tambangan dan kemungkinan akan menjadi opsi nantinya,” katanya.

Terkait tambangan sendiri diperkirakan bisa mengangkut 12 kendaraan roda dua. Di mana 1 kendaraan diperkirakan diisi 2 orang. Sementara untuk roda 4 tetap menggunakan LCT di lokasi yang sudah ditentukan.

“Hasil pembahasan kita tadi mereka (pemilik kapal trasidisonal, red)  punya lima tambangan. Namun diperkirakan hanya dua yang akan digunakan. Sistemnya pun kita masih akan bahas apakah kita bayar perkendaraan atau sewa perbulan,” jelasnya.

Dengan melihat kondisi mobilitas di Sambaliung menuju Tanjung Redeb maupun sebaliknya. Gamalis memperkirakan seharusnya tambangan bergerak 24 jam. Namun dari pihak pengelola tak mampu.

“Jadi kita lihat jam-jam sibuk itu dari jam 05.00,  06.00, serta 07.00 Wita dan sore hari pukul 16.00 dan 17.00 Wita,” kata dia.

Selain itu, dirinya sedang mengupayakan pada saat penyeberangan tidak ada biaya yang bisa memberatkan masyarakat saat melakukan penyeberangan.

“Regulasi ini yang sedang kami bahas nanti dan semoga saja tidak ada biaya dalam penyebarangan,” tandasnya. (aky/arp)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Oktober 2022 14:08

Gandeng Swasta Benahi Taman

TANJUNG REDEB - Banyaknya fasilitas taman di Berau yang rusak,…

Sabtu, 01 Oktober 2022 14:00

Berdampak pada Kunjungan Wisatawan

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih mengakui mahalnya harga…

Sabtu, 01 Oktober 2022 13:56

Alokasikan Anggaran Rp 31 M

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau Gamalis, turut menyoroti kerusakan…

Sabtu, 01 Oktober 2022 13:52

La Nina Diprediksi hingga Akhir 2022

  TANJUNG REDEB – Kepala Badan Meteorologi, Kimatologi dan Geofisika…

Jumat, 30 September 2022 11:18

Segera Tetapkan HET LPG

TANJUNG REDEB – Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PSO di…

Jumat, 30 September 2022 11:15

Jembatan Talisayan Bakal Ditututp Total

TANJUNG REDEB – Perbaikan Jembatan Talisayan tengah dikerjakan. Guna menjamin…

Kamis, 29 September 2022 10:59

Lelang Ditarget November

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Kamis, 29 September 2022 10:56

11 Nelayan Malaysia Dipulangkan

TANJUNG REDEB – Sebanyak 11 nelayan asal Pulau Bangau-Bangau dan…

Rabu, 28 September 2022 14:00

“Kalau Tidak Sanggup, Mundur Saja”

TANJUNG REDEB - DPRD Berau kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat…

Rabu, 28 September 2022 13:49

Pemberantasan Minol Jadi Atensi

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri Berau kembali memusnahkan barang bukti…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers