MANAGED BY:
RABU
07 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

ALL SPORT

Senin, 26 September 2022 11:40
Venue Layar Dipindah ke Sanggalau
BERSIAP: Sebagai persiapan di ajang Porprov, atlet layar berlatih rutin di perairan Pulau Gusung Sanggalau, Kepulauan Derawan, kemarin.

TANJUNG REDEB - Pulau Gusung Sanggalau, Kepulauan Derawan, dipastikan akan menjadi venue alternatif cabang olahraga layar untuk perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim 2022, dari venue sebelumnya di perairan Kampung Tanjung Batu.

Ketua Umum Pengprov Porlasi Kaltim, Teddy Abay, mengatakan, meski venue dialihkan ke Pulau Gusung Sanggalau, pelaksanaan lokasi tidak berubah, para kontingen tetap berada di Kampung Tanjung Batu.

“Hanya lokasi perlombaan yang kita geser ke Sanggalau. Kira-kira butuh 30 menit dari Tanjung Batu,” ujar Teddy, Minggu (25/9). 

Menurutnya, tidak begitu banyak masalah dihadapi saat venue dialihkan. Hanya memang kebutuhan kapal saja yang perlu dipersiapkan, untuk membawa perahu layar dan para atlet. Bahkan untuk mengatasi kapal yang sifatnya visual, pihaknya pun berencana akan memasang videotron untuk ditempatkan di Sanggalau dan Dermaga Tanjung Batu.

“Untuk pemenuhan listrik sendiri akan kita siapkan genset, wireless portable, hingga profil tank. Paling tidak waktu lomba nanti fasilitas pendukung kita lengkapi,” terangnya.

Disebut Teddy, untuk cabor layar sendiri akan diikuti 6 kabupaten/kota, dengan estimasi atlet sekitar 60 orang. Jika ditambah peserta official, berkisar menjadi 100 orang. Secara teknis, untuk peralatan lomba atlet nantinya akan dibawa sekali angkut ke Pulau Sanggalau dan akan disimpan di sana selama Porprov berlangsung. Sedangkan para atlet, usai bertanding akan kembali ke Kampung Tanjung Batu.

“Jadi alat seperti perahu atau selancar yang akan digunakan atlet untuk berlomba akan disimpan di sana selama Porprov dilaksanakan. Kita tempatkan juga orang untuk menjaga alat-alat di sana (Pulau Sanggalau). Jadi tidak ada masalah untuk pergeseran venue ini, sudah kita konsep sebaik mungkin lah. Insyallah tidak ada kendala nantinya,” jelasnya.

Diketahui, Pulau Gusung Sanggalau sendiri sudah dikenal sebagai salah satu objek wisata yang masih kerap dikunjungi, sehingga meningkatnya kunjungan wisatawan pun nantinya tak bisa dihindari. Untuk meminimalisasi adanya gangguan saat Porprov nanti, kata Teddy tidak menjadi masalah. Namun yang jelas dia hanya perlu menyiapkan pengaturan wilayah, akan menata secara baik bagian wilayah untuk pengunjung wisata, yang berjualan, dan perlombaan layar.

“Kami hanya butuh fasilitas untuk pendaratan kapal, penyimpanan rak perahu, tempat atlet dan official. Selebihnya tetap ada untuk spot bagi  wisatawan yang akan berkunjung,” tegasnya.

“Jadi silakan saja, kita akan berupaya agar selama perlombaan atlet tidak terganggu. Namun wisatawan yang mau ke Pulau Sanggalau juga tetap bisa berkunjung. Lebih bagus lagi mereka bisa menyaksikan secara langsung kan,” lanjutnya.

Sebenarnya diakui Teddy, ada beberapa lokasi venue alternatif yang bisa digunakan cabor layar untuk berlomba pada saat Porprov nanti. Namun, sesuai perhitungan dan pertimbangan, Pulau Gusung Sanggalau dinilai paling tepat.

“Penginapan atlet dan kontingen tetap di Tanjung Batu. Karena kalau sampai memilih venue seperti di Pulau Derawan dan Bidukbiduk misalnya, tentu akan merubah lagi pos anggarannya dan itu tidak mungkin lagi bisa dilakukan saat ini. Walaupun venue di sana sebenarnya bisa saja,” bebernya.

Pemindahan venue cabor layar ke Pulau Gusung Sanggalau ini juga bukan tanpa sebab. Pasalnya, hingga saat ini lokasi awal yang telah ditetapkan sebelumnya mengalami sedikit kendala. Yakni kemunculan buaya di perairan Tanjung Batu. Sehingga memberikan kekhawatiran terhadap atlet, baik saat latihan maupun pada pelaksanaan Porprov nanti.

“Sehingga untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan, maka diputuskan lokasi venue kita geser ke Sanggalau,” ucapnya.

Mengenai pemberitahuan izin pemanfaatan lokasi venue Sanggalau sendiri, kata Teddy pihaknya sudah menyampaikannya camat  setempat hingga ke bupati Berau. Diharapkan setelah adanya disposisi bupati, pihaknya bisa mendapatkan izin untuk penggunaan Sanggalau sebagai venue alternatif di ajang Porprov mendatang. (mar/sam)


BACA JUGA

Minggu, 18 Mei 2014 20:49

Tak Ada Pencoretan Kompetisi Eropa

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>Presiden</strong>…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers