MANAGED BY:
RABU
07 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 15 September 2022 14:17
Pemkab Gaungkan Pariwisata

Namun Makam Raja Pertama Kesultanan Berau Tak Terawat

PETILASAN: Unsur Muspika Gunung Tabur saat berziarah ke makam raja pertama Berau, Baddit Dipattung di Kampung Merancang Ulu, Kecamatan Gunung Tabur.

GUNUNG TABUR – Unsur musyawawah pimpinan kecamatan (Muspika) dan seluruh kepala kampung di Kecamatan Gunung Tabur berziarah ke petilasan raja pertama Kesultanan Berau, Baddit Dipattung, di Kampung Merancang Ulu, Gunung Tabur, pada Rabu (14/9). Kegiatan ziarah ini berkaitan dengan Hari Jadi Kabupaten Berau yang ke-69.

Lokasi makam berada dua kilometer dari gapura pintu masuk Kampung Merancang Ulu. Dengan medan lokasi menanjak untuk menuju ke petilasan tersebut.

Camat Gunung Tabur, Mardiatul Idalisah mengatakan, kegiatan ziarah untuk memperingati hari jadi Berau, baru pertama kali dilaksanakan. “Kami tidak ingin melupakan sejarah,” ujarnya.

Meski makam tersebut merupakan raja pertama Kesultanan Berau, namun kondisinya kurang mendapat perhatian pemerintah dan tak terawat. Bahkan, di lokasi itu tidak ada papan penanda atau papan sejarah.

Lebih ironisnya lagi, lahan yang digunakan untuk petilasan tersebut, baru saja dihibahkan pemilik lahan pada tahun ini. “Kami berharap ada perhatian Pemkab Berau, maupun pihak ketiga untuk melakukan pemugaran petilasan tersebut,” tutur Mardiatul usai melaksanakan ziarah makam.

Ia mengaku prihatin dengan kondisi petilasan tersebut. Padahal di satu sisi, petilasan tersebut, bisa menjadi destinasi wisata. Namun untuk papan informasi saja tidak ditemukan di area petilasan tersebut.

“Seharusnya ada peran dari berbagai pihak, bagaimana petilasan ini bisa menjadi tujuan wisata. Bahkan jika perlu diagendakan setiap tahun, untuk dikunjungi melakukan ziarah,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Kampung Merancang Ulu, Andi Marpai mengatakan baru tahun ini ada ziarah makam. Biasanya tahun-tahun sebelumnnya tidak ada. Bahkan makam tersebut hampir terlupakan oleh pemerintah.

“Kita mau bikin papan pengumuman tentu tidak elok. Karena ada dinas yang membawahi. Jadi kita tunggu perintah saja,” katanya.

Ia juga sependapat dengan apa yang disampaikan Mardiatul Idalisah, agar petilasan tersebut bisa diperbaiki, bahkan dijadikan tujuan wisata. Tentu, hal ini bisa berdampak pada perekonomian masyarakat di kampung yang ia pimpin.

“Harapan kami, agar jangan hanya tahun ini saja. Namun tahun-tahun ke depan, bisa terus dilakukan (ziarah, red),” tuturnya.

Tampak hadir pula, Haji Adji Muhammad Bahrun, yang mer-upakan keturunan Kesultanan Gunung Tabur. Ia mengatakan, perhatian pemerintah tentu dibutuhkan untuk petilasan tersebut. Bagaimana seorang raja bukan hanya dihormati pada masa hidupnya saja. Melainkan tetap dihormati, meski jasadnya sudah dimakan tanah. “Ini bukti nyata, kurangnya perhatian pemerintah,” ucapnya.

Tidak hanya di petilasan Baddit Dipattung, dirinya meminta makam-makam raja terdahulu juga turut mendapatkan perhatian. Agar bisa diketahui masyarakat luas, baik sejarah, maupun dimana makam para raja berada.

“Anggarkan untuk petilasan. Biar masyarakat juga paham dan tahu bahwa Berau merupakan sebuah kerajaan besar,” tutupnya. (hmd/arp)


BACA JUGA

Kamis, 08 Desember 2022 01:48

Samarinda Juara Umum

TANJUNG REDEB - Berjibaku lebih dari dua pekan di ajang…

Kamis, 08 Desember 2022 01:45

Putusan Dianggap Cacat Hukum

TANJUNG REDEB – Jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau…

Rabu, 07 Desember 2022 10:48

UMK Berau Tertinggi di Kaltim, Tembus Rp3,6 Juta

TANJUNG REDEB - Dewan pengupahan telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten…

Rabu, 07 Desember 2022 03:06

KPU Berau Ajukan Opsi Perubahan Dapil

TANJUNG REDEB – Sesuai dengan edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Rabu, 07 Desember 2022 03:06

Seat Selalu Penuh, Berharap Pesawat Lebih Besar yang Datang ke Kalimarau

TANJUNG REDEB – Maskapai Citilink telah resmi membuka jalur penerbangan…

Rabu, 07 Desember 2022 03:05
Perebutan Ketua DPRD Kaltim

Kalah Dalam Putusan Banding, Makmur Ajukan Kasasi ke MA

LANGKAH Makmur HAPK menyoal pergantian dirinya dari kursi Ketua DPRD…

Selasa, 06 Desember 2022 01:25

Keberatan, Apindo Surati Disnakertrans

TANJUNG REDEB - Berdasarkan hasil rapat dewan pengupahan kabupaten, Upah…

Selasa, 06 Desember 2022 01:24

Kelebihan Kapasitas di Rutan Tanjung Redeb Masih Jadi Masalah

TANJUNG REDEB – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb…

Selasa, 06 Desember 2022 01:23

Kejar Target Serapan Anggaran

TANJUNG REDEB - Memasuki penghujung tahun 2022, Bupati Berau Sri…

Senin, 05 Desember 2022 12:09

Kontribusi Rp 10 Miliar Per Tahun untuk Negara

Lahan bekas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Jalan dr Soetomo, Tanjung…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers